Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Erlangga Gandeng BINUS, Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan dan Literasi AI di Samarinda

    April 16, 2026

    Potensi Cuan Besar dari Parkir Berlangganan, DPRD Samarinda Minta Jangan Asal Terapkan

    April 16, 2026

    DBH Menurun, DPRD Samarinda Dorong Maksimalkan UMKM dan Pariwisata sebagai Sumber PAD

    April 16, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Samarinda»Penanganan Anak Jalanan di Samarinda Butuh Asesmen Mendalam, Sekolah Rakyat Disiapkan Jadi Solusi
    Pemkot Samarinda

    Penanganan Anak Jalanan di Samarinda Butuh Asesmen Mendalam, Sekolah Rakyat Disiapkan Jadi Solusi

    RidhoBy RidhoFebruari 26, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekretaris Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos PM) Kota Samarinda, Indah Erwati saat ditemui awak media seusai rapat (Insitekaltim/Ridho Wardhana)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menegaskan penanganan anak jalanan tidak dapat dilakukan secara seragam. Setiap anak memiliki kondisi, latar belakang, serta kebutuhan yang berbeda sehingga harus melalui tahapan asesmen sebelum ditentukan bentuk intervensinya.

    Sekretaris Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos-PM) Kota Samarinda Indah Erwati menyampaikan, Sekolah Rakyat merupakan salah satu opsi yang disiapkan pemerintah daerah. Namun demikian, tidak semua anak jalanan dapat langsung diarahkan ke jalur pendidikan tersebut.

    “Sekolah Rakyat itu memang salah satu opsi, tetapi tidak semua anak jalanan bisa langsung disekolahkan. Kita harus melihat terlebih dahulu kondisi masing-masing anak,” ujar Indah Kamis, 26 Februari 2026.

    Ia menjelaskan, setiap anak jalanan yang terjaring akan terlebih dahulu dibawa ke UPTD Rumah Singgah untuk menjalani asesmen menyeluruh. Proses tersebut meliputi penelusuran identitas, pemeriksaan kondisi kesehatan, hingga penggalian latar belakang keluarga serta daerah asalnya.

    Dari hasil asesmen, ditemukan bahwa sebagian anak masih memiliki keluarga, bahkan berasal dari luar daerah. Dalam situasi tersebut, Dinsos-PM melakukan koordinasi lintas wilayah guna memfasilitasi pemulangan anak kepada keluarganya.

    “Jika identitasnya jelas dan keluarganya berhasil ditemukan, maka akan kami upayakan untuk dikembalikan,” jelasnya.

    Selain hal itu, anak-anak yang dinilai memungkinkan untuk mengikuti pendidikan formal maupun nonformal akan diarahkan ke program Sekolah Rakyat. Adapun anak yang belum siap secara mental dan sosial akan mendapatkan pendampingan serta pembinaan terlebih dahulu sebelum masuk ke tahap pendidikan.

    Indah menegaskan, penanganan anak jalanan tidak berhenti pada penampungan sementara, melainkan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan agar mereka tidak kembali ke kehidupan jalanan.

    “Semua harus melalui proses asesmen. Penanganannya tidak bisa dipukul sama rata gitu,” pungkasnya.

     

    Anak Jalanan Dinsos Samarinda Pemkot Samarinda Sekolah Rakyat
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ridho

    Related Posts

    Pengalihan 49 Ribu Peserta JKN, Dinkes Samarinda Pastikan Pelayanan Tetap Jalan

    April 15, 2026

    Kesra Samarinda Gelar Donor Darah Rutin, Targetkan 70 Kantong

    April 14, 2026

    Tanggapi Kadinkes dan Sudarno, Andi harun: Polemik JKN Bukan Soal Kemampuan Daerah

    April 11, 2026

    49 Ribu Warga Samarinda Terancam Kehilangan JKN, Pemkot Tolak Keras Kebijakan Pemprov Kaltim

    April 10, 2026

    Pemkot Samarinda Terapkan WFH Setiap Jumat, Andi Harun: Tidak Sekadar Formalitas

    April 10, 2026

    Guru Dan Tenaga Kesehatan Dibutuhkan, 350 Formasi ASN 2026 Diajukan ke KemenPAN-RB

    April 9, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Erlangga Gandeng BINUS, Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan dan Literasi AI di Samarinda

    Andika SaputraApril 16, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Upaya peningkatan mutu pendidikan terus didorong melalui kolaborasi berbagai pihak, salah satunya…

    Potensi Cuan Besar dari Parkir Berlangganan, DPRD Samarinda Minta Jangan Asal Terapkan

    April 16, 2026

    DBH Menurun, DPRD Samarinda Dorong Maksimalkan UMKM dan Pariwisata sebagai Sumber PAD

    April 16, 2026

    Soal BPJS Kota dan Provinsi, Iswandi Tegaskan Jangan Bikin Publik Bingung

    April 16, 2026

    Komisi III DPRD Samarinda Soroti Halte Tak Terpakai dan Rendahnya Disiplin Pelican Crossing

    April 15, 2026
    1 2 3 … 3,059 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.