Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Tambahan Modal Rp500 Miliar Dipertanyakan, Pemkot Samarinda Ingatkan Ancaman Dilusi Saham

    April 30, 2026

    Laba Naik, Dividen Turun: Andi Harun Soroti Kredit Macet dan Transparansi Bankaltimtara

    April 30, 2026

    Andi Harun Buka Alasan Dissenting Opinion di RUPS Bankaltimtara: Soroti Pemberhentian Direksi dan Transparansi Seleksi Komisaris

    April 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Kaltim»Klarifikasi Kasus Siswa Meninggal, DP3A Kaltim: Ada Miskomunikasi dan Faktor Ekonomi Keluarga
    Kaltim

    Klarifikasi Kasus Siswa Meninggal, DP3A Kaltim: Ada Miskomunikasi dan Faktor Ekonomi Keluarga

    Andika SaputraBy Andika SaputraApril 30, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Plt Kepala DP3A Kaltim, Anik Nurul Aini saat diwawancara sejumlah wartawan (Insitekaltim/Andika)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Anik Nurul Aini, memberikan klarifikasi terkait pemberitaan yang beredar mengenai meninggalnya seorang siswa yang sempat dikaitkan dengan dugaan kelalaian pihak sekolah.

    Anik menyampaikan pihaknya turun langsung untuk memastikan kronologi sebenarnya, setelah informasi tersebut ramai diperbincangkan di media sosial serta adanya laporan dari berbagai pihak, termasuk keluarga dan sekolah.

    Menurutnya, setelah dilakukan penelusuran dan konfirmasi langsung kepada keluarga almarhum, ditemukan adanya perbedaan informasi antara pemberitaan yang beredar dengan kondisi di lapangan.

    “Dari hasil klarifikasi, ternyata ada miskomunikasi. Informasi yang sebelumnya beredar seolah-olah pihak sekolah lalai, ternyata tidak sepenuhnya demikian. Kondisi di lapangan sedikit berbeda,” jelasnya, Kamis 30 April 2026.

    Ia juga menegaskan, isu yang menyebutkan kondisi sepatu sebagai penyebab utama tidak sepenuhnya benar. Berdasarkan pengecekan, ukuran sepatu almarhum masih sesuai dan bukan menjadi faktor utama.

    Lebih lanjut, Anik menjelaskan bahwa almarhum merupakan siswa kelas 2, sehingga tidak termasuk dalam program bantuan perlengkapan sekolah gratis dari pemerintah provinsi yang memang diperuntukkan bagi siswa baru kelas 1.

    “Program bantuan seperti sepatu, tas, dan seragam itu hanya untuk siswa baru. Sementara almarhum sudah kelas 2, sehingga tidak masuk dalam sasaran program tersebut,” ujarnya.

    Dari hasil penelusuran diketahui pula bahwa selama masa libur sekolah, almarhum sempat bekerja secara mandiri untuk membantu perekonomian keluarga. Ia menjalani aktivitas magang selama kurang lebih satu bulan di salah satu pusat perbelanjaan.

    “Ananda ini berinisiatif membantu orang tuanya. Selama sekitar 30 hari dia bekerja, dan dari informasi keluarga mendapatkan upah sekitar Rp820 ribu,” ungkap Anik.

    Namun setelah kembali beraktivitas, kondisi kesehatan almarhum mulai menurun secara tiba-tiba. Pembengkakan pada kaki baru muncul beberapa hari sebelum meninggal dunia.

    “Dua minggu sebelumnya masih beraktivitas normal dan tidak ada keluhan. Namun pada Kamis mulai terjadi pembengkakan, dan dalam waktu singkat kondisinya memburuk hingga akhirnya meninggal dunia,” jelasnya.

    Anik juga menyoroti faktor keterbatasan ekonomi keluarga yang turut mempengaruhi penanganan awal kondisi kesehatan almarhum. Dari hasil pengecekan, kepesertaan BPJS Kesehatan keluarga diketahui tidak aktif akibat tunggakan iuran.

    “BPJS-nya tidak aktif karena menunggak cukup lama. Ini menjadi salah satu kendala saat kondisi kesehatan mulai menurun,” tambahnya.

    Meski demikian ia menegaskan bahwa pihak sekolah telah menunjukkan upaya untuk membantu, termasuk berinisiatif memberikan dukungan kepada keluarga.

    Ia berharap kejadian ini menjadi bahan evaluasi bersama bagi semua pihak, baik pemerintah, sekolah, maupun masyarakat, agar ke depan tidak terjadi kesalahpahaman dalam penyampaian informasi.

    “Kita tidak ingin saling menyalahkan. Ini harus menjadi evaluasi bersama agar tidak ada lagi miskomunikasi dan pemberitaan yang tidak sesuai fakta,” pungkasnya.

    Anik Nurul Aini klarifikasi Plt DP3A
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Di Balik Kematian Siswa SMK, TRC PPA Kaltim Soroti Kemiskinan Tersembunyi dan Lemahnya Pendataan Warga

    April 30, 2026

    Klarifikasi Kasus Siswa Meninggal, DP3A Kaltim: Ada Miskomunikasi dan Faktor Ekonomi Keluarga

    April 30, 2026

    Aklamasi Tanpa Penantang, Sri Wahyuni Kembali Pimpin KORPRI Kaltim

    April 30, 2026

    Visitasi LAN Uji BPSDM Kaltim, Jauhar: Proses Ini Perjelas Standar dan Hilangkan Keraguan

    April 28, 2026

    Erlangga dan IGTKI Gelar Pelatihan 3 Hari, Perkuat Pemahaman Pembelajaran Mendalam Guru PAUD

    April 27, 2026

    Diterpa Kritik, Rudy Mas’ud Hentikan Peran Keluarga di TGUPP dan Siap Tanggung Biaya Fasilitas Nonprioritas

    April 26, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Tambahan Modal Rp500 Miliar Dipertanyakan, Pemkot Samarinda Ingatkan Ancaman Dilusi Saham

    Andika SaputraApril 30, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Rencana penambahan modal sebesar Rp500 miliar dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)…

    Laba Naik, Dividen Turun: Andi Harun Soroti Kredit Macet dan Transparansi Bankaltimtara

    April 30, 2026

    Andi Harun Buka Alasan Dissenting Opinion di RUPS Bankaltimtara: Soroti Pemberhentian Direksi dan Transparansi Seleksi Komisaris

    April 30, 2026

    May Day Tanpa Demo di Samarinda, 80 Personel Polisi Disiagakan Amankan Kegiatan di Oda Etam

    April 30, 2026

    Di Balik Kematian Siswa SMK, TRC PPA Kaltim Soroti Kemiskinan Tersembunyi dan Lemahnya Pendataan Warga

    April 30, 2026
    1 2 3 … 3,083 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.