Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Harga Cabai di Samarinda Naik, Disdag Sebut Biaya Pengiriman Jadi Pemicu

    Oktober 13, 2026

    Alat Perekaman KTP Samarinda Berusia 15 Tahun, Kamera Rusak Bisa Hentikan Pencetakan

    Oktober 13, 2026

    DLH Kaltim Optimalkan SIHATI untuk Evaluasi Pengelolaan Keanekaragaman Hayati

    Oktober 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Pansus LKPJ Cek Fakta di Lapangan, Sutomo: Anggaran Rp 20 Miliar di Berau Belum Efektif
    DPRD Kaltim

    Pansus LKPJ Cek Fakta di Lapangan, Sutomo: Anggaran Rp 20 Miliar di Berau Belum Efektif

    AdminBy AdminMei 15, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Dina – Editor: Redaksi

    Samarinda, Insitekaltim – Panitia khusus (Pansus) laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Kaltim, melakukan kunjungan langsung ke lapangan pada 12 -15 Mei 2020. Kunjungan tersebut sesuai hasil rapat, dimana data LKPJ yang diberikan tidak sinkron, dan harus cek ke lapangan.

    Anggota Pansus LKPJ Gubernur Kaltim, Sutomo Jabir via telepon, mengatakan tujuan kunjungan ini mengecek kebenaran data dari LKPJ Gubernur dan fakta di lapangan. Ia mendapat tugas mengecek di daerah pemilihannya, yaitu Bontang, Berau dan Kutim.

    “Jika hanya data fisik saja belum bisa ditarik kesimpulan, sebelum benar-benar sesuai dengan di lapangan,” ujarnya, Jumat (15/5/2020).

    Politisi PKB itu menjelaskan, saat di Bontang ia berkunjung ke daerah Guntung, melihat pembangunan penanggulangan banjir. Pembangunan tersebut berkaitan dengan anggaran dari Pemprov Kaltim.

    “Daerah Guntung ada pembangunan normalisasi pengerukan hilir sungai sepanjang 1,6 kilometer. Kemudian pembangunan konstruksi turap sepanjang 800 meter di hulu Sungai Guntung,” bebernya.

    Lanjutnya, Bontang mendapatkan anggaran sekitar Rp 21 miliar, yang mana ditawar menjadi Rp 18 miliar.

    Usai Bontang, Sutomo melanjutkan pengecekan ke daerah Kutim. Tepatnya di Sekerat, terkait pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM).

    “Kita cross check ke daerah Sekerat, yang dianggarkan di APBD Provinsi Kaltim 2019, kurang lebih Rp 9 miliar. Sementara dari pantauan di lapangan, kondisi SPAM tersebut cukup berfungsi,” ucapnya.

    Dihari terakhir melanjutkan kunjungan ke Talisayan Tanjung Redep, Berau. Memantau jalan poros milik Pemprov Kaltim sepanjang 300 kilometer.

    “Kita cross check pemeliharaan jalan Talisayan Tanjung Redep, Berau. Anggaran di sana berkisar Rp 20 miliar, yang mana masih belum efektif dengan anggaran sebesar itu. Karena secara menyeluruh masih banyak yang belum terjangkau, serta hanya beberapa spot saja yang diperbaiki,” tutupnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    PKS Kaltim Buka Rumah Advokasi Hukum Gratis, Sasar Masyarakat Tidak Mampu

    Oktober 10, 2026

    Teguh Santosa Soroti Pembangunan Sahara Maroko dalam Forum Dekolonisasi PBB

    Oktober 9, 2026

    Titik Api Karhutla di Kukar Bertambah, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

    Oktober 6, 2026

    Kuorum Rapat KUA-PPAS Kaltim Dipersoalkan, 15 Anggota Hadir Daring

    September 26, 2026

    Kemitraan PT Swakarsa Capai 5.223 Hektare, Warga yang Tak Punya Lahan Belum Terakomodasi

    September 26, 2026

    APBD Perubahan Samarinda Rp3,75 Triliun, Raperda Ditarget Paripurna 30 September

    September 25, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Harga Cabai di Samarinda Naik, Disdag Sebut Biaya Pengiriman Jadi Pemicu

    Ratu ArifanzaOktober 13, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Harga sejumlah jenis cabai di Kota Samarinda mengalami kenaikan di tengah kendala…

    Alat Perekaman KTP Samarinda Berusia 15 Tahun, Kamera Rusak Bisa Hentikan Pencetakan

    Oktober 13, 2026

    DLH Kaltim Optimalkan SIHATI untuk Evaluasi Pengelolaan Keanekaragaman Hayati

    Oktober 13, 2026

    Vape Bisa Diisi Etomidate hingga Sabu, Kaltim Siapkan Aturan Pelarangan

    Oktober 13, 2026

    Disdikbud Kaltim Dorong Seniman Masuk Sekolah, Karya Seni Lokal Diusulkan Masuk Museum

    Oktober 13, 2026
    1 2 3 … 3,382 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.