Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Titik Api Karhutla di Kukar Bertambah, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

    Oktober 6, 2026

    Harga TBS Sawit Kaltim Menguat, Dinas Perkebunan Ingatkan Petani Soal Tengkulak

    Oktober 6, 2026

    Kebutuhan Daging Domba Kaltim Buka Peluang Ekonomi bagi Peternak Lokal

    Oktober 6, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Samarinda»Pembinaan Reproduksi dan Skrining Sangat Penting untuk Menekan AKI dan AKB di Samarinda
    Pemkot Samarinda

    Pembinaan Reproduksi dan Skrining Sangat Penting untuk Menekan AKI dan AKB di Samarinda

    LarasBy LarasAgustus 12, 202403 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Plt Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Samarinda yang juga Kepala Dinas Kesehatan Samarinda Dokter Ismid Kusasih
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Plt Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Samarinda yang juga Kepala Dinas Kesehatan Samarinda Dokter Ismid Kusasih menyebutkan peran signifikan pembinaan reproduksi sejak dini dalam upaya menekan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) di Kota Samarinda.

    Teks: Konsolidasi Program KBKR bersama OPD dan Mitra Kerja yang dilaksanakan DPPKB Samarinda

    Dalam acara Pertemuan Konsolidasi Program Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KBKR) bersama OPD dan Mitra Kerja yang dilaksanakan DPPKB Samarinda, Senin (12/8/2024), Ismid menyampaikan bahwa perhatian terhadap kesehatan ibu hamil perlu dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya saat kehamilan berlangsung, tetapi juga sebelum calon ibu hamil.

    Disampaikannya di Samarinda, Standar Pelayanan Minimal (SPM) terkait pelayanan ibu hamil sudah mencapai 92 persen. Namun, AKI dan AKB di kota ini masih cukup mengkhawatirkan.

    “Di tahun 2023, kita mencatat ada 14 kasus kematian ibu hamil dan 78 kasus kematian bayi baru lahir,” ungkap Ismid.

    Meski angka ini lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional, idealnya angka kematian ibu dan bayi harus mencapai nol kasus. Ini diperlukan kolaborasi dari OPD, mitra kerja serta masyarakat untuk mewujudkannya.

    Ismid menggarisbawahi bahwa negara-negara maju mampu menekan angka kematian ibu dan bayi hingga nol berkat kekuatan dalam kegiatan skrining.

    Dijelaskannya bahwa negara seperti Australia, skrining dilakukan secara komprehensif, mulai dari sebelum hamil, saat hamil, hingga setelah melahirkan.

    “Mereka melakukan skrining menyeluruh sehingga bisa mencegah kematian ibu dan bayi secara efektif,” jelasnya.

    Pendidikan reproduksi, lanjutnya, sangat penting untuk disampaikan sejak dini, terutama kepada para pelajar yang akan menjadi calon ibu di masa depan. Ini juga terkait erat dengan program pencegahan stunting yang menjadi perhatian nasional.

    “Pendidikan reproduksi tidak hanya soal kesehatan, tapi juga tentang pencegahan stunting,” tegasnya.

    Selain itu, Ismid juga menyoroti masalah HIV yang menjadi tantangan serius di Samarinda. Bagai fenomena gunung es yang hanya nampak pucuknya secuil, tetapi menyimpan bongkahan besar di bawah air dalam..

    “Berdasarkan skrining yang dilakukan terhadap 30 ribu orang di sebuah komunitas, ditemukan 555 kasus HIV. Dari jumlah tersebut, 111 penderita HIV telah meninggal dunia,”

    Kasus ni menunjukkan bahwa masalah HIV di Samarinda cukup tinggi dan harus ditangani secara komprehensif, sehingga perlu mendapat perhatian serius, terutama dalam upaya pencegahan dan penanganannya.

    Sebagai kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), Samarinda harus waspada terhadap peningkatan jumlah penduduk dan risiko kesehatan yang mungkin terjadi.

    “Kita harus siap menghadapi tantangan ke depan, termasuk dengan memperkuat skrining dan pendidikan reproduksi. Ini adalah tanggung jawab kita semua untuk memastikan kesehatan ibu dan bayi di Samarinda,” tutupnya.

    AKB AKI Ismid Kuasih
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    ISPU Samarinda Membaik, Sekolah Kembali Tatap Muka Mulai Senin

    September 19, 2026

    Tekan Risiko Stunting, Wawali Samarinda Soroti Pentingnya Edukasi Calon Pengantin

    Juni 8, 2026

    Bapperida Pastikan Program OPD 2027 Selaras dengan Target Pembangunan Samarinda

    Juni 4, 2026

    Bangkit dari Abu, Wajah Baru Pasar Segiri Siap Sambut Pedagang Kembali

    Mei 4, 2026

    Dishub Samarinda Tempel Stiker pada Kendaraan Pelanggar Bongkar Muat di Pinggir Jalan

    Maret 17, 2026

    Parkir Berlangganan di Samarinda Masih Hadapi Tantangan, Dishub Dorong Kesadaran Warga

    Maret 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Titik Api Karhutla di Kukar Bertambah, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

    AminahOktober 6, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur…

    Harga TBS Sawit Kaltim Menguat, Dinas Perkebunan Ingatkan Petani Soal Tengkulak

    Oktober 6, 2026

    Kebutuhan Daging Domba Kaltim Buka Peluang Ekonomi bagi Peternak Lokal

    Oktober 6, 2026

    TNI Siapkan Kluster Pertanian hingga Perikanan, Kaltim Bidik Ketahanan Pangan Berkelanjutan

    Oktober 6, 2026

    PUPR Kaltim Sepakat Cabut Patok di Lahan Warga Jalan Kurnia Makmur dan Blitar

    Oktober 5, 2026
    1 2 3 … 3,375 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.