Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Borneo FC Bidik Kemenangan di Segiri, Lafundes Tekankan Konsistensi hingga Akhir Musim

    April 24, 2026

    Pemkot Samarinda Tegaskan Batas Kepatuhan WFH, Andi Harun: Pelanggaran Naik ke Level Serius

    April 24, 2026

    WFH Hemat BBM hingga Rp16 Juta Sehari, 758 ASN Samarinda Bekerja dari Rumah

    April 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Tokoh»KNPI Nilai Kadisnaker Kurang Serius, Aznem Minta Maaf
    Tokoh

    KNPI Nilai Kadisnaker Kurang Serius, Aznem Minta Maaf

    AdminBy AdminOktober 29, 202003 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter : Mohammad-Editor: Redaksi

    Insitekaltim,Bontang -Ketidakhadiran Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Ahmad Aznem pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) Senin (26/10/2020) dengan Komisi I DPRD Bontang menuai sorotan.

    Ketua DPD II Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bontang, Ahmad Faizal kecewa dengan kinerja Kadisnaker Bontang. Menurut Ical Kadisnaker kurang serius menjalankan tugasnya.

    “Jangan sampai nila setitik, rusak susu sebelanga. Satu pemimpin yang jelek kinerjanya, dapat merusak nama pemerintah keseluruhan. Ini tidak bagus. Masyarakat kita sekarang lebih kritis,” ujar Achmad Faizal kepada insitekaltim Kamis (29/10/2020).

    Kami mendukung Komisi I DPRD Bontang yang meminta Pjs Wali Kota untuk menegur Kadisnaker. Lebih kritis, Achmad Faizal bahkan berharap yang bersangkutan diganti saja bila sudah tidak sanggup melayani rakyat.

    Menurut Ical, jika Kadisnaker memahami tugas pokok dan fungsinya (tupoksi), Komisi I DPRD Bontang tidak perlu sampai harus mengagendakan rapat hingga tiga kali untuk persoalan yang sama. Menurutnya dia ada kesan masalah ini sengaja dibuat berlarut-larut.

    Kadisnaker selaku kepanjangan tangan pemerintah daerah harusnya bersikap responsif saat terjadi persoalan ketenagakerjaan. Harus ada solusi dan pencegahan jauh-jauh hari sebelumnya.

    “Hampir setiap persoalan ketenagakerjaan selalu berlarut penyelesaiannya. RDP kemarin tidak menghadiri undangan dewan. ini merupakan ketidakseriusan,” sindir Ical.

    Dicontohkannya, persoalan yang menyangkut hak normatif pekerja harusnya dapat segera diselesaikan. Dibutuhkan ketegasan dari seorang pemimpin dan ia tak melihat itu pada Kadisnaker Bontang.

    Komisi I DPRD Bontang terpaksa melakukan RDP dengan kursi kosong lantaran Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) dan PT Panglima Siaga Bangsa (PSB) kompak tidak menghadiri undangan rapat tersebut.

    Demikian juga pada RDP dihari yang sama. Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) tidak datang dan PT Harlis Tata Tahta (HTT) hanya dihadiri perwakilan staf yang tidak membawa surat mandat dari perusahaan.

    Sejumlah anggota Komisi I Bakhtiar Wakkang (BW), Rusli, Abdul Haris dan Ma’ruf Effendi tampak tak bisa menyembunyikan kekesalan mereka. Lantaran rapat yang sejatinya akan membahas upaya penyelesaian laporan sejumlah tenaga keraja, terkait persoalan normatif ketenagakerjaan seputar upah, insentif, serta intimidasi kepada pekerja di lingkup PT PSB dan PT HTT terpaksa kembali tertunda.

    Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Bontang Ahmad Aznem mengklarifikasi soal absen rapat dengan Komisi I DPRD Bontang, Senin (26/10/2020) lalu. Kata Aznem, ini bukan sesuatu yang disengaja. Murni karena terjadi salah komunikasi di internal Disnaker.

    “Pak Usman (Kabid Produktivitas dan Penempatan Kerja) diminta untuk hadir RDP. Namun berhalangan hadir, Lantaran dia sendiri juga menjabat Plt Camat Bontang Selatan. Dia baca whatsapp jam 10 lewat. Sementara kabar Komisi I rapat dengan kursi kosong sudah menyebar,” katanya saat dihubungi insitekaltim Senin (26/10/2020).

    Sementara Aznem sendiri, sudah terjadwal mengikuti pertemuan di Balikpapan pukul 10.00 Wita. Dengan Disnaker Balikpapan dalam rangka pembahasan sistem pengupahan daerah.

    “Jadi atas nama kedinasan dan pribadi saya mohon maaf, Sebagai pimpinan yang salah adalah saya,” tegas Ahmad Aznem.

    Dia pun siap mundur jika karena masalah ini dirinya dinyatakan bersalah.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    JMSI Kaltim Imbau Warga Tak Panic Buying, Stok BBM Dinilai Masih Aman

    Maret 7, 2026

    JMSI Kaltim Dukung Rencana Pemblokiran Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun

    Maret 7, 2026

    Ramadan Dimaknai sebagai Penguatan Kebersamaan dan SDM, MSI Group Siapkan Program Pengembangan Wartawan

    Maret 1, 2026

    Warga Kritik Mobil Dinas Gubernur Rp8,5 M, Founder Sukri Institute Beri Komentar

    Februari 27, 2026

    Sukri: Pengadaan Mobil Dinas Gubernur Kaltim Masih dalam Batas Wajar

    Februari 27, 2026

    JMSI Dorong Pemerintah Perketat Kerja Sama Media, Verifikasi Dewan Pers Jadi Syarat Utama

    Februari 7, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Borneo FC Bidik Kemenangan di Segiri, Lafundes Tekankan Konsistensi hingga Akhir Musim

    Andika SaputraApril 24, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Borneo FC Samarinda menegaskan tekadnya untuk terus bersaing di papan atas klasemen…

    Pemkot Samarinda Tegaskan Batas Kepatuhan WFH, Andi Harun: Pelanggaran Naik ke Level Serius

    April 24, 2026

    WFH Hemat BBM hingga Rp16 Juta Sehari, 758 ASN Samarinda Bekerja dari Rumah

    April 24, 2026

    Kepatuhan WFH ASN Samarinda Capai 94,5 Persen, Diskominfo Benahi Sistem

    April 24, 2026

    Samarinda Kembangkan Sistem Berbasis AI, Targetkan Hadirkan ASN Digital

    April 24, 2026
    1 2 3 … 3,071 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.