Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemerintah Harus Bertindak Tegas, Karhutla di Kalimantan Kian Mengkhawatirkan

    Agustus 22, 2026

    Hadapi Kekeringan, Pemkot Maksimalkan Pompa Air hingga Irigasi

    Agustus 21, 2026

    HYROX Makin Diminati Perempuan, Olahraga Beban Tak Lagi Identik dengan Pria

    Agustus 21, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Kaltim»Melonjak Drastis, Harga Cabai di Samarinda dan Kubar Tembus Rp100 Ribu
    Kaltim

    Melonjak Drastis, Harga Cabai di Samarinda dan Kubar Tembus Rp100 Ribu

    LarasBy LarasJanuari 7, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ilustrasi pedagang cabai
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Harga cabai merah di Kota Samarinda dan Kabupaten Kutai Barat melonjak tajam pascaperayaan Tahun Baru 2025. Di Samarinda, masyarakat harus merogoh kocek hingga Rp100 ribu per kilogram.

    Kondisi serupa juga terjadi di Kutai Barat, yang sebelumnya harga cabai hanya Rp70 ribu per kilogram, juga merangkak ke nilai Rp100 ribu.

    Miftah, seorang pedagang di Pasar Olah Bebaya, Melak Ulu, Kutai Barat (Kubar), mengungkapkan kenaikan harga ini mulai terjadi lima hari setelah Tahun Baru.

    “Naiknya pas habis tahun baru. Sebelumnya kami masih jual di angka Rp70 ribu,” katanya, Selasa, 7 Januari 2025.

    Menurut Miftah, stok cabai di tempat ia membeli tidak mengalami kelangkaan. Namun, kenaikan harga tetap berlangsung.

    “Saya sempat pikir karena pengiriman terlambat, tapi ternyata bukan. Harga masih bertahan di Rp100 ribu,” ungkapnya.

    Kondisi ini menjadi dilema bagi para pedagang. Cabai yang mudah busuk membuat mereka hanya bisa membeli stok dalam jumlah kecil. Alhasil, harga jual pun disesuaikan dengan harga pembelian.

    Selain cabai, komoditas lain seperti bawang merah dan bawang putih juga mengalami kenaikan harga. Sejak akhir 2024, harga kedua komoditas tersebut mencapai Rp55 ribu per kilogram.

    Sementara itu, harga tomat mengalami penurunan dari Rp30 ribu menjadi Rp20 ribu sampai Rp25 ribu per kilogram.

    Fenomena fluktuasi harga bahan pokok seperti ini kerap terjadi di Samarinda dan Kutai Barat, terutama di momen tertentu.

    Namun, kenaikan drastis pascatahun Baru kali ini menambah beban masyarakat, terutama di sektor rumah tangga dan usaha kecil.

    Harga Cabai Kutai Barat Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    9 Jam Berjibaku, Warga dan Relawan Padamkan Kebakaran 4 Hektare di Prangat Baru

    Agustus 19, 2026

    Impian Sejak SMP Terwujud, Beatrice Limbong Jadi Pembawa Baki HUT ke-81 RI di Kaltim

    Agustus 17, 2026

    BMKG Catat 78 Titik Panas di Kaltim, Puncak Kemarau Diprediksi Terjadi Agustus

    Juli 19, 2026

    Harga Cabai Rawit Sekarang Murah, Pasar Lesu Pedagang Keluhkan Sepinya Pembeli

    Juli 17, 2026

    Kaltim Bidik Pertahankan Juara Umum MTQN, LPTQ Tekankan Pembinaan Berbasis Pengabdian

    Juli 14, 2026

    Produksi Ikan Kaltim Meningkat, DKP Pastikan Pasok Bahan Baku MBG Aman

    Juli 13, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemerintah Harus Bertindak Tegas, Karhutla di Kalimantan Kian Mengkhawatirkan

    Nur AjijahAgustus 22, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Wakil Ketua Komisi III DPRD Samarinda sekaligus Ketua Fraksi PKS Arif Kurniawan…

    Hadapi Kekeringan, Pemkot Maksimalkan Pompa Air hingga Irigasi

    Agustus 21, 2026

    HYROX Makin Diminati Perempuan, Olahraga Beban Tak Lagi Identik dengan Pria

    Agustus 21, 2026

    DPRD Samarinda Dorong Rebranding Pasar Pagi, Libatkan Akademisi hingga Komunitas

    Agustus 21, 2026

    BMKG Prediksi Kemarau Masih Berlangsung hingga September, Samarinda Susun Rencana 30 Hari

    Agustus 21, 2026
    1 2 3 … 3,290 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.