Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    RKAB dan Ekspor Tambang Diambil Pusat, Bisnis Perusda Kaltim Ikut Tertekan

    September 18, 2026

    DPRD Kaltim Minta Penjelasan PLN soal Pemadaman dan Gangguan Empat Pembangkit

    September 18, 2026

    Udara Samarinda Memburuk, 3.000 Masker Demokrat Ludes Kurang dari 30 Menit

    September 18, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Kesehatan»Masuk Lapas, CKG Warga Binaan Jalani Skrining TBC dan Pemeriksaan Kesehatan
    Kesehatan

    Masuk Lapas, CKG Warga Binaan Jalani Skrining TBC dan Pemeriksaan Kesehatan

    IraBy IraAgustus 3, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Pembukaan CKG di Lapas Kelas 1 Samarinda, Senin, 3/8/2026 (Insitekaltim/Nur)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Menyasar warga binaan dan petugas pemasyarakatan, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memperluas pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

    Kegiatan yang digelar di Lapas Kelas I Samarinda itu juga dirangkai dengan skrining tuberkulosis (TBC). Serta aksi donor darah, sebagai upaya memperkuat deteksi dini penyakit menular di lingkungan lembaga pemasyarakatan.

    Teks: Wawali Samarinda, Saefuddin Zuhri didampingi Kakanwil Ditjenpas Kaltim (kiri)(Insitekaltim/Nur)

    Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri mengatakan, pelaksanaan kegiatan mendapat sambutan positif dari petugas maupun warga binaan.

    Menurutnya, sinergi antara Pemkot Samarinda dan Lapas Kelas I menjadi langkah penting, dalam memastikan seluruh masyarakat, termasuk warga binaan, memperoleh hak yang sama atas pelayanan kesehatan.

    “Alhamdulillah antusias dari pegawai maupun warga binaan sangat baik. Ini menunjukkan sinergi antara Pemerintah Kota Samarinda dengan Lapas Kelas I berjalan dengan baik,” ujarnya usai membuka kegiatan, Senin, 3 Agustus 2026.

    Ia menegaskan, kesehatan merupakan hak setiap warga negara sebagaimana diamanatkan dalam konstitusi, tanpa membedakan latar belakang seseorang. Karena itu, pelayanan kesehatan juga harus menjangkau warga binaan pemasyarakatan.

    Menurutnya, pemeriksaan kesehatan dilakukan sebagai langkah deteksi dini agar penyakit dapat segera ditangani sebelum berkembang menjadi lebih serius.

    Apabila ditemukan penyakit menular seperti tuberkulosis, warga binaan akan menjalani isolasi dan pengobatan. Hingga dinyatakan sembuh, sebelum kembali bergabung dengan penghuni lainnya.

    “Kalau ditemukan penyakit menular tentu akan diisolasi untuk menjalani pengobatan. Setelah sembuh baru bergabung kembali agar tidak terjadi penularan,” jelasnya.

    Saefuddin menambahkan, kegiatan serupa akan dilaksanakan secara bertahap di seluruh rumah tahanan dan lembaga pemasyarakatan di Samarinda, termasuk Lapas Narkotika Bayur. Evaluasi juga akan dilakukan untuk menyempurnakan pelaksanaan program pada periode berikutnya.

    “Kegiatan ini baru pertama kali dilaksanakan. Ke depan akan terus kita lakukan, termasuk donor darah dan kegiatan kesehatan lainnya agar lebih baik lagi,” katanya.

    Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Timur (Kakanwil Ditjenpas Kaltim) Endang Lintang Hardiman mengapresiasi, dukungan Pemkot Samarinda terhadap program pemeriksaan kesehatan bagi warga binaan.

    Ia mengatakan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut kerja sama lintas kementerian yang melibatkan Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Kesehatan, serta Kementerian Dalam Negeri.

    Menurut Lintang, antusiasme warga binaan cukup tinggi karena mereka ingin mengetahui kondisi kesehatannya secara menyeluruh.

    Ia menjelaskan, warga binaan yang terdeteksi mengidap tuberkulosis akan dipisahkan sementara untuk menjalani pengobatan. Sementara penderita HIV tetap dapat beraktivitas bersama warga binaan lain karena penyakit tersebut tidak menular melalui interaksi sehari-hari.

    “Kalau TBC memang harus diisolasi sampai sembuh. Tetapi kalau HIV tidak perlu diisolasi karena penularannya bukan melalui kontak biasa,” jelasnya.

    Ia berharap, pemeriksaan kesehatan tidak berhenti pada kegiatan perdana. Tetapi dapat dilaksanakan secara berkala, misalnya setiap tiga bulan. Sehingga kondisi kesehatan warga binaan, dapat terus dipantau dan pelayanan kesehatan di lingkungan pemasyarakatan semakin optimal.

     

    Cek Kesehatan Gratis CKG Lapas Kelas I Samarinda Pemkot Samarinda Saefuddin Zuhri Wakil Wali Kota Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ira

    Related Posts

    Intrusi Air Laut Ganggu Distribusi, Dinkes Samarinda Imbau Air PDAM untuk MCK

    September 18, 2026

    Belanja Online Jadi Tantangan, Pemkot Ingin Hidupkan Kembali Pasar Pagi Samarinda

    September 17, 2026

    Anak Usia Sekolah Terpapar HIV, Edukasi Pencegahan Akan Masuk Sekolah

    September 17, 2026

    Kabut Asap Tebal, Sekolah di Samarinda Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh

    September 17, 2026

    Dana Global Fund Terancam Berubah, Penanganan HIV Kaltim Dibayangi Masalah Anggaran

    September 16, 2026

    Di Tengah Upaya Perluas Deteksi HIV, Fasilitas Lab Kaltim Belum Terpakai

    September 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    RKAB dan Ekspor Tambang Diambil Pusat, Bisnis Perusda Kaltim Ikut Tertekan

    AminahSeptember 18, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kebijakan pemerintah pusat dalam mengatur produksi dan ekspor komoditas tambang mulai berdampak…

    DPRD Kaltim Minta Penjelasan PLN soal Pemadaman dan Gangguan Empat Pembangkit

    September 18, 2026

    Udara Samarinda Memburuk, 3.000 Masker Demokrat Ludes Kurang dari 30 Menit

    September 18, 2026

    Porprov Kaltim 2026 Batasi Usia Atlet 30 Tahun, Larang Peraih Emas PON Tampil

    September 18, 2026

    Kaltim Kekurangan Jutaan Judul Buku untuk Capai Rasio Ideal Perpusnas

    September 18, 2026
    1 2 3 … 3,349 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.