Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pendidikan Jangan Hanya Andalkan Hafalan, Siswa Harus Dilatih Berkolaborasi

    Agustus 15, 2026

    Supardi Sebut Kaltim Jadi Penugasan Paling Berkesan dalam Kariernya

    Agustus 14, 2026

    Efisiensi Jadi Landasan RAPBD 2027 Samarinda, Belanja Tak Prioritas Ditunda

    Agustus 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Bontang»Maming: Anggaran Bimtek Harus Tepat Sasaran, Fokus Pengurangan Pengangguran
    DPRD Bontang

    Maming: Anggaran Bimtek Harus Tepat Sasaran, Fokus Pengurangan Pengangguran

    SittiBy SittiOktober 7, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Maming
    Teks: Wakil Ketua II DPRD Kota Bontang, Maming.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Bontang – Alokasi anggaran besar untuk bimbingan teknis (bimtek) di Kota Bontang tahun ini menuai perhatian dari Wakil Ketua II DPRD Bontang Maming.

    Legislator PDIP itu menyoroti pentingnya pemanfaatan dana sebesar Rp160 miliar yang tersebar di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Bontang agar tepat sasaran.

    Maming berharap program bimtek ini bisa berfokus pada peningkatan sumber daya manusia (SDM), terutama bagi kelompok-kelompok yang rentan, seperti anak-anak putus sekolah.

    Menurutnya, meski rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) telah mencantumkan peningkatan SDM sebagai salah satu fokus utama, bimtek yang dirancang perlu menyasar kelompok-kelompok tertentu yang lebih membutuhkan pelatihan dan keterampilan praktis, seperti anak muda yang tidak melanjutkan pendidikan formal.

    “Saya ingin menekankan bahwa bimtek ini seharusnya memberi manfaat nyata bagi anak-anak putus sekolah. Mereka perlu diberikan pelatihan berbasis industri agar siap menghadapi dunia kerja,” tegas Maming dalam wawancara baru-baru ini.

    Maming menilai bahwa anggaran besar untuk bimtek seharusnya mampu memberikan solusi nyata dalam mengurangi pengangguran di Kota Bontang. Dengan memberikan keterampilan yang relevan, terutama di sektor industri, program bimtek ini bisa menjadi kunci untuk mengentaskan masalah sosial yang ada, seperti kemiskinan dan pengangguran.

    “Saya sangat mendukung bimtek ini jika benar-benar dilaksanakan dengan tepat sasaran. Kita harus memastikan anak-anak muda yang putus sekolah bisa mendapatkan keterampilan yang mereka butuhkan untuk bekerja di sektor-sektor industri yang ada di Bontang,” tambahnya.

    Ia juga menegaskan pentingnya bimtek dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi persaingan kerja. Bontang yang dikenal sebagai kota industri harus mampu memberdayakan warganya, terutama generasi muda, agar memiliki daya saing yang tinggi di dunia kerja.

    Meski mendukung penuh program bimtek, Maming juga menyoroti ketimpangan dalam alokasi anggaran pemerintah untuk infrastruktur, khususnya terkait pemeliharaan Waduk Kanaan. Ia menilai anggaran yang dialokasikan untuk waduk tersebut masih sangat kecil, yaitu hanya sebesar Rp2 miliar pada tahun ini, padahal kebutuhan air bersih di Bontang semakin mendesak.

    “Anggaran untuk infrastruktur, terutama terkait pemeliharaan Waduk Kanaan, masih sangat minim. Padahal, krisis air bersih ini merupakan masalah serius bagi masyarakat Bontang,” ungkapnya.

    DPRD Bontang akan terus mendorong pemerintah untuk menyelesaikan masalah air bersih ini. Ia berharap pemerintah bisa memberikan perhatian lebih terhadap kebutuhan dasar warga, seperti air bersih, dengan meningkatkan alokasi anggaran infrastruktur.

    “Kita akan terus mendorong pemerintah untuk menuntaskan masalah ini, dan tentunya anggaran yang ada harus dioptimalkan,” tegasnya.

    Bimtek DPRD Bontang Maming RPJMD
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Pembangunan Capai 69 Persen, DPRD Kaltim Soroti Empat Sektor Prioritas

    Juli 29, 2025

    DPRD Kaltim Tutup Pembahasan RPJMD, Desak Realisasi Visi-Misi Kepala Daerah

    Juli 28, 2025

    DPRD Kaltim Desak Pemprov Masukkan Target Stunting di RPJMD

    Juli 28, 2025

    Wagub Kaltim Tekankan Sinkronisasi Program Daerah dan Nasional

    Juli 28, 2025

    Dewan Dorong Pemekaran Sangkulirang Seberang Masuk Dalam Perencanaan Resmi

    Juli 26, 2025

    Rapat Konsultatif Bersama Kemendagri, Pansus RPJMD Kaltim Dorong Penegasan Wilayah

    Juli 26, 2025
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pendidikan Jangan Hanya Andalkan Hafalan, Siswa Harus Dilatih Berkolaborasi

    R’syaAgustus 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun meminta dunia pendidikan tidak hanya berorientasi pada…

    Supardi Sebut Kaltim Jadi Penugasan Paling Berkesan dalam Kariernya

    Agustus 14, 2026

    Efisiensi Jadi Landasan RAPBD 2027 Samarinda, Belanja Tak Prioritas Ditunda

    Agustus 14, 2026

    Kaltim Kejar Swasembada Beras, Capaian Pangan Naik dari 30 Persen Jadi 58 Persen

    Agustus 14, 2026

    Skirining Jadi Kekuatan Pemerintah Kota Samarinda Percepat Jaring Penderita HIV

    Agustus 14, 2026
    1 2 3 … 3,278 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.