Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Rabies Masih Mengintai, Kaltim Perkuat Perlindungan dari Gigitan Anjing

    September 29, 2026

    Kompensasi Rp5 Miliar Belum Terealisasi, Kasus Pasien RSUD AWS Berlanjut ke DPRD Kaltim

    September 29, 2026

    Dugaan Malpraktik Dokter Furqon Belum Bisa Dibuktikan, AWS Tunggu Hasil Majelis Disiplin Profesi

    September 29, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Politik»Neni Moerniaeni Janjikan 1.000 Pasukan Kuning dan Motor Sampah di Tiap RT Bontang
    Politik

    Neni Moerniaeni Janjikan 1.000 Pasukan Kuning dan Motor Sampah di Tiap RT Bontang

    AminahBy AminahOktober 27, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Bontang – Calon Wali Kota Bontang nomor urut 4 Neni Moerniaeni menjanjikan perubahan dalam kebersihan kota dengan menggagas program 1.000 pasukan kuning dan menyediakan motor sampah di setiap RT.

    Hal ini ia sampaikan saat berkampanye di Berbas Tengah pada Sabtu malam (26/10/2024). Neni mendengarkan aspirasi masyarakat yang mempertanyakan kebijakan baru tentang penggabungan tagihan sampah dengan PDAM, yang dinilai memberatkan dan kurang sosialisasi.

    Warga Berbas Tengah merasa tidak mendapat informasi terkait kebijakan ini, yang menambahkan biaya sampah sebesar Rp7.500 pada tagihan PDAM bulanan mereka.

    Keluhan ini mencuat dari warga yang merasa selama ini sudah membayar iuran kebersihan di tingkat RT. Salah satu warga menyampaikan bahwa selama bertahun-tahun, biaya sampah tidak pernah dibebankan melalui PDAM dan kebijakan baru ini mengagetkan warga.

    “Di tingkat RT sudah bayar, sekarang ditambah lagi lewat PDAM tanpa ada sosialisasi sebelumnya,” ungkapnya salah satu warga.

    Menjawab keresahan masyarakat, Neni Moerniaeni memaparkan solusi inovatifnya dengan mencanangkan program motor sampah di setiap RT di Bontang jika terpilih.

    “Saya punya program motor sampah di masing-masing RT, totalnya 500 RT akan diberikan motor sampah, dan setiap RT akan dipekerjakan dua orang sebagai petugas kebersihan, bisa laki-laki maupun perempuan,” ujar Neni.

    Para petugas kebersihan ini akan dijadikan pegawai harian lepas dengan sistem yang mirip seperti pasukan kuning. “Total akan ada 1.000 orang pasukan kuning di seluruh Bontang, sehingga lingkungan kita lebih bersih dan terjaga,” katanya.

    Lebih lanjut, paslon dengan tagline berbenah itu juga akan melakukan evaluasi terhadap kebijakan tersebut, agar lebih mempertimbangkan kesejahteraan warga. Jika kebijakan tagihan sampah melalui PDAM akan diterapkan lagi, Neni berjanji akan memastikan adanya sosialisasi yang transparan terlebih dahulu.

    “Untuk iuran sampah yang dimasukkan di PDAM, kita akan evaluasi. Kalau nantinya ada lagi, kita akan sosialisasikan dulu. Bagi yang punya uang mungkin tidak masalah, tetapi bagi yang kesulitan tentu berat,” katanya.

    Selain inisiatif motor sampah, Neni mengajak masyarakat untuk turut berperan dalam menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

    “Masyarakat juga harus ikut serta menjaga kebersihan lingkungan, jangan buang sampah sembarangan,” pungkasnya.

    Neni Moerniaeni PDAM Pilkada 2024 Pilkada Bontang
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Kuorum Rapat KUA-PPAS Kaltim Dipersoalkan, 15 Anggota Hadir Daring

    September 26, 2026

    Kemitraan PT Swakarsa Capai 5.223 Hektare, Warga yang Tak Punya Lahan Belum Terakomodasi

    September 26, 2026

    APBD Perubahan Samarinda Rp3,75 Triliun, Raperda Ditarget Paripurna 30 September

    September 25, 2026

    KPK Temukan Anomali Penganggaran Kaltim, Proposal Masyarakat Bakal Diperketat

    September 24, 2026

    Antrean BBM Kaltim Meningkat, DPRD Kaltim Singgung Produksi Energi yang Menurun

    September 24, 2026

    Parkir Berlangganan Samarinda Belum Siap, DPRD Soroti Sistem dan Target Rp200 Miliar

    September 23, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Rabies Masih Mengintai, Kaltim Perkuat Perlindungan dari Gigitan Anjing

    Ratu ArifanzaSeptember 29, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ancaman rabies masih menjadi perhatian kesehatan masyarakat di Kaltim. Dalam tiga tahun…

    Kompensasi Rp5 Miliar Belum Terealisasi, Kasus Pasien RSUD AWS Berlanjut ke DPRD Kaltim

    September 29, 2026

    Dugaan Malpraktik Dokter Furqon Belum Bisa Dibuktikan, AWS Tunggu Hasil Majelis Disiplin Profesi

    September 29, 2026

    Rudy Mas’ud Tegaskan Hotel BUMD Hanya untuk Kegiatan Internal Pemprov Kaltim

    September 29, 2026

    APBD Perubahan Kaltim 2026 Prioritaskan Jalan dan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni

    September 29, 2026
    1 2 3 … 3,368 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.