Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    APBD Perubahan 2026 Samarinda Berpotensi Defisit Rp600 Miliar

    September 20, 2026

    Dana Pemerintah Rp299 Triliun Masih Parkir di Bank BUMN, Kemenkeu Siapkan Penarikan Bertahap

    September 20, 2026

    Erau Adat Kutai Jadi Ruang Belajar Budaya, Hetifah Dorong Pengetahuan Warisan Kutai ke Generasi Muda

    September 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pemerintah»Pancasila Tak Hanya Pemersatu Bangsa, tetapi Fondasi Perdamaian Global
    Pemerintah

    Pancasila Tak Hanya Pemersatu Bangsa, tetapi Fondasi Perdamaian Global

    R’syaBy R’syaJuni 1, 2026Updated:Juli 2, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Keberagaman budaya, semangat persatuan dan komitmen terhadap perdamaian tergambar dalam ilustrasi Hari Lahir Pancasila 2026 "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia". (Foto by AI)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda ‐ Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia Yudian Wahyudi menekankan pentingnya Pancasila sebagai pemersatu bangsa sekaligus fondasi perdamaian dunia.

    “Pancasila telah terbukti menjadi bintang penuntun bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk ketidakpastian global dan ancaman perpecahan,” ujarnya dalam amanat yang dibacakan Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri pada upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di halaman Balai Kota Samarinda, Senin, 1 Juni 2026.

    Kepala BPIP RI menyampaikan, tema Hari Lahir Pancasila tahun ini ialah “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Tema ini merupakan penegasan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia, tetapi juga menjadi jawaban atas kebutuhan dunia akan perdamaian yang berkelanjutan.

    “Di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman yang terdiri atas lebih dari 17.000 (tujuh belas ribu) pulau dan ratusan etnik dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan,” tegasnya.

    Kepala BPIP juga mengatakan bahwa Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut mewujudkan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial sebagaimana tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.

    Ia menjelaskan, Pancasila menjadi fondasi kebijakan luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif. Nilai musyawarah dan mufakat yang terkandung di dalamnya dinilai relevan sebagai instrumen diplomasi dalam menjembatani perbedaan dan membantu penyelesaian konflik di berbagai belahan dunia.

    Kontribusi Indonesia dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), peran dalam mediasi konflik regional serta konsistensi menyuarakan keadilan bagi bangsa-bangsa terjajah disebut sebagai bentuk nyata pengamalan sila kedua Pancasila, yakni Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.

    Selain menyoroti peran Indonesia di tingkat global, Kepala BPIP juga mengingatkan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dalam kehidupan sehari-hari. Generasi muda, sebagai penerus bangsa, diminta untuk tidak hanya memahami Pancasila sebagai materi pelajaran atau simbol negara, tetapi juga mengimplementasikan nilai-nilainya dalam tindakan nyata.

    “Kemajuan ekonomi dan teknologi tanpa arah moral bisa menyesatkan. Oleh karena itu, generasi muda harus menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup,” tuturnya.

    Kepada para menteri dan kepala daerah, Kepala BPIP menitipkan pesan agar setiap kebijakan publik yang dihasilkan senantiasa berlandaskan keadilan sosial, menjamin hak-hak masyarakat, serta tidak meninggalkan kelompok yang rentan. Pemerintah juga diminta untuk terus melawan berbagai bentuk intoleransi dan radikalisme yang berpotensi mengganggu harmoni kehidupan berbangsa dan bernegara.

    Menutup amanatnya, Kepala BPIP mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk meneguhkan kembali komitmen kebangsaan dan menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia merupakan bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas, persatuan dan nilai-nilai kemanusiaan.

    “Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa di Republik yang kita cintai,” pungkasnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    Kaltim Pertahankan Juara Umum MTQN 2026, Piala Presiden Kembali ke Bumi Etam

    September 20, 2026

    Hati-Hati, Air Void Bekas Tambang Hanya Layak untuk Pengairan Pertanian

    September 19, 2026

    ISPU Samarinda Membaik, Sekolah Kembali Tatap Muka Mulai Senin

    September 19, 2026

    Mahakam Surut dan Kabut Asap Menebal, KSOP Perketat Imbauan Pelayaran

    September 18, 2026

    Kunjungan Anak Muda ke Perpustakaan Kaltim Meningkat, Koleksi Buku Masih Terbatas

    September 18, 2026

    Peluang Hujan Samarinda Masih Kecil, OMC Terus Diupayakan

    September 18, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    APBD Perubahan 2026 Samarinda Berpotensi Defisit Rp600 Miliar

    IraSeptember 20, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Samarinda menyoroti potensi defisit sekitar Rp600 miliar dalam…

    Dana Pemerintah Rp299 Triliun Masih Parkir di Bank BUMN, Kemenkeu Siapkan Penarikan Bertahap

    September 20, 2026

    Erau Adat Kutai Jadi Ruang Belajar Budaya, Hetifah Dorong Pengetahuan Warisan Kutai ke Generasi Muda

    September 20, 2026

    Berat Badan Naik Lagi Setelah Diet, Ini yang Terjadi pada Tubuh

    September 20, 2026

    Air Tanah Jadi Cadangan Saat Kemarau, Ini Temuan Unmul soal Sumur Bor di Kaltim

    September 20, 2026
    1 2 3 … 3,353 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.