Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Aliansi Masyarakat Kaltim Kritik Kebijakan Pemprov, Soroti Dugaan Dinasti Politik

    April 21, 2026

    Kapolda Kaltim Tegaskan Aksi Terkendali, Peringatkan Penyampaian Aspirasi Harus Elegan

    April 21, 2026

    Gubernur Kaltim Bungkam Usai Aksi Seharian, Langsung Tinggalkan Kantor Tanpa Pernyataan

    April 21, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Mesin Dispenser BBM Eceran Masih Beredar Bebas di Samarinda, Kapan Ditertibkan?
    Samarinda

    Mesin Dispenser BBM Eceran Masih Beredar Bebas di Samarinda, Kapan Ditertibkan?

    Adit MustafaBy Adit MustafaMei 10, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Mesin dispenser serta botol-botol isi bahan bakar minyak (BBM) pertalite eceran masih dengan leluasa beredar di berbagai toko tepi jalan di Kota Samarinda
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Mesin dispenser serta botol-botol berisi bahan bakar minyak (BBM) pertalite eceran masih dengan leluasa beredar di banyak toko tepi jalan di Kota Samarinda. Padahal, Surat Keputusan (SK) Wali Kota Nomor 500.2.1/184/HK-HS/IV/2024 telah dikeluarkan lebih dari satu minggu yang lalu, tepatnya Selasa, 30 April 2024.

    Kehadiran mesin dispenser tersebut dianggap sebagai pelanggaran terhadap larangan penjualan BBM eceran tanpa izin yang ditetapkan dalam SK tersebut.

    Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Samarinda Anis Siswantini dalam konfirmasinya menyebutkan bahwa pihaknya masih menunggu surat edaran yang ditandatangani oleh wali kota sebelum dapat melakukan tindakan penertiban.

    Meskipun telah ada draf konsep yang didiskusikan dengan bagian hukum pemkot, namun Satpol PP Samarinda tidak dapat bergerak sebelum mendapatkan persetujuan dari pimpinan.

    “Setelah disetujui pimpinan kami bergerak,” terang Anis pada Rabu (8/5/2024).

    Anis menjelaskan bahwa dalam surat edaran tersebut, langkah yang akan diambil akan mengikuti contoh yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Balikpapan yang telah lebih dulu menertibkan mesin-mesin dispenser pertamini di beberapa ruas jalan kota tersebut.

    Namun, perbedaan terjadi karena Samarinda belum memiliki peraturan daerah terkait ketertiban umum seperti yang dimiliki oleh Kota Balikpapan tentang ketenteraman dan ketertiban umum (trantibum).

    Menurut Anis, kendala yang dihadapi adalah kesulitan dalam mencari dasar hukum yang sesuai, karena Samarinda belum memiliki peraturan daerah yang memadai.

    “Samarinda belum punya perda. Masih dibahas di DPRD. Makanya pakai aturan dari pemerintah pusat. Kami sempat kesulitan mencari cantolan hukum itu,” tutur Anis.

    Meskipun demikian, draf surat edaran telah lebih dulu tersedia sebelum SK wali kota dikeluarkan. Namun SK tersebut dianggap sebagai penguat tindakan yang akan diambil.

    “Padahal draf surat edaran itu lebih dulu jadi ketimbang SK wali kota. Namun, diperlukan SK sebagai penguat,” tambah Anis.

    Kepala Satpol PP Samarinda itu juga menyatakan bahwa pihaknya tidak dapat mengambil tindakan sebelum surat edaran disetujui oleh pimpinan, yang kemungkinan masih mempertimbangkan beberapa hal sebelum diterbitkan.

    “Kemungkinan ada pertimbangan dari pimpinan, sehingga belum juga diterbitkan. Kami menunggu itu,” jelas Anis.

    SK wali kota tersebut menegaskan bahwa aktivitas penjualan BBM eceran harus dilakukan dengan izin yang sesuai. Seperti Izin Usaha Niaga yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 36/2004 tentang Kegiatan Usaha Hilir Migas serta memiliki Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 47892.

    Pemerintah Kota Samarinda bersama kepolisian, TNI dan Satpol PP akan melakukan kegiatan pengawasan, pengendalian dan penertiban terhadap pelanggaran tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

    Dengannya, masyarakat Kota Tepian menantikan tindakan tegas dari pemerintah terkait penertiban penjualan BBM eceran tanpa izin yang telah menjadi perhatian bersama.

    Anis Siswantini BBM Kepala Satpol PP Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    PMI Samarinda Siagakan Ambulans di Lokasi Aksi, Fokus Penanganan di Tempat

    April 21, 2026

    Aksi Disabilitas di Samarinda, Tuntut BST Dikembalikan dan Akses Kerja Diperluas

    April 21, 2026

    Pengamanan Besar-besaran di Samarinda, 2.263 Aparat Kawal Aksi Unjuk Rasa

    April 20, 2026

    4.500 Massa Diperkirakan Turun, Kesbangpol Samarinda Pastikan Kota Tetap Kondusif

    April 20, 2026

    DPRD Samarinda Dukung Pengolahan Sampah Jadi Energi, Soroti Lokasi dan Dampak Lingkungan

    April 20, 2026

    Andi Harun Tegaskan Polemik Mobil Dinas Sewa Ditangani Terbuka, Siap Diawasi KPK

    April 20, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Aliansi Masyarakat Kaltim Kritik Kebijakan Pemprov, Soroti Dugaan Dinasti Politik

    Andika SaputraApril 21, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Aliansi Perjuangan Masyarakat Kalimantan Timur (Kaltim) bersama mahasiswa menyampaikan kritik terhadap kebijakan…

    Kapolda Kaltim Tegaskan Aksi Terkendali, Peringatkan Penyampaian Aspirasi Harus Elegan

    April 21, 2026

    Gubernur Kaltim Bungkam Usai Aksi Seharian, Langsung Tinggalkan Kantor Tanpa Pernyataan

    April 21, 2026

    Mahasiswa Kepung Kantor Gubernur Kaltim, BEM FISIP Unmul Desak Evaluasi Pemprov dan DPRD

    April 21, 2026

    Aksi di Depan Kantor Gubernur Kaltim Memanas, Massa Lempari Aparat hingga AWC Diturunkan

    April 21, 2026
    1 2 3 … 3,065 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.