Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    21 Gerai Koperasi Merah Putih Samarinda Terbangun

    Oktober 19, 2026

    Saksikan Kemenangan 2-0, Wawali Samarinda Apresiasi Perjuangan Pesut Etam

    Oktober 19, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Minimnya Penerangan Permukiman, Lampu Jalan Mulai Diusulkan

    Oktober 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Kaltim»Klarifikasi Kasus Siswa Meninggal, DP3A Kaltim: Ada Miskomunikasi dan Faktor Ekonomi Keluarga
    Kaltim

    Klarifikasi Kasus Siswa Meninggal, DP3A Kaltim: Ada Miskomunikasi dan Faktor Ekonomi Keluarga

    Andika SaputraBy Andika SaputraApril 30, 2026Updated:Juli 2, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Plt Kepala DP3A Kaltim, Anik Nurul Aini saat diwawancara sejumlah wartawan (Insitekaltim/Andika)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Anik Nurul Aini, memberikan klarifikasi terkait pemberitaan yang beredar mengenai meninggalnya seorang siswa yang sempat dikaitkan dengan dugaan kelalaian pihak sekolah.

    Anik menyampaikan pihaknya turun langsung untuk memastikan kronologi sebenarnya, setelah informasi tersebut ramai diperbincangkan di media sosial serta adanya laporan dari berbagai pihak, termasuk keluarga dan sekolah.

    Menurutnya, setelah dilakukan penelusuran dan konfirmasi langsung kepada keluarga almarhum, ditemukan adanya perbedaan informasi antara pemberitaan yang beredar dengan kondisi di lapangan.

    “Dari hasil klarifikasi, ternyata ada miskomunikasi. Informasi yang sebelumnya beredar seolah-olah pihak sekolah lalai, ternyata tidak sepenuhnya demikian. Kondisi di lapangan sedikit berbeda,” jelasnya, Kamis 30 April 2026.

    Ia juga menegaskan, isu yang menyebutkan kondisi sepatu sebagai penyebab utama tidak sepenuhnya benar. Berdasarkan pengecekan, ukuran sepatu almarhum masih sesuai dan bukan menjadi faktor utama.

    Lebih lanjut, Anik menjelaskan bahwa almarhum merupakan siswa kelas 2, sehingga tidak termasuk dalam program bantuan perlengkapan sekolah gratis dari pemerintah provinsi yang memang diperuntukkan bagi siswa baru kelas 1.

    “Program bantuan seperti sepatu, tas, dan seragam itu hanya untuk siswa baru. Sementara almarhum sudah kelas 2, sehingga tidak masuk dalam sasaran program tersebut,” ujarnya.

    Dari hasil penelusuran diketahui pula bahwa selama masa libur sekolah, almarhum sempat bekerja secara mandiri untuk membantu perekonomian keluarga. Ia menjalani aktivitas magang selama kurang lebih satu bulan di salah satu pusat perbelanjaan.

    “Ananda ini berinisiatif membantu orang tuanya. Selama sekitar 30 hari dia bekerja, dan dari informasi keluarga mendapatkan upah sekitar Rp820 ribu,” ungkap Anik.

    Namun setelah kembali beraktivitas, kondisi kesehatan almarhum mulai menurun secara tiba-tiba. Pembengkakan pada kaki baru muncul beberapa hari sebelum meninggal dunia.

    “Dua minggu sebelumnya masih beraktivitas normal dan tidak ada keluhan. Namun pada Kamis mulai terjadi pembengkakan, dan dalam waktu singkat kondisinya memburuk hingga akhirnya meninggal dunia,” jelasnya.

    Anik juga menyoroti faktor keterbatasan ekonomi keluarga yang turut mempengaruhi penanganan awal kondisi kesehatan almarhum. Dari hasil pengecekan, kepesertaan BPJS Kesehatan keluarga diketahui tidak aktif akibat tunggakan iuran.

    “BPJS-nya tidak aktif karena menunggak cukup lama. Ini menjadi salah satu kendala saat kondisi kesehatan mulai menurun,” tambahnya.

    Meski demikian ia menegaskan bahwa pihak sekolah telah menunjukkan upaya untuk membantu, termasuk berinisiatif memberikan dukungan kepada keluarga.

    Ia berharap kejadian ini menjadi bahan evaluasi bersama bagi semua pihak, baik pemerintah, sekolah, maupun masyarakat, agar ke depan tidak terjadi kesalahpahaman dalam penyampaian informasi.

    “Kita tidak ingin saling menyalahkan. Ini harus menjadi evaluasi bersama agar tidak ada lagi miskomunikasi dan pemberitaan yang tidak sesuai fakta,” pungkasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Aksi Karhutla Berlanjut, DP3A Kaltim Negosiasi agar Massa Pindah ke Dalam Ruangan

    Oktober 19, 2026

    Bayi Diduga Terdampak Asap Karhutla, TRC PPA Kaltim Desak Status Bencana Nasional

    Oktober 19, 2026

    Jahidin Meninggal Dunia, Kaltim Kehilangan Legislator Senior

    Oktober 15, 2026

    Vape Terancam Dilarang di Kaltim, Polda Segera Panggil Para Pedagang

    Oktober 14, 2026

    Vape Bisa Diisi Etomidate hingga Sabu, Kaltim Siapkan Aturan Pelarangan

    Oktober 13, 2026

    El Nino Kuat, Musim Hujan Kaltim 2026–2027 Diprediksi Lebih Pendek

    Oktober 12, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    21 Gerai Koperasi Merah Putih Samarinda Terbangun

    SintaOktober 19, 2026

    Insitekaltim, Samarinda — Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kota Samarinda telah mencapai 21…

    Saksikan Kemenangan 2-0, Wawali Samarinda Apresiasi Perjuangan Pesut Etam

    Oktober 19, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Minimnya Penerangan Permukiman, Lampu Jalan Mulai Diusulkan

    Oktober 19, 2026

    Andi Harun: Perubahan Tak Cukup dari Jalanan, Harus Masuk ke Ruang Kebijakan

    Oktober 19, 2026

    Lima Provinsi di Kalimantan Diusulkan Bersatu Dorong Penanganan Karhutla ke Pusat

    Oktober 19, 2026
    1 2 3 … 3,393 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.