Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Gratispol Sudah Jalan, DPRD Kaltim Ingatkan Kampus Jangan Lambat Beri Kepastian Mahasiswa

    Juni 7, 2026

    Bukan Musuhan, Banyak Orang Kini Memilih Mengurangi Lingkaran Pertemanan

    Juni 7, 2026

    Big Mall Selalu Jadi Pilihan Warga Samarinda, Menghabiskan Akhir Pekan

    Juni 7, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Menolak Kebijakan Tak Berpihak Rakyat, Iswandi Tegaskan Sikap di DPRD Samarinda
    DPRD Samarinda

    Menolak Kebijakan Tak Berpihak Rakyat, Iswandi Tegaskan Sikap di DPRD Samarinda

    RidhoBy RidhoFebruari 11, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi saat berbincang santai dengan awak media (Insitekaltim/Ridho Wardhana)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Kisah Iswandi, dunia politik tidak semata-mata soal perebutan kekuasaan ataupun perhitungan jabatan. Ia telah mengenal dinamika politik sejak masih menempuh pendidikan di bangku kuliah, jauh sebelum menjabat sebagai Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda sekaligus Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Samarinda.

    Hal ini Iswandi kisahkan, keterlibatannya dalam aktivitas politik telah dimulai sejak awal 1990-an. Pada masa itu, sistem politik nasional belum seperti sekarang. Partai politik belum sebanyak saat ini dan istilah yang lazim digunakan masih berupa golongan, bukan partai politik modern seperti sekarang.

    “Sejak kuliah saya sudah mengikuti kegiatan politik. Saat itu belum seperti sekarang, masih dikenal golongan karya dan PDI,” ujar Iswandi saat berbincang bersama wartawan, Selasa, 11 Februari 2026 malam.

    Kemudian ia mengatakan latar belakang pendidikannya di Fakultas Ekonomi menjadi ruang awal bagi Iswandi untuk membangun relasi, berdiskusi, serta memahami dinamika sosial dan politik. Dari pengalaman tersebut, ia menyaksikan secara langsung bagaimana arah politik dapat berubah dengan cepat.

    Menurutnya, dunia politik memiliki dinamika yang sangat tinggi. Perubahan posisi, kebijakan, hingga arah kekuasaan dapat terjadi dalam waktu singkat, terutama menjelang momentum penting seperti pemilihan maupun penugasan jabatan.

    “Dalam politik beberapa menit saja keadaan bisa berubah. Itu hal yang biasa,” ujarnya.

    Meski demikian, Iswandi memegang prinsip bahwa politik harus dijalani dengan perasaan senang dan penuh kesadaran, bukan sebagai beban yang menimbulkan tekanan. Ia menilai, cara berpolitik yang dipenuhi ambisi berlebihan justru akan menghilangkan esensi pengabdian kepada masyarakat.

    “Kalau politik membuat pusing dan stres, berarti ada yang keliru. Politik itu harus dijalani dengan perasaan gembira dan dinikmati,” jelasnya.

    Selain itu ia juga meyakini, perubahan nyata hanya dapat diwujudkan jika seseorang terlibat langsung di dalam sistem. Hal tersebut menjadi alasan dirinya memilih terjun ke lembaga legislatif agar dapat menyampaikan aspirasi, melakukan pengawasan, serta turut menentukan arah kebijakan publik.

    Sikap kritis itu tercermin dari keberaniannya menolak sejumlah kebijakan yang dinilai tidak berpihak pada masyarakat. Salah satunya, penolakannya terhadap rancangan peraturan daerah terkait tunjangan direksi dan komisaris yang dinilai belum memiliki kejelasan kontribusi bagi kepentingan publik.

    “Jika belum jelas manfaatnya untuk masyarakat, saya menolak. Itu dapat mencederai rasa keadilan,” tegasnya.

    Menjelang mengakhiri pernyataannya Iswandi juga menyoroti pentingnya transparansi di era digital saat ini. Menurutnya, setiap kebijakan dan tindakan pejabat publik akan mudah diawasi masyarakat, sehingga tanggung jawab moral dan keterbukaan menjadi hal yang tidak dapat ditawar.

    “Sekarang semuanya serba terbuka. Pejabat publik harus siap menerima kritik dan mempertanggungjawabkan kebijakan yang diambilnya,” pungkas Iswandi.

     

    DPRD Samarinda Iswandi Politik
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ridho

    Related Posts

    Harminsyah Dukung Kurikulum Coding dan AI, Kesiapan Sekolah Harus Dikaji Matang

    Juni 7, 2026

    Masih Ada Sekolah di Samarinda Belum Terima MBG, Komisi IV Minta Evaluasi Kesiapan SPPG

    Juni 7, 2026

    Mesin Politik Dipanaskan, Gerindra Bulat Dukung Helmi Abdullah

    Juni 6, 2026

    Nilai Matematika Nasional Merosot, Novan Soroti Krisis Guru dan Kebijakan Pusat

    Juni 6, 2026

    Raperda TBC-HIV Perkuat Pencegahan hingga Akar Rumput

    Juni 6, 2026

    Kasus TBC-HIV Meningkat, DPRD Samarinda Desak Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Penanganan

    Juni 6, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Gratispol Sudah Jalan, DPRD Kaltim Ingatkan Kampus Jangan Lambat Beri Kepastian Mahasiswa

    SittiJuni 7, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Program Gratispol pendidikan gratis Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) terus berjalan dan…

    Bukan Musuhan, Banyak Orang Kini Memilih Mengurangi Lingkaran Pertemanan

    Juni 7, 2026

    Big Mall Selalu Jadi Pilihan Warga Samarinda, Menghabiskan Akhir Pekan

    Juni 7, 2026

    Hingga Mei 2026, Realisasi Pajak Reklame Samarinda Baru Capai 12 Persen

    Juni 7, 2026

    Mengapa Tanah Mengeluarkan Aroma Khas Setelah Hujan? Ini Penjelasan Ilmiahnya

    Juni 7, 2026
    1 2 3 … 3,128 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.