Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kemitraan PT Swakarsa Capai 5.223 Hektare, Warga yang Tak Punya Lahan Belum Terakomodasi

    September 26, 2026

    Api Kembali Muncul di Talang Sari, Diduga Masih Ada Bara Batubara di Dalam Tanah

    September 25, 2026

    Hujan Mulai Guyur Utara dan Barat Kaltim, BMKG Prediksi Penguatan Curah Hujan Oktober–November

    September 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Politik»Pengangguran Jadi Sorotan pada Debat Pilkada Kota Bontang
    Politik

    Pengangguran Jadi Sorotan pada Debat Pilkada Kota Bontang

    AdminBy AdminNovember 20, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter : Angel – Editor : Redaksi

    Insitekaltim, Bontang – Persoalan ketenagakerjaan menjadi salah satu tema yang diangkat dalam debat putaran kedua Pilkada Kota Bontang 2020 di Hotel Mercure Samarinda, Rabu malam (18/11/2020).

    Pada debat Pilkada Kota Bontang muncul pertanyaan mengenai strategi para pasangan calon (paslon) wali kota dan wakil wali kota untuk menekan angka pengangguran sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 10 tahun 2018 tentang rekrutmen dan penempatan tenaga kerja.

    Perda ini mengatur setiap badan usaha atau perusahaan yang ada di Kota Bontang, mewajibkan memberdayakan 75 persen orang lokal dan 25 persen dari tenaga kerja luar.

    Pasangan calon wali kota dan calon wakil wali kota, Basri Rase berpasangan dengan Najirah mendapat giliran bicara terlebih dahulu untuk menyampaikan strategi pihaknya untuk menekan angka pengangguran di Kota Bontang.

    Dikatakan Basri Rase bahwa Perda Nomor 10 Tahun 2018 Kota Bontang, harus dilaksanakan karena ini menyangkut kesejahteraan masyarakat khususnya pemberdayaan tenaga kerja lokal.

    “Perda itu dibuat bukan untuk main-main atau disimpan baik-baik di laci, Perda itu harus dilaksanakan. Karena menyangkut kesejahteraan masyarakat khususnya pemberdayaan tenaga kerja lokal,” kata Basri Rase.

    Tidak hanya itu, Basri Rase menegaskan akan mengusir investor jika terbukti melanggar perda tersebut.

    “Secara tegas saya akan memberlakukan perda itu dan saya berani mengusir investor yang datang jika tidak menaati peraturan tersebut,” tegasnya.

    Sementara itu pasangan calon nomor urut 2, Neni – Joni menyampaikan solusi pihaknya dalam menekan angka pengangguran di Kota Bontang.

    Menurut Neni, Perda Nomor 10 Tahun 2018 sudah diterapkan oleh perusahaan yang ada di Kota Bontang.

    “Perusahaan yang ada di Kota Bontang sudah berkomitmen karena dengan Perda Nomor 10 tahun 2018 di mana pasal 24 ayat 1 tentang rekrutmen tenaga kerja bahwa pemberi kerja harus mempekerjakan orang bontang 75 persen,” jelas Neni

    “Hal ini menjadi komitmen saya, agar tenaga kerja lokal dapat diberdayakan sesuai Perda Nomor 10 ayat 1 pasal 24,” tutupnya.

    Selain itu, banyaknya investor masuk ke Bontang maka dengan sendirinya angka pengangguran akan berkurang dan ini menjadi komitmen Neni-Joni untuk menekan angka pengangguran di Kota Bontang.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Kemitraan PT Swakarsa Capai 5.223 Hektare, Warga yang Tak Punya Lahan Belum Terakomodasi

    September 26, 2026

    APBD Perubahan Samarinda Rp3,75 Triliun, Raperda Ditarget Paripurna 30 September

    September 25, 2026

    KPK Temukan Anomali Penganggaran Kaltim, Proposal Masyarakat Bakal Diperketat

    September 24, 2026

    Antrean BBM Kaltim Meningkat, DPRD Kaltim Singgung Produksi Energi yang Menurun

    September 24, 2026

    Parkir Berlangganan Samarinda Belum Siap, DPRD Soroti Sistem dan Target Rp200 Miliar

    September 23, 2026

    Gerindra Buka Semua Pintu Koalisi, Duet dengan PDIP Belum Jadi Kesepakatan

    September 22, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kemitraan PT Swakarsa Capai 5.223 Hektare, Warga yang Tak Punya Lahan Belum Terakomodasi

    AminahSeptember 26, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Sejumlah warga di wilayah Wahau–Kongbeng, Kabupaten Kutai Timur, mempertanyakan akses mereka terhadap…

    Api Kembali Muncul di Talang Sari, Diduga Masih Ada Bara Batubara di Dalam Tanah

    September 25, 2026

    Hujan Mulai Guyur Utara dan Barat Kaltim, BMKG Prediksi Penguatan Curah Hujan Oktober–November

    September 25, 2026

    APBD Perubahan Samarinda Rp3,75 Triliun, Raperda Ditarget Paripurna 30 September

    September 25, 2026

    Hadapi Persaingan Media, Infosatu.co dan Insitekaltim Kembali Terverifikasi Dewan Pers

    September 25, 2026
    1 2 3 … 3,364 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.