Insitekaltim, Samarinda – Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Seno Aji berharap ajang drag bike dapat menjadi solusi untuk mengurangi balap liar dengan menyediakan lintasan resmi bagi generasi muda menyalurkan hobi dan bakat di bidang otomotif.
Menurutnya, penyelenggaraan kejuaraan otomotif secara resmi menjadi langkah positif agar para pegiat balap tidak lagi menggunakan jalan umum sebagai arena balapan.
“Event ini menjadi wadah pembinaan anak-anak muda dan mengurangi balap liar dengan menyalurkan hobi dan bakat ke arah yang lebih positif. Dari pembalap liar menjadi pembalap legal,” ujarnya saat menghadiri pembukaan Open Drag Bike Dhira Brata Cup 2026 di lahan eks Bandara Temindung, Samarinda, Sabtu, 25 Juli 2026.
Seno mengapresiasi Polri yang menggelar Open Drag Bike Dhira Brata Cup dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan tersebut menunjukkan perhatian terhadap masyarakat, khususnya komunitas otomotif, sekaligus membuka ruang pembinaan bagi calon pembalap.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polri yang telah mengadakan event drag bike ini dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Ini merupakan wujud perhatian Polri kepada masyarakat di daerah, khususnya bagi para pegiat otomotif,” tuturnya.
Ia juga mendukung pemanfaatan lahan eks Bandara Temindung sebagai lokasi penyelenggaraan berbagai kegiatan, termasuk ajang otomotif. Keberadaan lintasan balap resmi dinilai dapat mendukung pembinaan atlet sekaligus menekan praktik balap liar yang membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Seno berharap sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat agar pembinaan pegiat otomotif di Kalimantan Timur berjalan berkelanjutan.
“Di tempat ini, sinergi yang lebih baik terjalin antara kepolisian, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan untuk pembinaan anak-anak muda di bidang otomotif. Bagi peserta, bertandinglah dengan penuh semangat dan junjung tinggi sportivitas,” pungkasnya.

