Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemkot Samarinda Prioritaskan Insentif Guru, Skema Pembayaran 2027 Dikaji

    Oktober 10, 2026

    Polisi Mulai Selidiki Dugaan Kawat Medis Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS

    Oktober 9, 2026

    Teguh Santosa Soroti Pembangunan Sahara Maroko dalam Forum Dekolonisasi PBB

    Oktober 9, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Pemkot Samarinda Investigasi Kenaikan Harga Plastik, UMKM Diminta Gunakan Alternatif
    Samarinda

    Pemkot Samarinda Investigasi Kenaikan Harga Plastik, UMKM Diminta Gunakan Alternatif

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaApril 8, 2026Updated:Juli 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Samarinda, Marnabas Patiroy, saat memberikan keterangan pers.( Insitekaltim/Ratu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda tengah menyelidiki penyebab kenaikan harga plastik yang terjadi di pasaran global, dan mulai berdampak pada pelaku usaha khususnya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

    Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Kota Samarinda Marnabas Patiroy mengatakan, pihaknya telah meminta Dinas Perdagangan (Disdag) untuk melakukan penelusuran terkait lonjakan harga tersebut.

    “Ini masih kita investigasi kenapa bisa naik. Katanya sampai tiga kali lipat, jadi kita cari tahu penyebabnya apa,” ujarnya di Balai Kota Samarinda Rabu, 8 April 2026.

    Meski demikian, ia menilai plastik bukan termasuk kebutuhan pokok yang mendesak seperti bahan pangan. Namun, kenaikan harga tetap berpotensi memberi dampak lanjutan terhadap pelaku usaha.

    “Kalau cabai atau bawang naik, langsung terasa. Kalau plastik ini memang lebih ke kebutuhan pendukung, tapi dalam jangka panjang pasti ada dampaknya,” jelasnya.

    Menurutnya, penggunaan plastik yang luas, terutama sebagai kemasan makanan oleh pelaku UMKM, memang menjadi perhatian. Oleh karena itu, pemerintah mendorong pelaku usaha untuk mulai mempertimbangkan alternatif lain.

    “Alternatif banyak, tidak harus selalu pakai plastik. Misalnya untuk nasi bungkus, masih bisa pakai bahan lain,” katanya.

    Pemerintah juga menilai, sebagian kebutuhan plastik sebenarnya dapat ditekan melalui pemanfaatan bahan daur ulang. Namun, sebelum mengambil kebijakan lebih lanjut, Pemkot masih menunggu hasil kajian dari instansi terkait.

    “Kalau sudah kita temukan penyebabnya, baru kita rapatkan untuk ambil langkah,” tegasnya.

    Pemkot Samarinda berharap para pelaku UMKM dapat mulai beradaptasi sejak dini guna mengurangi ketergantungan terhadap plastik, sekaligus mengantisipasi dampak kenaikan harga di masa mendatang.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Tanggap Darurat Samarinda Diperpanjang hingga 19 Oktober, Karhutla Capai 643 Hektare

    Oktober 8, 2026

    Disnaker Samarinda Kembangkan Auto-Matching AK1 untuk Percepat Pencari Kerja Temukan Lowongan

    Oktober 7, 2026

    Dua Bulan Padamkan Karhutla, 15 Relawan Samarinda Mengeluh Sesak Napas

    Oktober 7, 2026

    Seluruh Buaya Muara di Taman Satwa Palaran Direlokasi, Kolam Kini Kosong

    Oktober 5, 2026

    Harga Pertamax Naik, Pekerja di Samarinda Kurangi Pulang ke Marangkayu

    Oktober 3, 2026

    Peluang Hujan di Kaltim di Atas 90 Persen, Curahnya Masih Rendah

    Oktober 2, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemkot Samarinda Prioritaskan Insentif Guru, Skema Pembayaran 2027 Dikaji

    Ratu ArifanzaOktober 10, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda masih mengkaji kemungkinan pembayaran insentif guru setiap bulan…

    Polisi Mulai Selidiki Dugaan Kawat Medis Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS

    Oktober 9, 2026

    Teguh Santosa Soroti Pembangunan Sahara Maroko dalam Forum Dekolonisasi PBB

    Oktober 9, 2026

    Anggaran RTLH Samarinda 2027 Belum Pasti, Wali Kota Pastikan Program Tetap Berjalan

    Oktober 9, 2026

    Musim Hujan Kaltim Baru Mulai November, El Nino Diprediksi Bertahan hingga 2027

    Oktober 9, 2026
    1 2 3 … 3,379 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.