Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    20 Juta Kiloliter Bensin Masih Impor, Bahlil: Akan Kita Konversi ke Etanol

    Mei 22, 2026

    Realisasi Retribusi Masih Lemah, DPRD Samarinda Usul Pemkot Buat Dashboard PAD Real Time

    Mei 22, 2026

    Pemkot Samarinda Kejar 80 Persen Transaksi Pajak Berbasis Non Tunai

    Mei 22, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Kukar»Kontribusi Besar Pembangunan Minim, IMABA Desak Transparansi APBD Kukar untuk Muara Badak
    Kukar

    Kontribusi Besar Pembangunan Minim, IMABA Desak Transparansi APBD Kukar untuk Muara Badak

    Andika SaputraBy Andika SaputraApril 3, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua IMABA, Andi Riski Lukman (Andi Riski)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Kukar – Ikatan Mahasiswa Muara Badak (IMABA) menyoroti belum meratanya pembangunan di Kecamatan Muara Badak, meski wilayah tersebut dikenal sebagai salah satu penyumbang pendapatan daerah di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

    Ketua IMABA Andi Riski Lukman menilai, kontribusi besar Muara Badak dari sektor sumber daya alam belum sejalan dengan pembangunan yang dirasakan masyarakat.

    “Muara Badak punya kontribusi besar bagi daerah, tetapi perkembangan pembangunannya belum terlihat signifikan,” ujarnya, Jumat 3 April 2026.

    Ia mengungkapkan dengan total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kukar yang mencapai sekitar Rp7 triliun pada tahun 2026, pemerintah daerah perlu lebih terbuka dalam menyampaikan distribusi anggaran, khususnya untuk wilayah Muara Badak.

    “Kami berharap ada transparansi anggaran agar masyarakat tahu sejauh mana perhatian pemerintah terhadap pembangunan di Muara Badak,” tegasnya.

    Menurutnya, berbagai persoalan mendasar masih dihadapi masyarakat, mulai dari kondisi infrastruktur hingga keterbatasan fasilitas umum di sejumlah desa. Hal ini dinilai belum mencerminkan pemerataan pembangunan yang seharusnya.

    Sebagai langkah konkret, IMABA juga mendorong dilaksanakannya Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pemerintah daerah dan DPRD Kukar untuk membahas secara terbuka alokasi anggaran bagi Muara Badak.

    “Kalau bisa dilakukan RDP itu lebih baik, sehingga kita bisa mengetahui secara pasti berapa anggaran yang dialokasikan untuk Muara Badak,” jelasnya.

    Andi Riski menegaskan bahwa kritik yang disampaikan merupakan bentuk kepedulian mahasiswa sebagai bagian dari kontrol sosial terhadap kebijakan pembangunan daerah.

    “Kami ingin pembangunan bisa dirasakan secara adil, terutama bagi daerah yang selama ini berkontribusi besar,” tambahnya.

    IMABA pun berharap ke depan Muara Badak tidak hanya menjadi daerah penghasil tetapi juga dapat merasakan manfaat pembangunan secara merata dan berkelanjutan.

    “Harapannya pembangunan di Muara Badak bisa lebih diperhatikan agar masyarakat benar-benar merasakan dampaknya,” pungkasnya.

    APBD IMABA RDP Riski Lukman
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Ledakan Proyek Besar di Samarinda Dinilai Belum Berdampak Signifikan pada Penurunan Angka Pengangguran

    Mei 22, 2026

    Andi Harun Bongkar Pos Anggaran Rp98 Miliar, Dorong Efisiensi dan Integrasi Sistem Pemerintahan

    April 22, 2026

    PAD Samarinda Lampaui Target, Kemandirian Fiskal Mulai Menguat

    April 22, 2026

    Salah Ukur Ulang, Lima KK di Palaran Terancam Kehilangan Lahan Bersertifikat

    April 22, 2026

    Dana Bantuan Parpol Disorot, Wawali Samarinda Tekankan Akuntabilitas

    April 20, 2026

    Soal BPJS Kota dan Provinsi, Iswandi Tegaskan Jangan Bikin Publik Bingung

    April 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    20 Juta Kiloliter Bensin Masih Impor, Bahlil: Akan Kita Konversi ke Etanol

    R’syaMei 22, 2026

    Insitekaltim, Tangerang – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan pemerintah mulai…

    Realisasi Retribusi Masih Lemah, DPRD Samarinda Usul Pemkot Buat Dashboard PAD Real Time

    Mei 22, 2026

    Pemkot Samarinda Kejar 80 Persen Transaksi Pajak Berbasis Non Tunai

    Mei 22, 2026

    Bapenda Samarinda Ingatkan ASN Jadi Garda Terdepan Edukasi BPHTB dan Layanan Pajak

    Mei 22, 2026

    Ledakan Proyek Besar di Samarinda Dinilai Belum Berdampak Signifikan pada Penurunan Angka Pengangguran

    Mei 22, 2026
    1 2 3 … 3,102 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.