Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Polda Kaltim Luncurkan URC Reserse, Respons Laporan Kejahatan 24 Jam

    Agustus 13, 2026

    Tegaskan HIV/AIDS Isu Kesehatan Masyarakat, IAC Minta Perda Baru Bebas Stigma dan Diskriminasi

    Agustus 13, 2026

    Guru Masih Kurang 500 Orang, Disdikbud Samarinda Prioritaskan Perbaikan Sarpras Sekolah

    Agustus 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Laila Ingatkan KPU Tekan Tingginya Angka Golput di Samarinda
    DPRD Samarinda

    Laila Ingatkan KPU Tekan Tingginya Angka Golput di Samarinda

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaMei 31, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda Hj Laila Fatihah mengingatkan agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) bekerja keras menekan angka golongan putih (golput) pada pemilhan umum (pemilu) 2024 mendatang.

    Pesan ini harus Laila sampaikan sebab pada pemilihan wali kota Samarinda tahun 2020 lalu, jumlah partisipasi pemilih hanya 51,84%. Artinya ada sekitar 48,16% masyarakat yang memilih untuk golput. Angka ini menjadi yang tertinggi di Kaltim.

    Menurut Lalila, pihak yang paling bertanggung jawab untuk melakukan sosialisasi menekan angka golput ini adalah KPU Samarinda.

    “Kalau untuk sosialisasi supaya tidak golput, ini kerjaannya KPU ya, ” kata Laila Fatihah di DPRD Samarinda, Rabu (31/5/2023).

    Wanita kelahiran Kota Malang ini juga mengatakan bahwa sosialisasi pemilu oleh KPU seharusnya sudah dilakukan sejak jauh-jauh hari.

    Dia juga menyebutkan bahwa sosialisasi tidak cukup hanya mengandalkan media sosial, tetapi harus juga turun ke kelurahan-kelurahan agar masyarakat mendapatkan pemahaman yang cukup guna menghindari tindakan golput.

    Laila menambahkan, pihak DPRD Samarinda sendiri sebenarnya juga tidak tinggal diam.

    Mereka juga selalu memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa satu suara mereka akan sangat berarti dalam menentukan pembangunan Kota Samarinda.

    “Kalau kami di Lembaga (DPRD) sudah ga kurang-kurang untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat,” ungkap Laila.

    Memang, sosialisasi yang mereka lakukan bukan berskala besar. Sebab sosialisasi dan edukasi tentang pentingnya hak pilih di pemilu itu disampaikan saat mereka melakukan reses dan bertemu masyarakat.

    Cara lain yang bisa dilakukan untuk mengurangi angka golput adalah dengan mendorong parta-partai memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak memilih golput.

    DPRD KPU Pemilu
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Andi Harun Dorong Pilkada Samarinda Tanpa Politik Uang, Utamakan Kualitas dan Integritas

    Agustus 8, 2026

    PAN Panaskan Mesin Politik 2029, Edi Oloan Bentuk 2.000 Relawan TPS di Samarinda

    Juli 25, 2026

    Data Partai Politik di Kaltim Dimutakhirkan, KPU Mulai Validasi Berkelanjutan

    Juli 19, 2026

    Kemampuan Fiskal Terbatas, Pengentasan 26 Hektare Kawasan Kumuh Samarinda Masih Gantung

    Juli 9, 2026

    Lelang Lambat Imbas Dinamika Anggaran Pusat, Realisasi Fisik PUPR Masih Minim

    Juli 9, 2026

    Tiga Jalan Protokol di Samarinda Gelap Gulita, Dewan Desak Dishub Segera Peremajaan Tiang

    Juli 9, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Polda Kaltim Luncurkan URC Reserse, Respons Laporan Kejahatan 24 Jam

    Andika SaputraAgustus 13, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kepolisian Daerah Kalimantan Timur (Polda Kaltim) meluncurkan Unit Reaksi Cepat (URC) jajaran…

    Tegaskan HIV/AIDS Isu Kesehatan Masyarakat, IAC Minta Perda Baru Bebas Stigma dan Diskriminasi

    Agustus 13, 2026

    Guru Masih Kurang 500 Orang, Disdikbud Samarinda Prioritaskan Perbaikan Sarpras Sekolah

    Agustus 13, 2026

    Penjangkauan HIV di Samarinda Makin Sulit, PKBI Soroti Pemangkasan Anggaran dan Penolakan Sosial

    Agustus 13, 2026

    Capaian SPM HIV Samarinda Tembus 99,8 Persen, Dinkes Ungkap Rahasianya

    Agustus 13, 2026
    1 2 3 … 3,276 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.