Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Rakor Diskominfo se-Kaltim 2026: Faisal Dorong Integrasi Data dan Sinergi Digital Antar Daerah

    April 22, 2026

    Andi Harun Bongkar Pos Anggaran Rp98 Miliar, Dorong Efisiensi dan Integrasi Sistem Pemerintahan

    April 22, 2026

    Rp1,9 Miliar Digelontorkan, Pemkot Pastikan SMPN 2 Segera Normal Kembali

    April 22, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Nasional»Panggilan 112, Dari 6 OPD Hanya 3 yang Menempati Posisi Call Taker, Ini Kata Aji Syarif Hidayatullah
    Nasional

    Panggilan 112, Dari 6 OPD Hanya 3 yang Menempati Posisi Call Taker, Ini Kata Aji Syarif Hidayatullah

    MartinusBy MartinusOktober 30, 201902 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter : Apriliani – Editor : Redaksi
    Insitekaltim, Samarinda – Sudah 8 hari beroperasi, panggilan 112 melayani masyarakat Kota Samarinda. Call taker dikontribusikan selama 24 jam untuk berjaga-jaga jika ada panggilan darurat yang bisa masuk kapan saja.
    Posisi call taker berasal dari beberapa instansi yang bekerja sama dengan Pemerintah Kota Samarinda, yakni Diskominfo Kota Samarinda, Pemadam Kebakaran (Damkar), Satpol PP, Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Perhubungan Kota Samarinda, dan Dinas Kesehatan Kota (DKK) Samarinda.
    Namun dari keenam OPD tersebut, hanya 3 yang sudah bertugas. Hal ini disampaikan langsung oleh Aji Syarif Hidayatullah selaku Kepala Dinas Diskominfo Kota Samarinda.

    “Hanya ada 3 instansi yang sudah bertugas yaitu Damkar, Satpol PP dan Diskominfo. Dari 6 instansi yang terkait untuk membantu,” ungkapnya saat Rapat koordinasi (Rakor) perangkat daerah dan stakeholder pendukung call center panggilan 112, Rabu (30/10/2019) di Gedung Command Center di Jalan Balaikota No.27, Samarinda Kota.
    Aji melanjutkan, 3 Instansi yang belum mengirimkan petugas berjaganya yaitu BPBD, Dishub dan DKK.
    “Tentu dipertanyakan jika OPD tidak mensupport. Di kabupaten atau daerah lain, para instansi justru berlomba-lomba untuk menjadi yang terbaik dalam melayani masyarakat. Di Samarinda juga harus seperti itu,” ucapnya.
    Selama seminggu lebih beroperasi, Aji mengaku, sudah ada 10.265 panggilan yang masuk.
    “Ada 1.711 yang sudah diangkat call taker, 417 telpon tidak diangkat karena kurang dari 5 detik sehingga tidak terangkat oleh call taker (banyak masyarakat yang masih coba-coba), 8095 tidak masuk dikarenakan tidak terhubung saat diminta menekan angka 1,” jelasnya.
    Ia menuturkan, 2 minggu lagi Command Center akan langsung disosialisasikan oleh Walikota Samarinda.
    “Kita semua perlu menentukan pola koordinasi. Ada beberapa OPD yang tidak mengantisipasi adanya telpon.
    Yang sering terjadi PLN belum mematikan saluran listrik padahal Damkar sudah dilokasi, dan Satpol PP bertugas untuk mengamankan lokasi kejadian saat Damkar bertugas. Sebenarnya ini adalah komitmen kita semua, mau tidak untuk merubah pola-pola koordinasi,” tuturnya.
    Aji memberikan contoh seperti di Surabaya, dalam 7 menit panggilan darurat sudah harus ditindaklanjuti.
    “Kita (Kominfo) bukan mengomandani. Kita hanya memfasilitasi dan menjadi jaringan,” tegasnya.
    Aji berharap, ketiga OPD yang belum menempati posisi call taker bisa segera mengirimkan anggotanya.
    “Untuk OPD yang belum mengirimkan call takernya ke Diskominfo, harap segera dilakukan agar tingkat koordinasi bisa terhubung dengan baik,” tutupnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Cetak Tenaga Kerja Siap Pakai, Menaker Genjot Pelatihan Vokasi Nasional 2026

    April 20, 2026

    Air Jadi Tambang Baru, Gubernur Rudy Mas’ud Genjot Pajak Permukaan di Kaltim

    Maret 28, 2026

    Kaltim Bidik Kelapa Genjah sebagai Primadona Baru di Era IKN

    Maret 27, 2026

    Prabowo Terima Kritik, Dorong Peran Devil’s Advocate untuk Uji Kebijakan

    Maret 20, 2026

    Prabowo Soroti Budaya Laporan Asal Bapak Senang, Tekankan Pentingnya Kejujuran Data

    Maret 20, 2026

    Hilal Tak Terpantau di 170 Titik, Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H di Hari Sabtu

    Maret 19, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Rakor Diskominfo se-Kaltim 2026: Faisal Dorong Integrasi Data dan Sinergi Digital Antar Daerah

    Ratu ArifanzaApril 22, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kalimantan Timur (Kaltim) Muhammad Faisal, menegaskan…

    Andi Harun Bongkar Pos Anggaran Rp98 Miliar, Dorong Efisiensi dan Integrasi Sistem Pemerintahan

    April 22, 2026

    Rp1,9 Miliar Digelontorkan, Pemkot Pastikan SMPN 2 Segera Normal Kembali

    April 22, 2026

    Kecelakaan Berulang, Dishub Samarinda Dorong Pemindahan Pergudangan ke Palaran

    April 22, 2026

    DPRD Samarinda Dorong Kantong Parkir dan Sistem Elektronik untuk Atasi Jukir Liar

    April 22, 2026
    1 2 3 … 3,068 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.