Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    RUU Perampasan Aset Bakal Sasar Narkotika hingga Kejahatan Investasi

    September 3, 2026

    Antisipasi Tribun Penuh, Borneo FC Terapkan Nomor Kursi di Stadion Segiri

    September 3, 2026

    Hadapi Perubahan Industri, BPVP Siapkan Tenaga Kerja Masuk Era Green Jobs

    September 2, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Daerah»Masih Sistem Online, Sekolah di Samarinda Bakal Dapat Jatah Rp 5 Juta untuk Kuota Internet
    Daerah

    Masih Sistem Online, Sekolah di Samarinda Bakal Dapat Jatah Rp 5 Juta untuk Kuota Internet

    AdminBy AdminAgustus 18, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter : Samuel Editor : Redaksi

    Insitekaltim, Samarinda – Bekerja sama dengan PT Telkomsel, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Samarinda akan menyediakan jatah kuota minimal senilai Rp5 juta untuk tiap-tiap sekolah di Samarinda.

    Kegiatan belajar mengajar masih menggunakan sistem online imbas pandemi Covid-19. Sehingga mau tidak mau, ketersediaan kuota internet menjadi kendala.

    Di Kota Tepian, terdapat total 310 sekolah negeri setingkat SD dan SMP yang semuanya menggunakan sistem online. Solusinya, Disdik Kota Tepian melakukan kerja sama dengan PT Telkom Seluler (Telkomsel) untuk kebutuhan kuota internet menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Nasional.

    Kepala Dinas Pendidikan Samarinda Asli Nuryadin mengatakan bahwa pihaknya mendapatkan potongan harga sebab pihaknya telah melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan pihak Telkomsel.

    “Saya jelaskan dulu ya. Kalau harga reguler Rp100 ribu dapat 15 giga byte (GB). Kalau Rp5 juta dapat 750 GB. Dalam Memorandum of Understanding (MoU) kami dengan Telkomsel minimal Rp5 juta sudah mendapat 1.500 GB,” ucap Asli, Selasa (18/8/2020).

    Asli kemudian menjelaskan bahwa pembagian kuota ke peserta didik ini menggunakan aplikasi yang disiapkan oleh Telkomsel. Rencananya, operator akan langsung mengirimkan kuotanya.

    “Kalau operatornya ini dari sekolah. Sehingga, lebih instan. Sekolah tidak harus memberikan satu per satu ke peserta didik, kan pasti lebih rumit,” sambung Asli.

    Ia mengatakan bahwa pembagian akan dilakukan menyesuaikan kebutuhan sekolah. Sehingga Disdik tidak akan membatasi jumlah kuota yang diminta sekolah.

    Sekolah juga nantinya berkomunikasi langsung dengan Telkomsel, terkait kebutuhan kuota internet tersebut. Sehingga pihak Disdik akan melakukan monitoring saja. Jumlah peserta didik juga bukan menjadi masalah, sebab sekolah yang memiliki peserta didik sedikit bisa bergabung dengan sekolah terdekat.

    Kepada awak media, Asli juga menjelaskan bahwa peserta didik juga nantinya akan didata. Sebab tidak semua sekolah memiliki fasilitas yang sama.

    “Dari Kementerian membebaskan menggunakan dana BOS-Nas itu untuk menunjang sistem belajar mengajar menggunakan sistem online. Bahkan, guru pun mendapatkan jatah. Kalau ada guru yang melakukan kunjungan akan diberikan uang transport,” pungkasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Hadapi Perubahan Industri, BPVP Siapkan Tenaga Kerja Masuk Era Green Jobs

    September 2, 2026

    Wawali Dorong Pelatihan Vokasi Jadi Alternatif Pendidikan bagi Pemuda

    September 2, 2026

    Distribusi Seragam Gratis di Kaltim Ditargetkan Rampung Awal Oktober

    September 1, 2026

    Rudy Mas’ud: Literasi Era Digital Tak Cukup Sekadar Membaca

    Agustus 30, 2026

    Suparno Apresiasi Prestasi Mahasiswa Polnes di Ajang UGM

    Agustus 30, 2026

    Sempat Vakum karena Anggaran, Festival Literasi Kaltim Kini Hidup Lagi Lewat Kolaborasi

    Agustus 29, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    RUU Perampasan Aset Bakal Sasar Narkotika hingga Kejahatan Investasi

    Andika SaputraSeptember 3, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset didorong tidak hanya digunakan untuk menangani tindak…

    Antisipasi Tribun Penuh, Borneo FC Terapkan Nomor Kursi di Stadion Segiri

    September 3, 2026

    Hadapi Perubahan Industri, BPVP Siapkan Tenaga Kerja Masuk Era Green Jobs

    September 2, 2026

    Borneo FC Samarinda Tak Pilih Kompetisi, Nabil Tegaskan Semua Ajang Dihadapi

    September 2, 2026

    Pemkot Samarinda Siapkan BTT Rp2,5 Miliar untuk Tangani Dampak Kekeringan

    September 2, 2026
    1 2 3 … 3,316 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.