Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dukung Konsep Tri City IKN, Samarinda Siapkan Infrastruktur dan Pengendalian Banjir

    Juni 8, 2026

    Lima Perusahaan di Samarinda Masuk Daftar Merah KLH, DPRD Desak Tindak Lanjut

    Juni 8, 2026

    SPMB Samarinda 2026 Serba Online, Simak Tahapan dan Jalur Pendaftarannya

    Juni 8, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Bontang»Pengangguran Tinggi di Bontang, Nursalam: Pemerintah Harus Inovatif Ciptakan Pekerjaan
    DPRD Bontang

    Pengangguran Tinggi di Bontang, Nursalam: Pemerintah Harus Inovatif Ciptakan Pekerjaan

    SittiBy SittiSeptember 17, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota DPRD Kota Bontang Nursalam
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Bontang – Kota Bontang menghadapi situasi di mana jumlah pencari kerja jauh melebihi jumlah lowongan yang tersedia, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2023 angka pengangguran mencapai 7,74 persen.

    Angka ini setara dengan 7.348 penduduk yang tidak memiliki pekerjaan, menjadikan Bontang sebagai kota dengan tingkat pengangguran tertinggi di Provinsi Kalimantan Timur.

    Anggota DPRD Kota Bontang Nursalam menyampaikan bahwa banyak perusahaan besar di Bontang cenderung hanya menerima pekerja yang memiliki pengalaman, sehingga menyulitkan pencari kerja yang belum berpengalaman untuk mendapatkan pekerjaan.

    “Ketersediaan lapangan kerja di Bontang ini memang tidak seimbang dengan jumlah pencari kerja. Banyak perusahaan besar tidak menyediakan ruang bagi mereka yang belum berpengalaman,” ujar Nursalam.

    Sering kali pencari kerja lokal mengandalkan pendekatan melalui pertemanan atau orang dalam, sementara pendatang dari luar Bontang datang dengan kemampuan sumber daya manusia (SDM) yang lebih siap. Hal ini menyebabkan persaingan ketat, di mana pencari kerja lokal sulit bersaing dalam proses seleksi.

    “Orang luar datang dengan SDM yang baik, sehingga ketika dilakukan tes, mereka lebih unggul. Orang Bontang kalah karena terlalu mengandalkan pendekatan informal,” jelasnya.

    Menurut Nursalam, pemerintah harus lebih inovatif dalam menciptakan lapangan kerja baru dan memberikan solusi nyata bagi para pencari kerja, terutama bagi lulusan SMA dan sarjana yang terus bertambah setiap tahun. Ia juga menyoroti bahwa lapangan kerja di luar sektor Pegawai Negeri Sipil (PNS) masih sangat terbatas.

    “Kita harus mencari solusi yang lebih kreatif. Lapangan kerja untuk lulusan baru harus diperbanyak, karena selama ini jumlah lulusan yang terus meningkat tidak sebanding dengan lapangan kerja yang tersedia,” kata Nursalam.

    Masalah ketenagakerjaan ini merupakan tanggung jawab pemerintah. Sebagai legislator Nursalam mengaku hanya bisa mendorong pemerintah untuk memperluas kesempatan kerja di Kota Bontang.

    “Saya hanya bisa mendorong agar pemerintah membuka lapangan kerja seluas-luasnya. Tapi ini sesuatu yang memang tidak mudah, karena ini wilayah pemerintah, bukan wilayah kami di DPRD,” tutup Nursalam.

    Anggota DPRD Bontang Nursalam Pengangguran Tinggi
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Rizal Desak Pemerintah agar Pegawai Non-ASN Diangkat P3K

    Februari 12, 2025

    Yassier Arafat Sebut Lapangan Berbas Pantai Butuh Perbaikan, Bukan Alih Fungsi

    November 28, 2024

    DPT Bontang Naik, Ketua DPRD Optimis Partisipasi Pemilih Tinggi

    November 26, 2024

    Gandeng Unmul, DPRD Bontang Godok Aturan Pelindung UMKM-Pasar Rakyat dari Gempuran Waralaba

    November 25, 2024

    RT 18 Sabet Juara Pertama Liga Bocah U-12 Berbas Pantai

    November 24, 2024

    Tutup Liga Bocah U12, Yassier Arafat Sebut Berbas Pantai Punya Potensi Besar

    November 24, 2024
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Dukung Konsep Tri City IKN, Samarinda Siapkan Infrastruktur dan Pengendalian Banjir

    Nur AjijahJuni 8, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Sebagai wilayah utama pendukung ibu kota baru, Pemerintah Kota Samarinda terus mempersiapkan berbagai…

    Lima Perusahaan di Samarinda Masuk Daftar Merah KLH, DPRD Desak Tindak Lanjut

    Juni 8, 2026

    SPMB Samarinda 2026 Serba Online, Simak Tahapan dan Jalur Pendaftarannya

    Juni 8, 2026

    Tren Kenaikan Mulai Terlihat, Harga Beras Pasar Segiri Masih Stabil

    Juni 8, 2026

    Bayu Surya Nahkodai JMSI Kaltim, Siap Teruskan Jejak Mohammad Sukri

    Juni 8, 2026
    1 2 3 … 3,130 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.