Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    RKAB dan Ekspor Tambang Diambil Pusat, Bisnis Perusda Kaltim Ikut Tertekan

    September 18, 2026

    DPRD Kaltim Minta Penjelasan PLN soal Pemadaman dan Gangguan Empat Pembangkit

    September 18, 2026

    Udara Samarinda Memburuk, 3.000 Masker Demokrat Ludes Kurang dari 30 Menit

    September 18, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Anggaran BPJS yang Hanya Cukup Hingga Juni 2026
    DPRD Samarinda

    Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Anggaran BPJS yang Hanya Cukup Hingga Juni 2026

    Andika SaputraBy Andika SaputraMaret 9, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti saat menyampaikan terkait keterbatasan anggaran program BPJS (Insitekaltim/Andika)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda Sri Puji Astuti menyoroti keterbatasan anggaran program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang ditanggung oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda pada tahun anggaran 2026.

    Ia menjelaskan, awalnya pemerintah kota mengusulkan anggaran sebesar Rp70 miliar, untuk pembiayaan peserta BPJS yang ditanggung oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

    Namun setelah adanya kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat maupun daerah, dana yang tersedia saat ini hanya sebesar Rp30 miliar. Menurutnya, jumlah tersebut hanya cukup untuk membiayai kepesertaan masyarakat hingga pertengahan tahun.

    “Pada saat pengetukan APBD Murni 2026, usulan yang diajukan itu sekitar Rp70 miliar. Namun karena adanya efisiensi, yang tersedia saat ini hanya Rp30 miliar dan itu hanya cukup untuk Januari sampai Juni 2026,” ujarnya saat diwawancara awak media, Senin, 9 Maret 2026.

    Ia berharap pemerintah kota dapat melakukan evaluasi pada perubahan anggaran mendatang agar kebutuhan pembiayaan BPJS bagi masyarakat dapat terpenuhi.

    Selain itu, tingkat cakupan jaminan kesehatan di Samarinda saat ini sudah mencapai sekitar 82 persen atau mendekati target Universal Health Coverage (UHC).

    Jumlah tersebut berasal dari berbagai sumber pembiayaan, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kota, hingga peserta mandiri.

    “Kalau melihat data UHC kita sudah sekitar 82 persen. Ada yang dibayarkan oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), provinsi, APBD kota, maupun peserta mandiri,” jelasnya.

    Ia menambahkan peserta BPJS yang dibiayai oleh APBD Kota Samarinda saat ini berjumlah sekitar 117 ribu orang.

    Jumlah tersebut terdiri dari sekitar 111 ribu peserta yang dibayarkan oleh pemerintah kota serta lebih dari 5 ribu peserta yang ditanggung melalui skema lain.

    Karena itu, Sri Puji menegaskan pentingnya kepastian anggaran agar masyarakat tetap dapat mengakses layanan kesehatan tanpa hambatan.

    “Mudah-mudahan nanti pada perubahan anggaran bisa mencukupi kembali kebutuhan yang sebelumnya diusulkan sebesar Rp70 miliar,” pungkasnya.

     

    Anggaran BPJS BPJS Kesehatan DPRD Samarinda Sri Puji Astuti
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Sengketa Lahan di Samarinda Seberang, Dokumen Era 1990-an Kembali Dipersoalkan

    September 16, 2026

    Karhutla Samarinda Tembus 273 Hektare, DPRD Dorong Gerak Cepat Hadapi Ancaman El Nino

    September 15, 2026

    Warga Resah Pemadaman Listrik Bergilir Kembali Terjadi di Samarinda

    September 14, 2026

    Masih Terima Pembayaran Usai Pengelolaan Diambil Alih, Komisi II Bentuk Tim Investigasi

    September 11, 2026

    Udara Samarinda Memburuk, DPRD Dorong Sekolah Siapkan Opsi Belajar dari Rumah

    September 8, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Legalitas Jukir di Kawasan Teras Samarinda

    September 8, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    RKAB dan Ekspor Tambang Diambil Pusat, Bisnis Perusda Kaltim Ikut Tertekan

    AminahSeptember 18, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kebijakan pemerintah pusat dalam mengatur produksi dan ekspor komoditas tambang mulai berdampak…

    DPRD Kaltim Minta Penjelasan PLN soal Pemadaman dan Gangguan Empat Pembangkit

    September 18, 2026

    Udara Samarinda Memburuk, 3.000 Masker Demokrat Ludes Kurang dari 30 Menit

    September 18, 2026

    Porprov Kaltim 2026 Batasi Usia Atlet 30 Tahun, Larang Peraih Emas PON Tampil

    September 18, 2026

    Kaltim Kekurangan Jutaan Judul Buku untuk Capai Rasio Ideal Perpusnas

    September 18, 2026
    1 2 3 … 3,349 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.