Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Debu dan Asap Makin Pekat, Kasus ISPA di Samarinda Naik 22,8 Persen

    Agustus 29, 2026

    Merdeka Run 2026, Ketika Ribuan Langkah Bertemu Semangat Kemerdekaan di Monas

    Agustus 29, 2026

    Dari Perpustakaan Kecil di Kamar hingga Berburu Buku Murah di Festival Literasi Kaltim

    Agustus 29, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Daerah»Kubar dan Mahulu Masih Berstatus Tertinggal, Jauhar: Kurangi Kesenjangan Antar Desa
    Daerah

    Kubar dan Mahulu Masih Berstatus Tertinggal, Jauhar: Kurangi Kesenjangan Antar Desa

    AdminBy AdminMaret 26, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Dina – Editor: Redaksi
    Insitekaltim, Samarinda – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) dalam proses penilaian Indeks Desa Membangun (IDM). “Kaltim sendiri rata-rata desa masih dalam status berkembang, kecuali Kabupaten Kutai Barat dan Mahakam Ulu yang masih dalam status tertinggal,” ungkap M Jauhar Efendi, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD), Kamis (26/3/2020) saat dikonfirmasi Insitekaltim.com, via telepon selulernya.
    Secara umum IDM disusun agar dapat memberikan panduan kepada pemerintah pusat, pemerintah daerah dan pemerintah desa, sebagai basis data dan informasi dalam proses perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi pembangunan desa.
    Kemudian, Pasal 2 Permendes PDTT (Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi) Nomor 2 tahun 2016, menyebut maksud dan ruang lingkup IDM yakni tindakan pemerintah dalam mengentaskan desa tertinggal dan meningkatkan desa mandiri. Menyediakan data serta informasi bagi pembangunan desa.
    Pada 2017, IDM Kaltim masih mencapai 0,068. Dengan kata lain, rata-rata desa di Kaltim masih berstatus tertinggal. “Alhamdulillah pada 2019 IDM Kaltim mengalami peningkatan menjadi 0,074. Dengan demikian, desa di Kaltim sudah mengalami peningkatan status dari desa tertinggal menjadi desa berkembang,” terang Jauhar.
    Kamudian, pada posisi nasional IDM Kaltim sudah diatas rata-rata angka nasional. Dari hasil pemantauan DPMPD melalui data yang ada, terjadi perkembangan terhadap beberapa desa di Kaltim. Dimana, Kaltim memiliki 7 kabupaten dan 841 desa. Pada tahun 2017 masih ada 4 kabupaten tertinggal dan 3 kabupaten berkembang. Berbeda pada 2019 terjadi peningkatan dibeberapa desa dan sisa 2 kabupaten yang saat ini masih tertinggal.
    Jauhar menjelaskan, IDM ini tergabung dalam beberapa komponen seperti, Indek Ketahanan Sosial (IKS), Indek Ketahanan Ekonomi (IKE), serta Indek Ketahanan Lingkungan (IKL). “Kalau mau tau hasilnya setiap desa seperti apa perkembanganya dilihat saja apabila angkanya semakin besar berarti semakin bagus,” ucapnya.
    Lebih lanjut Ia menegaskan untuk tidak memberikan target kepada desa mandiri. Karena yang terpenting adalah rasa keadilan terlebih dahulu, dan lebih memfokuskan bagaimana yang sangat tertinggal ini bisa menjadi berkembang dulu.
    “Sebenarnya kami diberikan target dalam 5 tahun ini untuk bisa menjadikan 150 desa yang sangat tertinggal itu menjadi desa berkembang. Namun dalam jangka 1 tahun sudah terlihat perkembanganya secara signifikan. Ini merupakan prestasi yang harus diapresiasi,” pungkasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    FKUB Kaltim Dorong Pengurus Baru Samarinda Jadi Percontohan Kerukunan

    Agustus 11, 2026

    Jejak Laut Purba di Tangga Bidadari Jadi Modal Geopark Sangkulirang-Mangkalihat

    Juli 7, 2026

    20 Juta Kiloliter Bensin Masih Impor, Bahlil: Akan Kita Konversi ke Etanol

    Mei 22, 2026

    Bahlil Ingatkan KKKS, Segera Serahkan PI Kaltim

    Mei 21, 2026

    Rekrutmen CASN 2026 Makin Dekat, Kepala BKN Pastikan Pengumuman Segera Dirilis

    Mei 20, 2026

    Sertifikasi Gratis Jadi Bekal Peserta Magang Hadapi Dunia Kerja

    Mei 7, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Debu dan Asap Makin Pekat, Kasus ISPA di Samarinda Naik 22,8 Persen

    Ratu ArifanzaAgustus 29, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kondisi udara di Samarinda yang dipenuhi debu dan asap kebakaran hutan dan…

    Merdeka Run 2026, Ketika Ribuan Langkah Bertemu Semangat Kemerdekaan di Monas

    Agustus 29, 2026

    Dari Perpustakaan Kecil di Kamar hingga Berburu Buku Murah di Festival Literasi Kaltim

    Agustus 29, 2026

    Inflasi Mendekati 4 Persen, Bapenda Samarinda Pantau Dampaknya ke Penerimaan Pajak

    Agustus 29, 2026

    Sempat Vakum karena Anggaran, Festival Literasi Kaltim Kini Hidup Lagi Lewat Kolaborasi

    Agustus 29, 2026
    1 2 3 … 3,306 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.