Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Harga Cabai di Samarinda Naik, Disdag Sebut Biaya Pengiriman Jadi Pemicu

    Oktober 13, 2026

    Alat Perekaman KTP Samarinda Berusia 15 Tahun, Kamera Rusak Bisa Hentikan Pencetakan

    Oktober 13, 2026

    DLH Kaltim Optimalkan SIHATI untuk Evaluasi Pengelolaan Keanekaragaman Hayati

    Oktober 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Penggusuran PKL Saat Ini Tidak Tepat, Syafruddin: Semestinya Biarkan Mereka Mencari Nafkah
    DPRD Kaltim

    Penggusuran PKL Saat Ini Tidak Tepat, Syafruddin: Semestinya Biarkan Mereka Mencari Nafkah

    AdminBy AdminMei 12, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Dina – Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Samarinda – Tindakan penggusuran para pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Polder Air Hitam, belum lama ini ditanggapi Syafrudin, anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim.

    Ia menyampaikan, tindakan tersebut tidak tepat. Meskipun tujuannya penertiban agar tidak terjadi kerumunan, di tengah wabah Covid-19.

    “Momentum ini tidak tepat, apalagi bertepatan dengan Ramadan, sebentar lagi lebaran, serta sekarang sedang Covid-19. Mereka semua tidak lagi memiliki pekerjaan, selain berjualan disana. Apalagi sebelumnya dilarang berdagang di pasar Ramadan,” tuturnya.

    Ia, juga menanyakan mengapa Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja) kerjanya hanya menggusur. Paling tidak jika memang menertibkan, jangan sekarang, tunda dulu. Karena saat ini masyarakat perlu pemasukan.

    “Kasihan masyarakat jika harus digusur dan diangkut rombongnya,” jelasnya, Senin (11/5/2020)

    Lanjutnya, ia meminta kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda agar memantau kinerja bawahannya, agar tidak dilakukan penggusuran selama Covid-19 ini.

    Udin juga menegaskan, agar pemerintah memberikan kelonggaran kepada PKL tersebut. Karena pemerintah tidak bisa memenuhi kebutuhan mereka secara penuh. “Jadi biarkan saja untuk sekarang pedagang tersebut mencari nafkah untuk keluarganya,” ungkapnya.

    Lebih lanjut, ia menyampaikan, daripada menggusur lebih baik bantu mereka dalam pengamanan jual beli, agar tidak terjadi kerumunan. Lebih baik justru dijaga untuk masyarakat, dengan tetap memperhatikan social distancing, menggunakan masker dan lain-lain.

    “Dari pada menggusur, saya rasa bukan solusi yang tepat saat ini. Karena tidak adil jika di polder diperlakukan seperti itu, sedangkan tempat lain tidak,” tutupnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    PKS Kaltim Buka Rumah Advokasi Hukum Gratis, Sasar Masyarakat Tidak Mampu

    Oktober 10, 2026

    Teguh Santosa Soroti Pembangunan Sahara Maroko dalam Forum Dekolonisasi PBB

    Oktober 9, 2026

    Titik Api Karhutla di Kukar Bertambah, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

    Oktober 6, 2026

    Kuorum Rapat KUA-PPAS Kaltim Dipersoalkan, 15 Anggota Hadir Daring

    September 26, 2026

    Kemitraan PT Swakarsa Capai 5.223 Hektare, Warga yang Tak Punya Lahan Belum Terakomodasi

    September 26, 2026

    APBD Perubahan Samarinda Rp3,75 Triliun, Raperda Ditarget Paripurna 30 September

    September 25, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Harga Cabai di Samarinda Naik, Disdag Sebut Biaya Pengiriman Jadi Pemicu

    Ratu ArifanzaOktober 13, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Harga sejumlah jenis cabai di Kota Samarinda mengalami kenaikan di tengah kendala…

    Alat Perekaman KTP Samarinda Berusia 15 Tahun, Kamera Rusak Bisa Hentikan Pencetakan

    Oktober 13, 2026

    DLH Kaltim Optimalkan SIHATI untuk Evaluasi Pengelolaan Keanekaragaman Hayati

    Oktober 13, 2026

    Vape Bisa Diisi Etomidate hingga Sabu, Kaltim Siapkan Aturan Pelarangan

    Oktober 13, 2026

    Disdikbud Kaltim Dorong Seniman Masuk Sekolah, Karya Seni Lokal Diusulkan Masuk Museum

    Oktober 13, 2026
    1 2 3 … 3,382 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.