Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kutim Tetap Genjot Kualitas Guru di Tengah Efisiensi Anggaran

    September 4, 2026

    ISPU Tembus Level Berbahaya, Anak Sekolah di Kaltim Disarankan Belajar dari Rumah

    September 4, 2026

    Dua Penghargaan Kemendagri Bawa Rp1,5 Miliar dan 250 Unit BSPS untuk Samarinda

    September 4, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Pemulihan Pascabencana Banjir Long Kali Perlu Pemetaan
    Diskominfo Kaltim

    Pemulihan Pascabencana Banjir Long Kali Perlu Pemetaan

    Rahmat FGBy Rahmat FGMaret 29, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sri Wahyuni menyerahkan bantuan bencana banjir Pemerintah Provinsi Kaltim senilai Rp50 juta kepada Camat Long Kali H Muhammad Arfah.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Sri Wahyuni menegaskan pemerintah perlu memetakan terkait permasalahan banjir di Kecamatan Long Kali.

    “Siapa melakukan apa, seperti Pemkab Paser melakukan apa dan apa yang bisa diintervensi Pemprov Kaltim, begitu juga kementerian dan lembaga pusat,” kata Yuni, sapaan akrabnya.

    Hal tersebut ia sampaikan saat memimpin Rapat Koordinasi Pemulihan Pascabencana Banjir di Paser di Ruang Rapat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kaltim, Jalan MT Haryono, Samarinda, Rabu, 29 Maret 2023.

    Menurutnya, tiga hal penting dalam transisi pemulihan sudah bisa terinformasi, yakni memperbaiki permukiman yang terendam dan tidak bisa dihuni, kegiatan pertanian bisa segera diaktivasi kembali dan perbaikan infrastruktur.

    “Seperti tadi dari pusat bisa membantu bibit tanaman. Tapi kita tetap mengupayakan bagaimana nasib petani. Kan tadi ada yang tinggal lima hari mau panen, tapi habis tanamannya rusak akibat banjir,” jelasnya.

    Maka dari itu, ia menyebut perlu ada pemetaan lebih konkret, sehingga ketika dilakukan kegiatan, permasalahan yang dihadapi segera terselesaikan dan pemulihan benar-benar dirasakan masyarakat.

    “Kita akan bantu sama-sama pemulihan ini. Pemkab Paser sendiri memetakan apa saja program pemulihan, Pemprov Kaltim dan pemerintah pusat siap bantu,” tegasnya.

    Rakor secara virtual fokus membahas pascabencana banjir di Kecamatan Long Kali dihadiri Kepala Sub Prokes BNPB Agus Priyanto dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Paser Adi Maulana.

    Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Paser Adi Maulana menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Kaltim yang sudah ikut membantu dan terlibat sejak awal banjir melalui instansi terkait.

    “Ternyata Paser tidak sendiri dan kami terima kasih Pemprov Kaltim sudah begitu empati pascabanjir dan pemulihan nantinya,” tuturnya.

    Ia mengungkapkan, warga terdampak banjir sebanyak 14.975 jiwa dan kerugian yang diderita petani mencapai Rp25 miliar dengan luas lahan pertanian 1.400 hektare dan kebun 121,75 hektare, serta infrastruktur baik jalan longsor dan jembatan ambruk.

    Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Kaltim H Agus Hari Kesuma menambahkan, rakor kali ini fokus membahas pemulihan lahan pertanian dan hortikultura, perbaikan infrastruktur dan pemulihan kondisi masyarakat.

    Rakor diakhiri penyerahan bantuan bencana banjir Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim senilai Rp50 juta yang diserahkan Sekda Sri Wahyuni kepada Camat Long Kali H Muhammad Arfah, bersumber dari perangkat daerah Pemprov Kaltim.

    Rakor secara virtual fokus membahas pascabencana banjir di Kecamatan Long Kali dihadiri Kepala Sub Prokes BNPB Agus Priyanto, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Paser Adi Maulana, Kepala Dinas PUPR Pera Kaltim Aji Muhammad Fitra Firnanda, pimpinan perangkat daerah terkait lingkup Pemprov Kaltim dan Kabupaten Paser, serta jajaran Forkopimcat Long Kali.

    Banjir Long Kali Sri Wahyuni
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Rahmat FG

    Related Posts

    Banjir Kampung Jawa Belum Tuntas, Jasno Desak Drainase Pasundan Dilanjutkan

    Agustus 28, 2026

    Beban Pertahankan Juara Umum, 57 Kafilah Kaltim Jalani TC Sebulan di Jakarta

    Agustus 9, 2026

    Pemprov Hidupkan Kembali Mal Lembuswana, Siapkan Revitalisasi dan Buka Peluang Investor

    Agustus 7, 2026

    Fiskal Tertekan, Belanja Prioritas Daerah Terancam Dikurangi

    Agustus 6, 2026

    Pemerintah Pusat Nunggak Kurang Salur Dana Transfer sekitar Rp2 Triliun, Pemprov Kaltim Siapkan Audiensi ke Kemenkeu

    Agustus 3, 2026

    Kuota Program Umrah Gratis Pemprov Kaltim Turun dari 880 Menjadi 14 Orang

    Juli 13, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kutim Tetap Genjot Kualitas Guru di Tengah Efisiensi Anggaran

    R’syaSeptember 4, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Budiman Tahir, akademisi sekaligus Widyaiswara bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) mengapresiasi…

    ISPU Tembus Level Berbahaya, Anak Sekolah di Kaltim Disarankan Belajar dari Rumah

    September 4, 2026

    Dua Penghargaan Kemendagri Bawa Rp1,5 Miliar dan 250 Unit BSPS untuk Samarinda

    September 4, 2026

    Kabut Asap Memburuk, Sekolah di Samarinda Siapkan Pembelajaran Daring

    September 4, 2026

    Pemkot Satukan Data Proyek Pembangunan dalam Satu Sistem Digital

    September 4, 2026
    1 2 3 … 3,320 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.