Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    38 Hektare Lahan Terbakar, Disbun Kaltim Mulai Waspadai Api Merembet ke Perkebunan

    Oktober 20, 2026

    Golkar Samarinda Bidik Kursi Ketua DPRD pada Pemilu 2029

    Oktober 20, 2026

    Andi Harun: Pemusnahan Barang Bukti Jadi Bukti Kepastian Hukum

    Oktober 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Bontang»Pendidikan Bukan Segalanya, Tapi Semua Diawali dari Pendidikan
    DPRD Bontang

    Pendidikan Bukan Segalanya, Tapi Semua Diawali dari Pendidikan

    AdminBy AdminSeptember 12, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter:  Angel- Editor: Redaksi

    Insitekaltim,Bontang – Sebagai wakil rakyat dengan latar belakang guru swasta tentu dirinya akan memperjuangkan peningkatan kesejahteraan guru, terlebih guru swasta. Ya dialah Agus Haris, Wakil Ketua DPRD Bontang.

    Saat diwawancarai beberapa hari yang lalu bersama wartawan media ini, ia mengungkapkan alasan dirinya yang selalu menyuarakan insentif Rp2,5 juta untuk guru swasta, lantaran dirinya memahami betul nasib guru swasta.

    Intensif yang hanya Rp1 juta per bulan sangat tidak cukup untuk menopang kehidupan para guru swasta.

    “Kenapa saya selalu menyuarakan Rp2,5 juta, karena saya tahu persis kehidupan guru swasta, karena saya pernah jadi guru swasta. Rp1 juta insentif dari pemerintah tidak cukup menutup gaji mereka yang hanya Rp250 ribu dari yayasan,” urai Agus Haris di salah satu rumah makan di Bontang, belum lama ini.

    Intensif yang ada saat ini menurutnya pasti tidak akan cukup untuk menghidupi para guru.

    “Jangankan untuk makan anak dan istri. Untuk diri sendiri saja tidak cukup, belum lagi kalau mereka harus menyewah rumah,” beber Agus Haris lagi.

    Kegigihannya berjuang untuk insentif guru ini, lantaran pendidikan merupakan salah satu pintu peradaban dunia.

    Memang kata dia, pendidikan bukanlah segala-galanya, akan tetapi segala sesuatu akan dimulai dari pendidikan.

    “Itulah mengapa saya selalu berusaha bagaimana agar penghasilan guru swasta bisa mendekati UMK Bontang. Ya untuk menopang hidup mereka, sehingga lebih fokus mengajar,” ucapnya

    Dan bukan hanya memperjuangkan kesejahteraan guru, Agus Haris berupaya keras agar pemerintah juga memberi perhatian untuk kelompok masyarakat yang lain. Di antaranya, para tenaga kesehatan, petugas kebersihan dan para ketua RT.

    “Kami juga berjuang untuk kelompok masyarakat yang lain. Misal para tenaga medis yang berada di garis terdepan untuk menyehatkan masyarakat. Para ketua RT, ujung tombak pemerintahan terbawah. Begitu juga para petugas kebersihan. Semua kita perjuangkan kesejahteraannya,” pesannya

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Rizal Desak Pemerintah agar Pegawai Non-ASN Diangkat P3K

    Februari 12, 2025

    Yassier Arafat Sebut Lapangan Berbas Pantai Butuh Perbaikan, Bukan Alih Fungsi

    November 28, 2024

    DPT Bontang Naik, Ketua DPRD Optimis Partisipasi Pemilih Tinggi

    November 26, 2024

    Gandeng Unmul, DPRD Bontang Godok Aturan Pelindung UMKM-Pasar Rakyat dari Gempuran Waralaba

    November 25, 2024

    RT 18 Sabet Juara Pertama Liga Bocah U-12 Berbas Pantai

    November 24, 2024

    Tutup Liga Bocah U12, Yassier Arafat Sebut Berbas Pantai Punya Potensi Besar

    November 24, 2024
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    38 Hektare Lahan Terbakar, Disbun Kaltim Mulai Waspadai Api Merembet ke Perkebunan

    AminahOktober 20, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Timur (Kaltim) masih perlu…

    Golkar Samarinda Bidik Kursi Ketua DPRD pada Pemilu 2029

    Oktober 20, 2026

    Andi Harun: Pemusnahan Barang Bukti Jadi Bukti Kepastian Hukum

    Oktober 20, 2026

    Sri Puji Nilai PJJ akibat Karhutla Belum Efektif bagi Semua Siswa

    Oktober 20, 2026

    Borneo FC Menang di AFC Challenge League, Pemkot Samarinda Dorong Kemajuan Sepak Bola Daerah

    Oktober 20, 2026
    1 2 3 … 3,395 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.