Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Rumah Makan Kenari, Tempat Singgah Nyaman di Jalur Samarinda-Bontang

    September 27, 2026

    SMAN 3 Kota Bangun Rusak Diterjang Angin, Disdikbud Kaltim Segera Turunkan Tim

    September 27, 2026

    Pendekatan Persuasif dan Etika Ruang Publik dalam Hubungan Perokok dan Konseling Kesehatan

    September 27, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pendidikan»Konsumsi MBG di SMPN 28 Samarinda Capai 98 Persen, Siswa Antusias Tunggu Jam Makan
    Pendidikan

    Konsumsi MBG di SMPN 28 Samarinda Capai 98 Persen, Siswa Antusias Tunggu Jam Makan

    R’syaBy R’syaAgustus 12, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ompreng Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi bagian dari pelaksanaan program pemenuhan gizi bagi pelajar di Samarinda, Rabu, 12/8/2026. (Insitekaltim/R’sya)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 28 Samarinda mendapat respons positif dari siswa. Sejak mulai didistribusikan pada 13 Juli 2026, tingkat konsumsi makanan yang dibagikan disebut mencapai lebih dari 98 persen.

    Kepala SMP Negeri 28 Samarinda Agus mengatakan, tingginya konsumsi tersebut terlihat dari sedikitnya makanan yang tersisa setelah dibagikan kepada siswa. Dalam setiap kelas, rata-rata hanya sekitar dua hingga tiga siswa yang mengembalikan sisa makanan.

    Menurutnya, antusiasme siswa terhadap MBG bahkan terlihat sebelum waktu makan tiba. Sejumlah siswa kerap menunggu di lobi dan menanyakan kapan makanan dibagikan.

    “Anak-anak juga pada senang. Bahkan sebelum jam istirahat, kalau misalkan jam olahraga itu, kadang-kadang sudah ke lobi nunggu, ‘jam MBG-nya kapan, Pak?’,” ujarnya di ruang kepala sekolah SMPN 28 Samarinda, Loa Buah, Kecamatan Sungai Kunjang, Rabu, 12 Agustus 2026.

    Agus menyebut kondisi tersebut menunjukkan MBG memang dibutuhkan oleh sebagian siswa SMPN 28 Samarinda. Hingga saat ini, sekolah juga belum menerima keluhan negatif yang berarti terkait pelaksanaan program tersebut.

    “Alhamdulillah juga sampai saat ini belum ada keluhan-keluhan yang negatif. Artinya tanggapan-tanggapannya bagus, malah bahkan selalu menunggu,” sebutnya.

    Saat ini, pihak SPPG mengantarkan 488 porsi MBG ke SMPN 28 Samarinda. Jumlah tersebut masih menggunakan data lama sebelum terdapat enam siswa yang pindah dan satu siswa yang meninggal dunia.

    Berdasarkan data tersebut, penerima terdiri dari 462 siswa serta 26 guru dan staf tata usaha, dengan satu porsi tambahan sebagai sampel sehingga total yang dikirim menjadi 488 porsi.

    Tak hanya siswa, Agus mengaku pemberian MBG kepada guru dan staf juga membantu aktivitas pembelajaran. Guru tidak perlu meninggalkan sekolah untuk mencari makan siang sehingga kegiatan belajar mengajar tetap berjalan.

    “Dengan MBG ini ya nggak perlu lagi mereka keluar. Kadang-kadang ada yang izin, ‘Pak saya mau makan siang dulu.’ Dengan MBG ini ya nggak perlu lagi,” jelasnya.

    Program tersebut juga dinilai membantu meringankan pengeluaran orang tua. Agus menuturkan sejumlah orang tua menyampaikan tanggapan positif melalui grup kelas karena anak-anak tidak lagi membutuhkan uang makan sebanyak sebelumnya.

    “Paling yang jauh-jauh rumahnya, Rp10 ribu itu pun hanya digunakan untuk beli es misalnya atau beli minuman. Karena sudah disiapkan MBG pada siang hari,” ungkapnya.

    Untuk memastikan makanan yang diterima layak dikonsumsi, sekolah melakukan pengecekan melalui sampel makanan yang disiapkan khusus. Setelah makanan tiba, sampel tersebut diperiksa terlebih dahulu sebelum dibagikan kepada siswa.

    Selain itu, guru yang ditunjuk juga memantau kondisi siswa ketika makanan disantap di kelas. Pihak SPPG juga telah menerima informasi mengenai siswa yang memiliki alergi terhadap bahan makanan tertentu.

    “Misalkan hari ini menunya telur, ada yang alergi telur. Mereka sudah siapkan menu yang lain,” terangnya.

    Meski demikian, Agus mengakui sempat terdapat keluhan dari siswa terkait makanan. Namun, jumlahnya sangat kecil dan sebagian terjadi karena siswa melihat kondisi makanan secara sekilas.

    Ia mencontohkan pernah ada siswa yang menganggap telur yang diterima dalam kondisi kurang baik. Setelah menerima laporan, pihaknya langsung mengganti karena sekolah memiliki porsi cadangan dari lebihan, termasuk jika ada siswa yang tidak masuk sekolah.

    “Pada dasarnya kalau kita dari pihak sekolah, ya tetap kita berharap supaya bisa tetap berlanjut. Karena memang kondisi anak-anak kita, seperti yang saya katakan tadi, bahwa memang mereka membutuhkan,” pungkasnya.

    Putra, salah satu siswa mengaku senang dengan adanya program MBG, terutama ketika menu ayam dibagikan. Rizky pun menyampaikan hal yang sama.

    Ia menyebut menu telur menjadi salah satu makanan yang paling disukainya. Keduanya mengatakan makanan biasanya dibagikan mendekati waktu makan siang.

     

    Makan Bergizi Gratis MBG SMPN 28 Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    SMAN 3 Kota Bangun Rusak Diterjang Angin, Disdikbud Kaltim Segera Turunkan Tim

    September 27, 2026

    Gratispol Pendidikan dan Kesehatan Jadi Sorotan, Arah Pembangunan SDM Kaltim Dapat Pengakuan Nasional

    September 26, 2026

    Hadapi Hoaks dan AI, Literasi Informasi Jadi Tantangan Pendidikan di Era Digital

    September 24, 2026

    Disdikbud Samarinda Ingatkan Orang Tua Tak Ganggu Anak Saat PJJ

    September 23, 2026

    Disdikbud Samarinda Minta Penggunaan AI dan Gawai di Sekolah Dibatasi

    September 23, 2026

    Kekerasan Masih Mengintai Sekolah dan Pesantren, Hetifah Dorong Deteksi Dini

    September 22, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Rumah Makan Kenari, Tempat Singgah Nyaman di Jalur Samarinda-Bontang

    Ratu ArifanzaSeptember 27, 2026

    Insitekaltim, Kukar – Perjalanan darat dari Samarinda menuju Bontang atau sebaliknya kerap membutuhkan tempat untuk…

    SMAN 3 Kota Bangun Rusak Diterjang Angin, Disdikbud Kaltim Segera Turunkan Tim

    September 27, 2026

    Pendekatan Persuasif dan Etika Ruang Publik dalam Hubungan Perokok dan Konseling Kesehatan

    September 27, 2026

    Jangan Anggap Sepele Kalau Ngorok Terjadi Hampir Setiap Malam

    September 27, 2026

    Dugaan Guide Wire Tertinggal di Jantung, Keluarga Pasien Desak RSUD AWS Bertanggung Jawab

    September 26, 2026
    1 2 3 … 3,366 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.