Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Aturan Baru PIP Resmi Berlaku, Sasaran Diperluas hingga Anak Usia TK

    September 14, 2026

    Siaga Kekeringan hingga November, Stok Bansos Tinggal 6.000 Paket

    September 14, 2026

    Terus Berulang, DPD RI Minta Penanganan Karhutla Tak Setengah-setengah

    September 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kutim»Minim Fasilitas Penunjang Pelabuhan, KEK MBTK Masih Sepi Peminat
    Diskominfo Kutim

    Minim Fasilitas Penunjang Pelabuhan, KEK MBTK Masih Sepi Peminat

    MartinusBy MartinusFebruari 14, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Sangatta – Minimnya fasilitas penunjang pelabuhan di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dinilai menghambat laju pertumbuhan empat sektor di Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Batuta Trans Kalimantan (KEK MBTK). Minimnya fasilitas di KEK MBTK juga membuat kawasan ekonomi khusus yang diresmikan pada 1 April 2019 itu masih sepi peminat

    Empat sektor yang dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Kutim yaitu sektor perkebunan sawit, industri kayu, sektor industri energi dan sektor logistik.

    “Empat sektor itu ditetapkan oleh peraturan pemerintah maupun keputusan presiden. Namun tidak menutup kemungkinan dari empat sektor tadi tumbuh sektor yang lain selama nilai investasinya di atas Rp100 miliar,” ungkap Kepala Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kabupaten Kutim Teguh Santoso kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (13/2/2023).

    Dikatakannya, infrastruktur pelabuhan di Kutim sudah cukup mendukung akses tranportasi.

    “Kalau untuk pelabuhan sudah clear. Cuman permasalahannya fasilitas yang lain kan masih belum lengkap. Fasilitas yang lain ini tentunya Badan Usaha Pembangunan dan Pengelola MBTK akan menunjuk badan pengelola pelabuhan, entah siapa yang ditunjuk kita tidak tahu,” ujarnya.

    Teguh menerangkan, sejauh ini hanya sektor industri perkebunan sawit yang telah menanamkan investasinya di KEK MBTK.

    Hal itu telah dilakukan dengan membuat memorandum of understanding (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Kutim bersama dengan PT Palma Serasih Internasional (PSI) dengan nilai investasi sebesar Rp55 miliar.

    “Palma Serasih selain sudah mendirikan Bulking Station, mereka masih bergerak di bidang hulu lagi. Mereka akan menambah perkebunan. Nah apabila kebunnya ini sudah memenuhi kebutuhan bulking station, maka refinery akan mereka tambah lagi,” tandasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Bencana di Sumatera Jadi Peringatan, Kaltim Tegaskan Komitmen Jaga Hutan dan Tekan Deforestasi

    Desember 15, 2025

    Bupati Ardiansyah Beri Dukungan PWI Kutim Berlaga di Porwada Kaltim

    Desember 14, 2023

    Pemkab Kutim Akselerasi Peningkatan Program KB Melalui SDM Kompeten

    November 25, 2023

    Pemkab Kutim Gagas Aplikasi Stunting Untuk Percepatan Penanganan

    November 23, 2023

    Disnakertrans Kutim Kebut Program Pengembangan Transmigran

    November 22, 2023

    Muhammad Syarif: 100.000 Blangko E-KTP Tersedia, Kutai Timur Bebas Isu Blanko Kosong

    November 21, 2023
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Aturan Baru PIP Resmi Berlaku, Sasaran Diperluas hingga Anak Usia TK

    Ratu ArifanzaSeptember 14, 2026

    Insitekaltim, Jakarta — Pemerintah resmi memperbarui aturan penyaluran bantuan Program Indonesia Pintar (PIP). Skema baru…

    Siaga Kekeringan hingga November, Stok Bansos Tinggal 6.000 Paket

    September 14, 2026

    Terus Berulang, DPD RI Minta Penanganan Karhutla Tak Setengah-setengah

    September 14, 2026

    Beras Kaltim Masih Tebal, Serapan Gabah Petani Justru Melambat

    September 14, 2026

    59 Cabor Dipastikan Bertanding di Porprov Kaltim 2026, Lima Digelar Mandiri

    September 14, 2026
    1 2 3 … 3,340 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.