Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Jogging Pagi Bukan Sekadar Tren, Ini 6 Penyakit yang Bisa Dicegah

    Mei 10, 2026

    Pasar Segiri Belum Direvitalisasi, DPRD Samarinda Soroti Prioritas Anggaran

    Mei 9, 2026

    Penertiban Parkir di Halaman Warga Disorot, DPRD Nilai Protokol Tidak Tepat

    Mei 9, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kukar»Loa Janan Fokus Turunkan Stunting Lewat Rembuk Desa
    Diskominfo Kukar

    Loa Janan Fokus Turunkan Stunting Lewat Rembuk Desa

    Nur AjijahBy Nur AjijahMei 6, 2025Updated:Mei 8, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekretariat Camat Loa Janan, Min Fiattin saat menjadi narasumber dalam kegiatan rembuk stunting di Desa Loa Diri Ulu
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Kukar – Pemerintah Kecamatan Loa Janan menegaskan komitmennya dalam menanggulangi persoalan stunting melalui pendekatan kolaboratif berbasis desa. Komitmen ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Camat Loa Janan Min Fiattin saat menghadiri kegiatan Rembuk Stunting di Desa Loa Duri Ulu Selasa, 6 Mei 2025.

    Kegiatan yang digelar di Balai Pertemuan Umum Kantor Desa Loa Duri Ulu itu menjadi ruang konsolidasi strategis bagi berbagai pihak—mulai dari pemerintah desa, kader kesehatan, tokoh masyarakat, hingga lintas sektor—untuk bersama-sama menurunkan angka stunting secara sistematis dan berkelanjutan.

    “Rembuk ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan komitmen bersama. Pemerintah Kecamatan sangat mengapresiasi partisipasi aktif Desa Loa Duri Ulu yang telah menunjukkan keseriusan dalam mendukung program Kukar Idaman dan mewujudkan Indonesia Bebas Stunting 2045,” ungkap Min Fiattin dalam paparannya.

    Ia menegaskan bahwa rembuk stunting tidak boleh berhenti pada seremoni, melainkan harus diikuti dengan aksi nyata. Menurutnya, desa adalah ujung tombak pembangunan sumber daya manusia, dimulai dari pencegahan stunting sebagai fondasi.

    Min Fiattin juga menyoroti pentingnya pendekatan menyeluruh dalam penanganan stunting, yang tidak cukup hanya dilakukan dari aspek medis. Ia menyebut aspek ekonomi keluarga, lingkungan bersih, hingga pengetahuan orang tua tentang gizi dan pola asuh sebagai bagian dari solusi jangka panjang.

    “Kunci dari penanganan stunting adalah kolaborasi. Kita tidak bisa hanya mengandalkan satu sisi. Harus ada integrasi antar sektor. Oleh karena itu, desa harus menjadi garda terdepan dalam merancang dan mengawal aksi nyata untuk menurunkan angka stunting,” lanjutnya.

    Dari forum tersebut, dihasilkan sejumlah kesepakatan penting seperti penguatan layanan posyandu, edukasi gizi untuk ibu hamil dan balita, pemberian makanan tambahan (PMT) untuk kelompok rentan, serta pemantauan tumbuh kembang anak. Selain itu, perbaikan sanitasi dan akses air bersih juga disepakati menjadi prioritas.

    Langkah-langkah tersebut akan diperkuat lewat sinergi lintas lembaga serta dukungan alokasi anggaran desa yang berpihak pada isu kesehatan anak dan keluarga. Pemerintah kecamatan juga akan terus mengawal dan mendorong desa-desa lainnya untuk mencontoh pendekatan ini.

    Min Fiattin menyatakan keyakinannya bahwa dengan kolaborasi yang kuat, Desa Loa Duri Ulu dapat menjadi model praktik baik di Loa Janan dalam upaya menciptakan generasi yang sehat dan unggul. (Adv)

    Kecamatan Loa Janan Kukar Min Fiattin Stunting
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Nur Ajijah

    Related Posts

    Wawali Samarinda Tekankan Peran Posyandu dalam Percepatan Penurunan Stunting

    April 29, 2026

    Disdikbud Kaltim Targetkan 2027 Tak Ada Sekolah Rusak, Kekurangan Guru Produktif Jadi Sorotan

    April 14, 2026

    Pantai Pemedas Diserbu Wisatawan, Warga Sanga-Sanga Manfaatkan Libur Lebaran

    Maret 25, 2026

    Pantai Pemedas Samboja Dipadati Pengunjung, Wisatawan Nikmati Libur Lebaran

    Maret 25, 2026

    Cegah Stunting Sejak Dini, DPRD Samarinda Dorong Kolaborasi Lintas Sektor

    Februari 6, 2026

    Inovasi Penanganan Stunting, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan, Data Pasien Divalidasi Mandiri

    Februari 5, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Jogging Pagi Bukan Sekadar Tren, Ini 6 Penyakit yang Bisa Dicegah

    Ratu ArifanzaMei 10, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Di tengah rutinitas yang padat dan gaya hidup serba cepat, banyak orang…

    Pasar Segiri Belum Direvitalisasi, DPRD Samarinda Soroti Prioritas Anggaran

    Mei 9, 2026

    Penertiban Parkir di Halaman Warga Disorot, DPRD Nilai Protokol Tidak Tepat

    Mei 9, 2026

    Kala Fest 2026 Dibuka, Kaltim Siapkan Ekonomi Syariah Jadi Penopang Baru Pasca Batu Bara

    Mei 9, 2026

    Tak Hanya Bunga Bank, DPRD Samarinda Dorong Kebijakan Keuangan Berbasis Manfaat Sosial

    Mei 8, 2026
    1 2 3 … 3,090 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.