Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Hipertensi Masih Jadi Penyakit Terbanyak di Samarinda, Capai 53.972 Kasus dalam Enam Bulan

    July 31, 2026

    Warga Diminta Segera Melapor Bila Muncul Riwayat Pemeriksaan Tak Dikenal di Satu Sehat

    July 31, 2026

    Anak Putus Sekolah hingga Anak Jalanan Masuk Sekolah Rakyat, MPLS Dua Pekan Dimulai

    July 31, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kukar»Kukar Sukses Kendalikan Inflasi: Strategi Jitu Pemkab di Triwulan I 2025
    Diskominfo Kukar

    Kukar Sukses Kendalikan Inflasi: Strategi Jitu Pemkab di Triwulan I 2025

    VinsensiusBy VinsensiusMarch 26, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Kukar – Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali mencatatkan prestasi gemilang dalam pengendalian inflasi daerah pada Triwulan I tahun 2025. Melalui strategi yang matang dan kerja sama erat dengan berbagai pihak, Pemkab Kukar berhasil meredam lonjakan harga kebutuhan pokok yang sempat meningkat di awal tahun.

    Hal ini disampaikan oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kukar, Ahyani Fadianur Diani pada saat kegiatan High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Kutai Kartanegara di Aula Kantor Bappeda Kutai Kartanegara, Selasa, 25 Maret 2025.

    Berdasarkan Indeks Perkembangan Harga (IPH), pada bulan Januari terjadi tren kenaikan harga, terutama pada pekan pertama. Beberapa komoditi utama yang mengalami lonjakan harga meliputi cabai merah, cabai rawit, dan daging ayam ras. Kenaikan harga berlanjut hingga pekan kedua dan ketiga, di mana harga beras ikut mengalami peningkatan.

    Namun, kata dia, lonjakan harga ini tidak bertahan lama. Memasuki bulan Februari, upaya pengendalian yang dilakukan Pemkab Kukar mulai membuahkan hasil. Beberapa komoditi menunjukkan tren penurunan harga, terutama pada pekan pertama. Daging ayam ras, cabai rawit, dan beras mengalami penurunan signifikan. Tren ini terus berlanjut hingga pekan keempat, dengan daging ayam ras dan beras tetap mengalami penurunan harga.

    Pada bulan Maret, meskipun masih terdapat kenaikan harga pada beberapa komoditi seperti cabai rawit, cabai merah, bawang merah, dan daging ayam. Pemkab Kukar tetap berkomitmen untuk menjaga stabilitas harga.

    Menurutnya hasil identifikasi menunjukkan bahwa cabai merah, cabai rawit, dan beras merupakan komoditi yang paling sering mengalami fluktuasi harga selama Januari hingga Maret. Salah satu faktor utama penyebab lonjakan harga adalah tingginya intensitas hujan di awal tahun. Cuaca ekstrem ini menyebabkan gagal panen di daerah produksi maupun di daerah panen lokal, sehingga pasokan menurun dan harga meningkat.

    Selain itu, sambungnya, fenomena deflasi pada bulan Februari juga terjadi akibat menurunnya pengeluaran masyarakat. Hal ini dipengaruhi oleh kebijakan subsidi PLN yang diberikan oleh pemerintah pusat pada Januari dan Februari 2025. Subsidi ini membantu mengurangi beban pengeluaran masyarakat, sehingga permintaan terhadap barang kebutuhan pokok sedikit berkurang.

    Ia menambahkan dalam upaya menjaga stabilitas harga, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kukar menerapkan beberapa strategi utama. Pertama, Pelaporan Berkala. TPID secara rutin menyampaikan laporan pengendalian inflasi daerah ke laman Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk monitoring dan evaluasi. Kedua, Rapat Koordinasi. Pemkab Kukar secara aktif mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) pengendalian inflasi yang diselenggarakan oleh Kemendagri.

    Ketiga, Monitoring Ketersediaan Pangan. Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kukar rutin menyusun neraca ketersediaan pangan untuk memastikan pasokan tetap terjaga dan menjadi bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan. Menjelang bulan Ramadan dan Idulfitri 1446 H, Pemkab Kukar semakin gencar melakukan intervensi untuk mengantisipasi lonjakan harga.

    Ia merincikan beberapa langkah yang diambil meliputi: Pertama, percepatan operasi pasar. Operasi pasar digelar secara intensif untuk memastikan masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang stabil dan terjangkau. Kedua, penyaluran LPG 3 Kg. Distribusi gas LPG bersubsidi diperketat untuk memastikan ketersediaannya bagi masyarakat yang berhak. Ketiga,
    stabilisasi harga bahan pokok. Pemerintah daerah memastikan bahwa stok bahan pokok mencukupi hingga Ramadan dan Idulfitri, sehingga masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan selama momen tersebut. Keempat, optimalisasi distribusi pangan. Pemkab Kukar berupaya meningkatkan efisiensi sistem distribusi, agar pasokan pangan dapat tersalurkan dengan lancar hingga ke pelosok daerah.

    Dengan berbagai strategi dan kebijakan yang telah diterapkan, Pemkab Kukar menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah. Kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan kondisi ekonomi yang kondusif.

    Ahyani Fadianur Diani menegaskan bahwa Pemkab Kukar akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi kebijakan untuk memastikan pengendalian inflasi yang lebih optimal. Dengan langkah-langkah konkret yang telah diambil, diharapkan masyarakat Kukar dapat merasakan dampak positif dalam kesejahteraan ekonomi mereka. (Adv)

    Ahyani Fadianur Diani Inflasi Pemkab Kukar
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Vinsensius

    Related Posts

    Kebutuhan Pokok Samarinda 90 persen Masih Dipasok dari Luar, Dorong Inflasi Jadi 3,53 Persen

    July 26, 2026

    Inflasi Samarinda Capai 3,53 Persen, Pemkot Perkuat Pengawasan Pangan dan Distribusi

    July 14, 2026

    BI Pastikan Kondisi Kaltim Tetap Terkendali, Inflasi Juni 2026 Capai 3,20 Persen

    July 5, 2026

    Inflasi Kaltim Naik Jadi 3,20 Persen di Juni 2026, Samarinda Tertinggi

    July 2, 2026

    Heni Purwaningsih Pastikan: Kenaikan BBM Berdampak Terhadap Inflasi dan Harga Barang di Kaltim

    June 29, 2026

    Pemkot Samarinda Prioritaskan Pengendalian Inflasi untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi 2027

    March 10, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Hipertensi Masih Jadi Penyakit Terbanyak di Samarinda, Capai 53.972 Kasus dalam Enam Bulan

    R’syaJuly 31, 2026

    Insitkaltim, Samarinda – Hipertensi masih menjadi persoalan kesehatan paling serius di Kota Samarinda. Sepanjang Januari…

    Warga Diminta Segera Melapor Bila Muncul Riwayat Pemeriksaan Tak Dikenal di Satu Sehat

    July 31, 2026

    Anak Putus Sekolah hingga Anak Jalanan Masuk Sekolah Rakyat, MPLS Dua Pekan Dimulai

    July 31, 2026

    Mitchell Baker Hattrick, Indonesia Gilas Kamboja 5-1 di Laga Pembuka ASEAN Championship 2026

    July 30, 2026

    Jaga Kesehatan Fiskal Samarinda, Andi Harun Pilih Efisiensi Ketimbang Utang

    July 30, 2026
    1 2 3 … 3,249 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.