Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Perusahaan Kehutanan Kaltim Diusulkan Jadi Perseroda, Bidik Perdagangan Karbon

    September 7, 2026

    Udara Pascakarhutla Mulai Membaik, Dinkes Kaltim Sebut ISPA Belum Signifikan

    September 7, 2026

    Komunikasi Pemkot dan Pedagang Mulai Cair, Iswandi Tekankan Pasar Harus Dikelola Proporsional

    September 7, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Komunikasi Pemkot dan Pedagang Mulai Cair, Iswandi Tekankan Pasar Harus Dikelola Proporsional
    DPRD Samarinda

    Komunikasi Pemkot dan Pedagang Mulai Cair, Iswandi Tekankan Pasar Harus Dikelola Proporsional

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaSeptember 7, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, saat ditemui awak media pada Senin, 7/9/2026. (Insitekaltim/Ratu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Komunikasi antara Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dan para pedagang terkait pengelolaan pasar mulai menemukan titik terang.

    Kesepakatan mengenai pemindahan aktivitas grosir di lantai 6 dan 7 menjadi langkah awal untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang selama ini muncul.

    Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda Iswandi mengatakan, pertemuan yang digelar bersama pihak terkait menunjukkan adanya keterbukaan komunikasi antara pemerintah dan pedagang.

    Menurutnya, persoalan pengelolaan pasar tidak mungkin diselesaikan hanya melalui satu atau dua kali pertemuan. Karena itu, diperlukan komunikasi secara berkelanjutan agar setiap persoalan dapat dibahas hingga menemukan solusi.

    “Masalah selama ini kan komunikasi. Nah, ini tadi sudah ada komunikasi. Bu Yama juga ada komitmen, setiap minggu akan ada dialog-dialog sampai permasalahan clear,” ujar Iswandi, Senin, 7 September 2026.

    Ia mengatakan kesepakatan mengenai pemindahan grosir di lantai 6 dan 7 baru menjadi tahap awal. Selanjutnya, pemerintah dan pedagang masih akan membahas mekanisme pelaksanaannya secara lebih rinci.

    Setelah persoalan tersebut selesai, pembahasan akan diarahkan pada upaya meningkatkan keramaian pasar, termasuk kemungkinan penambahan fasilitas yang dapat menarik masyarakat untuk beraktivitas dan berbelanja di kawasan tersebut.

    “Semua permasalahan tidak akan mungkin diselesaikan dalam satu, dua, tiga kali pertemuan. Saya yakin itu. Ini tadi baru kesepakatan tentang pemindahan grosir lantai 6 dan 7. Nanti bertemu lagi bagaimana bicarakan mekanismenya,” jelasnya.

    Di sisi lain, Iswandi juga mengingatkan para pedagang agar memahami fasilitas pasar dibangun dan dikelola menggunakan anggaran pemerintah. Karena itu, keberadaan pedagang di dalamnya harus tetap mengikuti aturan yang telah ditetapkan pemerintah kota.

    Ia menuturkan pembangunan pasar tersebut menghabiskan anggaran sekitar Rp400 miliar lebih. Bahkan, berdasarkan perhitungan biaya operasional, Pemkot Samarinda masih memberikan subsidi operasional sekitar Rp5 miliar per tahun dengan asumsi retribusi pedagang terpenuhi.

    “Alangkah zolimnya Anda meminta disubsidi terus sementara ini bisa dialokasikan untuk kegiatan lain,” tegasnya.

    Iswandi meminta pedagang tidak menganggap fasilitas pasar sebagai milik pribadi. Menurutnya, pengelolaan aset pemerintah harus dilakukan secara proporsional dengan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat luas.

    Meski demikian, ia menekankan pemerintah juga perlu mendengar keluhan dan masukan pedagang. Langkah Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Samarinda, Nurrahmani yang dinilai mulai membuka ruang komunikasi secara rutin.

    “Yang penting sambil mendengar masukan dan keluhan mereka,” pungkasnya.

     

    DPRD Samarinda Iswandi Pedagang
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Karhutla Betapus Disorot DPRD Samarinda, Maswedi Sebut Ganggu Kualitas Udara

    September 7, 2026

    Kerja Sama PT WATS dan Pemkot Samarinda Belum Temui Titik Temu, DPRD Sebut Berlanjut ke Jalur Hukum

    September 7, 2026

    DPRD Samarinda Minta Sekolah Siapkan Opsi Daring Saat Udara Memburuk

    September 4, 2026

    Abdul Rohim Minta Kewenangan Damkar Diperkuat Lewat Perda Kebakaran

    September 2, 2026

    Iswandi Soroti Ribuan Kios Pasar Pagi Belum Optimal, Ekonomi Pedagang Jadi Perhatian

    September 1, 2026

    Iswandi Dorong Komunikasi Rutin Pedagang dan Pemkot untuk Benahi Pasar Pagi

    September 1, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Perusahaan Kehutanan Kaltim Diusulkan Jadi Perseroda, Bidik Perdagangan Karbon

    R’syaSeptember 7, 2026

    Insitekaltim, Samarinda  – Perusahaan Daerah Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) diusulkan berubah bentuk menjadi PT…

    Udara Pascakarhutla Mulai Membaik, Dinkes Kaltim Sebut ISPA Belum Signifikan

    September 7, 2026

    Komunikasi Pemkot dan Pedagang Mulai Cair, Iswandi Tekankan Pasar Harus Dikelola Proporsional

    September 7, 2026

    Kabut Asap, SDN 007 Samarinda Ulu Perkuat Imbauan Penggunaan Masker bagi Siswa

    September 7, 2026

    Fraksi PKS Desak DPRD Kaltim Bongkar Akar Masalah Antrean BBM

    September 7, 2026
    1 2 3 … 3,325 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.