Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Ketika Hutan Rusak, Dampaknya Tak Berhenti pada Hilangnya Pohon

    Oktober 3, 2026

    Harga Pertamax Naik, Pekerja di Samarinda Kurangi Pulang ke Marangkayu

    Oktober 3, 2026

    Polemik Pascapilrek Unmul Berlanjut, Agenda 100 Hari Rektor Terpilih Bergeser

    Oktober 2, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Politik»Peluang Emas Anak-anak Kaltim, IKN Butuh 220.000 ASN
    Politik

    Peluang Emas Anak-anak Kaltim, IKN Butuh 220.000 ASN

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaMaret 23, 2024Updated:Maret 23, 202403 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wakil Ketua IKA Fisip Unmul, Viko Januardhy. (.ist)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Kebijakan penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di  Ibu Kota Nusantara (IKN) tahun 2024 menjadi peluang emas bagi masyarakat Kalimantan Timur (Kaltim). Wakil Ketua Ika Fisip unmul, Viko Januardhy, menyebutkan pentingnya memahami potensi dan peluang yang ada di IKN.

    Menurutnya, meskipun IKN mungkin terlihat jauh bagi sebagian lulusan baru dari Kaltim, namun sebenarnya lokasinya relatif dekat dengan adanya pembangunan infrastruktur seperti jalan tol. Dengan pembangunan infrastruktur tersebut, aksesibilitas ke IKN menjadi semakin baik.

    “Kita perlu melihat IKN bukan sebagai sesuatu yang jauh, tetapi sebagai peluang nyata bagi masyarakat Kaltim. Selain memiliki kesempatan untuk bekerja di sana, masyarakat Kaltim juga dapat memanfaatkan fasilitas seperti tempat tinggal dan pendapatan yang tinggi,” ujarnya.

    Ia menyampaikan bahwa kuota khusus CPNS untuk masyarakat Kaltim dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian di Kaltim. Jika para ASN di IKN menghabiskan sebagian pendapatannya di Kaltim, akan terjadi aliran dana yang signifikan ke daerah ini setiap bulannya.

    “Tentunya, kehadiran IKN dan penerimaan CPNS di sana juga membuka peluang bagi para sarjana ilmu pemerintahan dan administrasi dari perguruan tinggi di Kaltim. Mereka dapat berkontribusi dalam pengelolaan pemerintahan di IKN,” tambahnya.

    Viko juga mengajukan aspirasi terkait syarat-syarat pendaftaran CPNS di IKN, seperti persyaratan TOEFL minimal 500. Syarat tersebut sebaiknya dipertimbangkan ulang untuk memfasilitasi partisipasi masyarakat Kaltim yang memiliki potensi dan kemampuan, meskipun tidak memenuhi persyaratan tersebut.

    “Kami berharap agar Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) mendengarkan aspirasi kami terkait kebijakan CPNS di IKN. Dengan demikian, peluang dan potensi masyarakat Kaltim dapat dioptimalkan sepenuhnya,” pungkasnya.

    Dengan adanya upaya ini, diharapkan partisipasi dan kontribusi masyarakat Kaltim dalam pembangunan dan pengelolaan IKN dapat semakin maksimal, serta memberikan dampak positif yang signifikan bagi daerah dan masyarakat sekitarnya.

    Saat berkunjung ke Paser beberapa waktu lalu, Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas sempat menyinggung perihal tersebut.

    Menurut Abdullah Azwar Anas, kuota peluang  bagi penduduk Kaltim saat ini sedang diusulkan dan menunggu persetujuan Presiden Joko Widodo.

    “Kita akan siapkan tidak kurang dari 220.000 ASN di IKN dengan kualifikasi khusus dan kualifikasinya bagus,” kata Abdullah Azwar Anas.

    “Saya sedang usulkan afirmasi khusus untuk anak-anak kelahiran Kaltim. Persentasenya masih belum kita sebutkan karena masih kita usulkan ke presiden,” ungkap Abdullah Azwar Anas.

    Usul ini harus disampaikan, sebab dikhawatirkan jika hanya kualifikasi khusus yang bisa mengisi ASN di IKN, maka kemungkinan besar anak-anak Kaltim akan kalah bersaing dari lulusan perguruan tinggi ternama di Indonesia, seperti UI, ITB, IPB, UGM dan lainnya.

    “Jadi sekarang, semua punya hak yang sama untuk menjadi abdi negara menuju Indonesia Emas 2045,” pungkas mantan Bupati Banyuwangi dua periode itu.

    CPNS IKN Viko Januardhy
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Kuorum Rapat KUA-PPAS Kaltim Dipersoalkan, 15 Anggota Hadir Daring

    September 26, 2026

    Kemitraan PT Swakarsa Capai 5.223 Hektare, Warga yang Tak Punya Lahan Belum Terakomodasi

    September 26, 2026

    APBD Perubahan Samarinda Rp3,75 Triliun, Raperda Ditarget Paripurna 30 September

    September 25, 2026

    KPK Temukan Anomali Penganggaran Kaltim, Proposal Masyarakat Bakal Diperketat

    September 24, 2026

    Antrean BBM Kaltim Meningkat, DPRD Kaltim Singgung Produksi Energi yang Menurun

    September 24, 2026

    Parkir Berlangganan Samarinda Belum Siap, DPRD Soroti Sistem dan Target Rp200 Miliar

    September 23, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Ketika Hutan Rusak, Dampaknya Tak Berhenti pada Hilangnya Pohon

    Ratu ArifanzaOktober 3, 2026

    Insitekaltim, Kukar – Hutan kerap dipandang sebatas hamparan pepohonan yang menghijau. Padahal, keberadaannya memiliki fungsi…

    Harga Pertamax Naik, Pekerja di Samarinda Kurangi Pulang ke Marangkayu

    Oktober 3, 2026

    Polemik Pascapilrek Unmul Berlanjut, Agenda 100 Hari Rektor Terpilih Bergeser

    Oktober 2, 2026

    Peluang Hujan di Kaltim di Atas 90 Persen, Curahnya Masih Rendah

    Oktober 2, 2026

    Dishub Samarinda Siapkan Rp14 Miliar untuk PJU, Sejumlah Ruas Jadi Fokus Tahun Depan

    Oktober 2, 2026
    1 2 3 … 3,372 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.