Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pusat Layanan Gedung Pandurata Jadi Rawat Inap Baru RSUD AWS

    July 26, 2026

    Kebutuhan Pokok Samarinda 90 persen Masih Dipasok dari Luar, Dorong Inflasi Jadi 3,53 Persen

    July 26, 2026

    Bukan Sekadar Lari, Euforia Bhayangkara Run Bikin Peserta Ingin Kembali

    July 26, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Bontang»Koordinasi Lemah, Proyek Jalan di Bontang Dianggap Tak Terencana
    DPRD Bontang

    Koordinasi Lemah, Proyek Jalan di Bontang Dianggap Tak Terencana

    SittiBy SittiNovember 12, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Komisi C Joni Alla Padang
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Bontang – Anggota Komisi C DPRD Kota Bontang Joni Alla Padang menyoroti lemahnya koordinasi dalam perencanaan proyek infrastruktur jalan di Kota Taman.

    Salah satu contoh nyata dari masalah ini terlihat pada rencana penggusuran lahan warga di sekitar RSUD Kota Bontang yang dinilai kurang terencana dan menimbulkan keresahan bagi masyarakat.

    Hal ini disampaikan Joni dalam rapat kerja Komisi C dengan Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapperida) pada Senin (11/11/2024).

    Joni menyebutkan bahwa Bapperida seharusnya lebih proaktif dalam mengawal arah pembangunan daerah, khususnya dalam memastikan proyek-proyek strategis tidak mengganggu kesejahteraan masyarakat.

    “Otak dari segala yang berjalan di Bontang ini ada di Bapperida, yang memegang fungsi koordinasi, evaluasi, dan pengendalian. Tapi di lapangan kita lihat ada masalah koordinasi, contohnya proyek jalan di sekitar RSUD yang menimbulkan keresahan warga. Seharusnya tidak terjadi jika perencanaannya matang,” ungkap Joni.

    Salah satu permasalahan yang disoroti Joni adalah rencana penggusuran lahan hingga lima meter dari badan jalan di sekitar RSUD. Rencana tersebut, menurutnya, tidak muncul dalam perencanaan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur dan membuat warga sekitar tidak siap dengan dampak yang akan mereka hadapi.

    Joni menyayangkan hal ini karena menimbulkan kesan bahwa proyek tersebut tidak direncanakan secara menyeluruh dan hanya akan menambah beban masyarakat.

    “Sebelumnya saya bertanya ke Dinas PUPR mengapa rencana jalan di RSUD ini terkesan amburadul dan kurang koordinasi. Jawabannya, setiap OPD saat ini menangani perencanaan masing-masing. Padahal, Bapperida punya fungsi koordinasi yang seharusnya mengatasi hal seperti ini agar lebih terstruktur,” kata Joni.

    Menanggapi hal tersebut, Kepala Bapperida Kota Bontang Amirudin menjelaskan bahwa pihaknya saat ini tengah berupaya meningkatkan keselarasan perencanaan pembangunan kota dari tingkat pusat hingga daerah.

    Di bawah kebijakan pemerintahan baru Presiden Prabowo Subianto, kata Amirudin, perencanaan pembangunan kota akan diselaraskan untuk mencapai target nasional tahun 2045.

    “Penyusunan perencanaan tahun ini sudah diselaraskan antara pusat, provinsi, dan kabupaten/kota. Semua target-target pembangunan hingga 2045 kini dipastikan terintegrasi dari pusat hingga daerah. Khususnya di Kota Bontang, kita sudah merancang target Bontang Sentosa 2045 dalam RPJMD yang disusun setiap lima tahun,” jelas Amiluddin.

    Ia juga menyampaikan bahwa upaya koordinasi lintas sektor dalam pembangunan Kota Bontang akan terus diperkuat, termasuk dalam proyek infrastruktur yang berkaitan langsung dengan masyarakat.

    Bapperida DPRD Bontang Joni Alla Padang
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Pagu Bapperida Samarinda 2027 Tembus Rp36 Miliar, Gaji dan Revisi RPJMD Jadi Prioritas

    July 10, 2026

    Rizal Desak Pemerintah agar Pegawai Non-ASN Diangkat P3K

    February 12, 2025

    Yassier Arafat Sebut Lapangan Berbas Pantai Butuh Perbaikan, Bukan Alih Fungsi

    November 28, 2024

    DPT Bontang Naik, Ketua DPRD Optimis Partisipasi Pemilih Tinggi

    November 26, 2024

    Gandeng Unmul, DPRD Bontang Godok Aturan Pelindung UMKM-Pasar Rakyat dari Gempuran Waralaba

    November 25, 2024

    RT 18 Sabet Juara Pertama Liga Bocah U-12 Berbas Pantai

    November 24, 2024
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pusat Layanan Gedung Pandurata Jadi Rawat Inap Baru RSUD AWS

    Nur AjijahJuly 26, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Gedung Pandurata akan difungsikan sebagai pusat layanan rawat inap baru RSUD Abdul…

    Kebutuhan Pokok Samarinda 90 persen Masih Dipasok dari Luar, Dorong Inflasi Jadi 3,53 Persen

    July 26, 2026

    Bukan Sekadar Lari, Euforia Bhayangkara Run Bikin Peserta Ingin Kembali

    July 26, 2026

    Meski Berat dan Merepotkan, Tumbler Tetap Jadi Andalan Anak Muda Saat Beraktivitas

    July 26, 2026

    Dikiranya Keren, Ternyata Jurusan Kuliah Favorit Orang Indonesia Ini Malah Dibuang oleh China

    July 26, 2026
    1 2 3 … 3,240 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.