Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    36 Pekerjaan 2025 Lewati Tahun Anggaran, Sekda Kaltim Pastikan Pembayaran Sesuai Progres

    September 30, 2026

    Dinkes Kaltim Petakan Program Bermasalah, Percepatan Layanan Jadi Prioritas

    September 30, 2026

    Rabies Masih Mengintai, Kaltim Perkuat Perlindungan dari Gigitan Anjing

    September 29, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Minim Anggaran dan SDM, DPRD Kaltim Warning Negara Soal KHDTK Unmul
    DPRD Kaltim

    Minim Anggaran dan SDM, DPRD Kaltim Warning Negara Soal KHDTK Unmul

    AminahBy AminahMei 5, 2025Updated:Mei 7, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Ketika hutan pendidikan seharusnya menjadi pusat penelitian dan konservasi, Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) milik Universitas Mulawarman (Unmul) justru dilanda ancaman akibat lemahnya dukungan negara. Kekurangan anggaran, minimnya sumber daya manusia (SDM), serta peralatan pengawasan yang tak memadai menjadi sorotan DPRD Kalimantan Timur (Kaltim).

    Isu tersebut mencuat dalam rapat gabungan DPRD Kaltim bersama Dinas ESDM Kaltim, DLH Kaltim, Polda Kaltim, Balai Gakkum Kehutanan Kalimantan, dan pihak Unmul, Senin 5 Mei 2025. Rapat ini menjadi kelanjutan dari upaya penanganan tambang ilegal yang sempat terdeteksi telah menggarap sekitar 3 hektare dari total 300 hektare kawasan KHDTK.

    Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Sarkowi V Zahry menyampaikan bahwa negara belum hadir sepenuhnya dalam mendukung pengelolaan KHDTK sebagai hutan pendidikan. Ia menyebut aset yang semestinya dijaga untuk kepentingan akademik dan konservasi ini justru terabaikan.

    “Selama ini kendalanya apa? Ada hutan yang statusnya hutan penelitian, asetnya universitas, namun kurang didukung oleh anggaran, kurang didukung oleh SDM maupun peralatan,” kata Sarkowi di hadapan peserta rapat.

    Kondisi ini dinilai membuka celah bagi praktik ilegal yang merusak tatanan pendidikan dan lingkungan. Ketiadaan dukungan dari pemerintah pusat maupun daerah, menurut Sarkowi, memperlemah fungsi pengawasan dan respons terhadap aktivitas yang merusak.

    Rapat tersebut juga menjadi momentum refleksi atas lemahnya sistem pengelolaan hutan pendidikan di Indonesia secara umum. Sarkowi menyampaikan bahwa jika tidak ada perubahan sistemik, maka potensi kerusakan di masa depan akan semakin besar.

    “Kalau perubahan sistem tidak ada, kita khawatir akan terjadi hal serupa di masa depan,” tegasnya.

    Selain itu, ia berharap persoalan yang terjadi di KHDTK Unmul bisa menjadi pembelajaran nasional. Sarkowi mengimbau agar pemerintah pusat memberikan perhatian lebih terhadap pengelolaan KHDTK di seluruh perguruan tinggi di Indonesia.

    “Kita berharap juga ada hikmah dari kasus di Kaltim ini untuk menjadi imbauan KHDTK seluruh Indonesia, agar pengelolaannya lebih serius,” harapnya.

    KHDTK Unmul yang seharusnya menjadi ruang aman bagi pengembangan ilmu kehutanan, kini terancam oleh eksploitasi ilegal. Tanpa dukungan negara yang nyata, kawasan tersebut rawan menjadi korban ketidakpedulian dan kepentingan jangka pendek.

    DPRD Kaltim kini menyerukan reformasi menyeluruh dalam tata kelola kawasan hutan pendidikan, sebagai bentuk tanggung jawab negara dalam melindungi aset strategis pendidikan dan konservasi.

    DPRD Kaltim KHDTK Unmul Sarkowi V Zahry Tambang Ilegal
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Kompensasi Rp5 Miliar Belum Terealisasi, Kasus Pasien RSUD AWS Berlanjut ke DPRD Kaltim

    September 29, 2026

    Kuorum Rapat KUA-PPAS Kaltim Dipersoalkan, 15 Anggota Hadir Daring

    September 26, 2026

    Kemitraan PT Swakarsa Capai 5.223 Hektare, Warga yang Tak Punya Lahan Belum Terakomodasi

    September 26, 2026

    KPK Temukan Anomali Penganggaran Kaltim, Proposal Masyarakat Bakal Diperketat

    September 24, 2026

    Antrean BBM Kaltim Meningkat, DPRD Kaltim Singgung Produksi Energi yang Menurun

    September 24, 2026

    Jembatan Lembak Cermin Ketimpangan Anggaran, Legislator Kaltim Sebut Kebijakan Pusat Zalim

    September 19, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    36 Pekerjaan 2025 Lewati Tahun Anggaran, Sekda Kaltim Pastikan Pembayaran Sesuai Progres

    AminahSeptember 30, 2026

    Samarinda, Insitekaltim – Sekitar 36 pekerjaan tahun anggaran 2025 dengan akumulasi pembiayaan sekitar Rp132 miliar…

    Dinkes Kaltim Petakan Program Bermasalah, Percepatan Layanan Jadi Prioritas

    September 30, 2026

    Rabies Masih Mengintai, Kaltim Perkuat Perlindungan dari Gigitan Anjing

    September 29, 2026

    Kompensasi Rp5 Miliar Belum Terealisasi, Kasus Pasien RSUD AWS Berlanjut ke DPRD Kaltim

    September 29, 2026

    Dugaan Malpraktik Dokter Furqon Belum Bisa Dibuktikan, AWS Tunggu Hasil Majelis Disiplin Profesi

    September 29, 2026
    1 2 3 … 3,369 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.