Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Komunitas Sape Kaltim Libatkan Generasi Muda untuk Cetak Regenerasi Pelaku Seni

    Juni 28, 2026

    Festival Pesona Nusantara Buka Ruang Promosi bagi 60 UMKM Lokal

    Juni 28, 2026

    Festival Pesona Nusantara Jadi Upaya Menjaga Budaya Tetap Relevan di Era Modern

    Juni 28, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Samarinda»Konflik Timur Tengah Picu Lonjakan Harga Minyak, Andi Harun: Beban APBN Akan Signifikan
    Pemkot Samarinda

    Konflik Timur Tengah Picu Lonjakan Harga Minyak, Andi Harun: Beban APBN Akan Signifikan

    RidhoBy RidhoMaret 9, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat menyampaikan sambutannya (Insitekaltim/Ridho Wardhana)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Wali Kota Samarinda Andi Harun mengingatkan adanya potensi dampak serius terhadap perekonomian nasional akibat meningkatnya harga minyak dunia yang dipicu konflik di Timur Tengah serta penutupan Selat Hormuz.

    Teks: Wali Kota Samarinda bersama wakilnya menghadiri rapat koordinasi dengan Kapolresta Samarinda dan KSOP Samarinda (Insitekaltim/Ridho Wardhana)

    Menurut orang nomor satu di Kota Tepian itu, kenaikan harga minyak dunia yang saat ini mencapai sekitar 108 dolar Amerika Serikat per barel, telah melampaui batas psikologis yang selama ini menjadi acuan ketahanan fiskal Indonesia.

    “Pada kondisi sebelum konflik, harga minyak dunia berada di kisaran 72 dolar per barel. Namun saat ini sudah mencapai sekitar 108 dolar per barel, bahkan sempat menyentuh 110 dolar,” ujarnya Senin, 9 Maret 2026.

    Ia menjelaskan, secara psikologis kemampuan fiskal Indonesia berada pada rentang harga minyak sekitar 72 hingga 80 dolar per barel. Ketika harga melampaui angka tersebut, beban terhadap Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) akan meningkat signifikan.

    Andi Harun menyebutkan bahwa kondisi tersebut sudah mulai terlihat dari laporan pemerintah pusat. Berdasarkan pernyataan Menteri Keuangan, saat ini defisit APBN telah mencapai sekitar 0,53 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) atau setara dengan Rp135,7 triliun.

    “Ini sudah fakta. APBN kita sudah mengalami defisit sekitar 0,53 persen dari PDB atau sekitar Rp135,7 triliun. Artinya tekanan terhadap fiskal negara mulai terasa,” jelasnya.

    Ia juga mengingatkan jika konflik di Timur Tengah berlanjut dan penutupan Selat Hormuz tidak segera dibuka, maka dampaknya terhadap perekonomian global, termasuk Indonesia akan semakin besar.

    Menurutnya, pemerintah pusat bahkan memperkirakan defisit APBN dapat meningkat hingga 3,6 hingga 4 persen dari PDB jika harga minyak terus melonjak dalam waktu yang cukup lama.

    “Kalau situasi perang tidak berhenti dan harga minyak terus meningkat, maka defisit APBN kita bisa mencapai 3,6 sampai 4 persen dari PDB,” katanya.

    Dalam kondisi tersebut, Andi Harun menyebut pemerintah tengah menyiapkan sejumlah skenario kebijakan untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional. Salah satu opsi yang kemungkinan ditempuh adalah penyesuaian kebijakan energi, termasuk potensi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

    “Kalau kondisi ini terus berlanjut, salah satu langkah yang mungkin diambil pemerintah adalah melakukan penyesuaian kebijakan energi, yang artinya harga BBM bisa saja naik,” ujarnya.

    Lebih lanjut, ia juga mengingatkan tekanan ekonomi sering kali berpengaruh pada kondisi sosial di masyarakat. Penurunan daya beli dinilai berpotensi memicu meningkatnya angka kriminalitas.

    “Gejalanya sebenarnya sudah mulai terlihat. Ada kasus pencurian kabel hingga baut jembatan yang terjadi di beberapa tempat. Ini harus menjadi perhatian kita bersama,” ucapnya.

    Oleh karena itu, sebagai kepala daerah ia menegaskan akan terus mencermati perkembangan ekonomi global yang berpotensi berdampak langsung terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat di daerah.

    “Kita sebagai kepala daerah tentu harus memperhatikan perkembangan ini, karena dampaknya bisa sampai ke daerah. Yang jelas hari ini faktanya APBN kita sudah mengalami tekanan akibat kenaikan harga minyak dunia,” pungkasnya.

     

    Andi Harun Harga Minyak Pemkot Samarinda Wali Kota Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ridho

    Related Posts

    Andi Harun: Konflik Kehutanan Tak Akan Pernah Tuntas Selama Regulasi Masih Tumpang Tindih

    Juni 27, 2026

    Andi Harun Anti Politik Dinasti, Larang Putranya Maju di Pilwali Samarinda

    Juni 26, 2026

    Kearifan Dayak Kenyah Jadi Pelajaran Menjaga Alam dan Identitas Samarinda

    Juni 25, 2026

    Tak Hanya Seremonial, Andi Harun Minta Pelantikan Balakarcana Diisi Aksi Sosial dan Edukasi Kebencanaan

    Juni 24, 2026

    Pengamat Ekonomi Khairil Anwar Minta: APBD Lebih Berpihak pada Wong Cilik

    Juni 22, 2026

    Menggerakkan Kembali Aktivitas Pasar Pagi, Pemkot Samarinda Siapkan Anggaran Rp3 Miliar Pasang Sistem Sliding Door

    Juni 21, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Komunitas Sape Kaltim Libatkan Generasi Muda untuk Cetak Regenerasi Pelaku Seni

    R’syaJuni 28, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Anggota Komunitas Sape Kaltim sekaligus kru Juragan Entertainment Putra Olimpy mengatakan regenerasi…

    Festival Pesona Nusantara Buka Ruang Promosi bagi 60 UMKM Lokal

    Juni 28, 2026

    Festival Pesona Nusantara Jadi Upaya Menjaga Budaya Tetap Relevan di Era Modern

    Juni 28, 2026

    Kepala BPS RI Imbau Masyarakat Kaltim Terima Petugas Sensus Ekonomi 2026

    Juni 27, 2026

    Kehadiran Kopdes Merah Putih Jadi Peluang Bangun Sinergi Antarlembaga Ekonomi Desa

    Juni 27, 2026
    1 2 3 … 3,177 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.