Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Sertifikasi Gratis Jadi Bekal Peserta Magang Hadapi Dunia Kerja

    Mei 7, 2026

    Mahasiswa Lakukan Aksi Simbolik, Pemprov Kaltim Sebut Tak Ada Undangan Resmi

    Mei 6, 2026

    Dinamika di Balik Rp288,5 Miliar, Gratispol Fokuskan Tepat Sasaran

    Mei 6, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Nasional»Pasar Modal Indonesia Tertinggal Jauh dari India
    Nasional

    Pasar Modal Indonesia Tertinggal Jauh dari India

    SittiBy SittiJanuari 2, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Jakarta – Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar menyebut posisi pasar modal Indonesia masih tertinggal dibandingkan negara-negara tetangga. Ia meminta dukungan pemerintah untuk memperkuat ekosistem pasar modal melalui kebijakan yang strategis dan kolaboratif.

    Saat pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) 2025 pada Kamis 2 Desember 2025, Mahendra menyebutkan bahwa kontribusi pasar modal Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) hanya mencapai 56 persen. Angka ini masih jauh di bawah India yang mencapai 140 persen, Thailand 101 persen, dan Malaysia 97 persen.

    “Kontribusi pasar saham terhadap PDB kita masih tertinggal dibandingkan negara kawasan. Ini menunjukkan potensi besar, tapi juga tantangan yang membutuhkan kerja sama dan dukungan semua pihak,” kata Mahendra dalam live streaming YouTube.

    Untuk mengejar ini diperlukan penyempurnaan regulasi seperti implementasi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK), kebijakan pajak karbon, serta aturan yang mendukung pengembangan bursa karbon. Dukungan insentif perpajakan untuk sektor prioritas juga dianggap penting guna menarik lebih banyak investor.

    “Kita memerlukan kerangka pengaturan yang lebih kuat dan kebijakan insentif yang relevan untuk mendorong pengembangan pasar modal yang lebih kompetitif,” ujar Mahendra.

    OJK telah menyusun sejumlah program strategis untuk tahun 2025 guna memperkuat dan memperluas pasar modal. Program ini mencakup peningkatan kualitas dan jumlah perusahaan tercatat, pengembangan pasar karbon, dan peluncuran produk-produk ramah lingkungan.

    Selain itu, Mahendra menekankan pentingnya penguatan tata kelola dan manajemen risiko di kalangan anggota bursa serta manajer investasi. Langkah ini bertujuan menjaga integritas pasar sekaligus memberikan rasa aman bagi investor.

    “Kami berkomitmen membangun ekosistem yang mendukung pertumbuhan pasar modal agar lebih inklusif, berdaya saing, dan berkontribusi besar pada perekonomian nasional,” tambah Mahendra.

    Meski menghadapi tantangan, OJK tetap optimistis bahwa pasar modal Indonesia dapat menjadi salah satu pilar utama pertumbuhan ekonomi. Sinergi antara pemerintah, pelaku pasar, dan pemangku kepentingan lainnya diyakini dapat membuka peluang baru bagi pasar modal Indonesia di tingkat global.

    India Indonesia OJK Pasar Modal
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Sertifikasi Gratis Jadi Bekal Peserta Magang Hadapi Dunia Kerja

    Mei 7, 2026

    Kolaborasi Tiga Kekuatan: Jurus Baru Cetak Talenta Siap Kerja dan Siap Cipta Lapangan Kerja

    Mei 5, 2026

    Anak Muda Didorong Jadi Pencipta Kerja di Tengah Dominasi Sektor Informal

    Mei 3, 2026

    Kemnaker Dorong Mahasiswa Siap Hadapi Gelombang Green Jobs dan Era Digital

    April 28, 2026

    Cetak Tenaga Kerja Siap Pakai, Menaker Genjot Pelatihan Vokasi Nasional 2026

    April 20, 2026

    Hanya Dua Kandidat, Dirut Bank Kaltimtara Ditentukan Lewat RUPS Mendatang

    April 3, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Sertifikasi Gratis Jadi Bekal Peserta Magang Hadapi Dunia Kerja

    Ratu ArifanzaMei 7, 2026

    Insitekaltim, Bogor – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan pentingnya sertifikasi kompetensi bagi lulusan program pemagangan…

    Mahasiswa Lakukan Aksi Simbolik, Pemprov Kaltim Sebut Tak Ada Undangan Resmi

    Mei 6, 2026

    Dinamika di Balik Rp288,5 Miliar, Gratispol Fokuskan Tepat Sasaran

    Mei 6, 2026

    Dari Samarinda untuk Indonesia, PKN II Angkatan X Targetkan Lahirkan Pemimpin Transformasional

    Mei 6, 2026

    Pesut Etam Menggila di Segiri! Borneo FC Tekuk Persita, Perebutan Tahta Kian Membara

    Mei 5, 2026
    1 2 3 … 3,089 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.