Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Tahun Depan Pendataan Seragam Gratispol Kaltim Bakal Masuk Form SPMB

    September 23, 2026

    Asap Karhutla Kaltim Belum Hilang, Masih Bertahan di Atmosfer hingga Musim Hujan

    September 23, 2026

    Parkir Berlangganan Samarinda Belum Siap, DPRD Soroti Sistem dan Target Rp200 Miliar

    September 23, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Kesehatan»Lampaui Target Nasional, Stunting di Samarinda Turun Jadi 17,13 Persen
    Kesehatan

    Lampaui Target Nasional, Stunting di Samarinda Turun Jadi 17,13 Persen

    IraBy IraJuli 14, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kadinkes Samarinda, Ismid Kusasih (Insitelaltim/Nur)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Angka prevalensi stunting di Kota Samarinda terus menunjukkan tren penurunan, dari 20 persen menjadi 17,13 persen pada 2025. Prevalensi stunting berhasil ditekan tersebut, lebih rendah dari target nasional sebesar 18 persen.

    Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Samarinda Ismid Kusasih mengatakan, capaian tersebut menjadi indikator. Bahwa upaya penanganan stunting di Kota Tepian, berjalan sesuai jalur yang telah direncanakan.

    “Alhamdulillah angka stunting kita turun. Semoga, terus menurun,”ujarnya, Selasa, 14 Juli 2026.

    Ia menjelaskan, capaian tersebut berdasarkan data elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM), yang digunakan sebagai acuan pemantauan kondisi stunting di daerah.

    Menurut Ismid, keberhasilan menurunkan angka stunting. Tidak hanya menjadi hasil kerja Dinas Kesehatan, tetapi merupakan buah kolaborasi lintas sektor di bawah koordinasi pemerintah daerah.

    “Penanganan stunting ini bukan hanya urusan Dinas Kesehatan. Semua perangkat daerah terlibat sesuai tugas masing-masing. Karena itu penanganannya harus dilakukan secara bersama-sama,” katanya.

    Berdasarkan data Dinkes Samarinda, tren prevalensi stunting dalam beberapa tahun terakhir terus membaik. Meski sempat mengalami fluktuasi, pada masa pandemi Covid-19.

    Pada 2020 angka stunting tercatat sebesar 24,7 persen, kemudian turun menjadi 21,6 persen pada 2021.

    Angka tersebut kembali meningkat menjadi 25,3 persen pada 2022, lalu menurun menjadi 24,4 persen pada 2023, 20,3 persen pada 2024, hingga mencapai 17,13 persen pada 2025.

    Ismid berharap, tren positif tersebut dapat terus dipertahankan melalui penguatan intervensi spesifik dan sensitif. Termasuk peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak, pemenuhan gizi, serta kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kota Samarinda.

    Dinkes Samarinda Ismid Kusasih PPGBM Stunting
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ira

    Related Posts

    Pembuluh Darah Bisa Menyempit Diam-Diam, Ini Penyebab dan Risikonya

    September 22, 2026

    Jalan Sedikit Sudah Tersengal? Waspadai Tanda Gagal Jantung

    September 21, 2026

    Kunjungan Poli Jantung RSUD IA Moeis Tembus 1.100, Klinik Gagal Jantung Diperkuat

    September 20, 2026

    Beban Penyakit Jantung Tinggi, RSUD IA Moies Samarinda Siapkan Layanan Khusus

    September 19, 2026

    Intrusi Air Laut Ganggu Distribusi, Dinkes Samarinda Imbau Air PDAM untuk MCK

    September 18, 2026

    Anak Usia Sekolah Terpapar HIV, Edukasi Pencegahan Akan Masuk Sekolah

    September 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Tahun Depan Pendataan Seragam Gratispol Kaltim Bakal Masuk Form SPMB

    AminahSeptember 23, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pendataan ukuran seragam peserta didik dalam program Gratispol di Kalimantan Timur (Kaltim)…

    Asap Karhutla Kaltim Belum Hilang, Masih Bertahan di Atmosfer hingga Musim Hujan

    September 23, 2026

    Parkir Berlangganan Samarinda Belum Siap, DPRD Soroti Sistem dan Target Rp200 Miliar

    September 23, 2026

    Disdikbud Samarinda Minta Penggunaan AI dan Gawai di Sekolah Dibatasi

    September 23, 2026

    Distribusi Pangan Terkendala Armada dan Antrean Solar, Gudang Baru Disiapkan di Sejumlah Daerah

    September 23, 2026
    1 2 3 … 3,359 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.