Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Konflik Lahan Korpri Loa Bakung Tak Kunjung Tuntas, Pemprov Kaltim Revisi Aturan Sewa Lahan

    Mei 20, 2026

    Kas Daerah Tertekan, Utang Proyek Pemkot Samarinda Capai Rp400 Miliar

    Mei 20, 2026

    DPRD Pertanyakan Efektivitas Digitalisasi Pendidikan Samarinda Tanpa Parameter Jelas

    Mei 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Layanan Gawat Darurat Prioritas Utama, Andi harun: Penanganan Kasus IA Moeis Masih Dikaji
    Samarinda

    Layanan Gawat Darurat Prioritas Utama, Andi harun: Penanganan Kasus IA Moeis Masih Dikaji

    Andika SaputraBy Andika SaputraMaret 26, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat menanggapi pertanyaan wartawan (Insitekaltim/Andika)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun menegaskan bahwa pelayanan kesehatan khususnya dalam kondisi gawat darurat harus menjadi prioritas utama di seluruh fasilitas kesehatan yang ada di Kota Samarinda.

    Penegasan tersebut disampaikannya sebagai respons atas isu pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Inche Abdoel (IA) Moeis yang belakangan menjadi perhatian publik.

    Menurutnya, pemerintah kota tidak akan terburu-buru dalam mengambil sikap sebelum seluruh fakta dan kronologi kejadian dipahami secara utuh. Setiap keputusan yang diambil harus didasarkan pada data dan informasi yang valid agar tidak menimbulkan kesalahan kebijakan.

    “Kami tidak ingin tergesa-gesa dalam merespons sebelum posisi kasusnya benar-benar jelas,” ujarnya, Kamis 26 Maret 2026.

    Meski demikian ia menekankan bahwa dalam situasi darurat keselamatan pasien harus menjadi prioritas utama dibandingkan dengan urusan administratif. Dalam kondisi tertentu, prosedur administrasi dapat menyusul setelah pasien mendapatkan penanganan awal yang memadai.

    “Penanganan pasien gawat darurat harus diutamakan, sementara administrasi bisa menyusul,” tegasnya.

    Lebih lanjut, pemerintah kota saat ini tengah melakukan kajian terhadap berbagai aspek pelayanan kesehatan termasuk kemungkinan mekanisme rujukan pasien yang dapat dilakukan langsung oleh pihak rumah sakit.

    Kajian tersebut dilakukan secara menyeluruh dengan mempertimbangkan regulasi yang berlaku baik dalam Undang-Undang Kesehatan maupun kode etik kedokteran.

    Hal ini penting untuk memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil tidak bertentangan dengan aturan hukum serta tetap menjunjung tinggi profesionalisme tenaga medis.

    “Kita harus memastikan semuanya sesuai dengan aturan yang berlaku,” jelasnya.

    Ia juga menegaskan bahwa pendekatan yang diambil pemerintah bukan semata-mata untuk merespons cepat sebuah isu, melainkan untuk memastikan solusi yang dihasilkan benar-benar tepat dan tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.

    Menurutnya, langkah yang terburu-buru tanpa dasar yang kuat justru berpotensi menimbulkan kesalahan dalam pengambilan keputusan.

    “Lebih baik kita hati-hati, daripada cepat tapi keliru,” tambahnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Andi Harun juga mengajak seluruh pihak termasuk masyarakat untuk bersabar dan memberikan ruang bagi pemerintah dalam menyelesaikan persoalan ini secara komprehensif.

    Ia memastikan bahwa pemerintah tetap memiliki komitmen tinggi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Samarinda khususnya dalam hal penanganan pasien yang membutuhkan tindakan cepat dan tepat.

    Dengan adanya kajian yang sedang berlangsung, diharapkan ke depan sistem pelayanan kesehatan di Samarinda dapat berjalan lebih optimal, transparan, serta mampu memberikan rasa aman dan kepercayaan bagi masyarakat.

    “Keselamatan pasien tetap menjadi prinsip utama dalam setiap kebijakan yang diambil pemerintah kota,” pungkasnya.

    Andi Harun layanan gawat darurat RSUD IA Moeis
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    WFH Diawasi Real-Time, Andi Harun Yakin ASN Samarinda Tak Berani Main Mata

    Mei 16, 2026

    Pelantikan PDKT Kaltim 2026–2031, DPRD Samarinda Soroti Penguatan Peran Masyarakat Adat

    Mei 16, 2026

    Samarinda Tuan Rumah Judo Kapolri Cup 2026, Wali Kota Tekankan Sportivitas

    Mei 16, 2026

    Festival Samarinda Naik Kelas, Andi Harun Dorong Payung Hukum Perda untuk Agenda Budaya

    Mei 14, 2026

    Belum Ditemukan Pencemaran Lingkungan Akibat Limbah Beracun

    Mei 11, 2026

    Mahasiswa Lakukan Aksi Simbolik, Pemprov Kaltim Sebut Tak Ada Undangan Resmi

    Mei 6, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Konflik Lahan Korpri Loa Bakung Tak Kunjung Tuntas, Pemprov Kaltim Revisi Aturan Sewa Lahan

    SittiMei 20, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Polemik status kepemilikan lahan di kawasan Perumahan Korpri Loa Bakung Kota Samarinda…

    Kas Daerah Tertekan, Utang Proyek Pemkot Samarinda Capai Rp400 Miliar

    Mei 20, 2026

    DPRD Pertanyakan Efektivitas Digitalisasi Pendidikan Samarinda Tanpa Parameter Jelas

    Mei 20, 2026

    Kejati Kaltim Sita Lagi Rp57 Miliar Kasus Tambang Kukar, Total Uang Diselamatkan Capai Rp271 Miliar

    Mei 20, 2026

    Rekrutmen CASN 2026 Makin Dekat, Kepala BKN Pastikan Pengumuman Segera Dirilis

    Mei 20, 2026
    1 2 3 … 3,099 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.