Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemkot Samarinda Matangkan Sistem WFH Digital, Sudah Uji Coba Tanpa Bug

    April 18, 2026

    WFH ASN Samarinda Hemat BBM Hingga 1.800 Liter per Hari, Nilai Efisiensi Capai Puluhan Juta

    April 18, 2026

    Pencegahan Narkoba Tak Cukup Andalkan Aparat, Keterlibatan Warga Jadi Kunci

    April 18, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Pasuruan»Kirab Budaya Hari Jadi ke-340, Pasuruan Tegaskan Pembangunan Berakar pada Identitas Lokal
    Pasuruan

    Kirab Budaya Hari Jadi ke-340, Pasuruan Tegaskan Pembangunan Berakar pada Identitas Lokal

    Rahmat FGBy Rahmat FGFebruari 8, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Walikota Pasuruan, Adi Wibowo menggunakan Busana Khas Kota Pasuruan (Insitekaltim/Rahmat Ferry)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Pasuruan — Denting budaya dan semangat sejarah mewarnai peringatan Hari Jadi ke-340 Kota Pasuruan. Melalui kirab budaya yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan menegaskan komitmen pembangunan yang tetap berpijak pada identitas lokal, Minggu, 8 Februari 2026.

    Kirab budaya dimulai dari Halaman Kantor Wali Kota Pasuruan dan berakhir di Taman Harmoni. Kegiatan ini tak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, melainkan ruang refleksi bersama atas perjalanan panjang kota sekaligus penegasan arah pembangunan ke depan.

    Rangkaian acara diawali dengan pembacaan pataka sebagai simbol penghormatan terhadap Untung Surapati, tokoh perjuangan yang lekat dengan sejarah Pasuruan. Nilai keberanian dan perlawanan yang diwariskan tokoh tersebut dinilai relevan sebagai fondasi dalam membangun kemandirian dan daya saing kota di tengah tantangan modern.

    Pada momentum tersebut, Pemkot Pasuruan juga meluncurkan busana khas daerah bertajuk Suro Wiro Aji Busono. Busana ini dirancang sebagai identitas budaya yang merepresentasikan keberanian, kehormatan, serta karakter masyarakat Pasuruan.

    Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo menegaskan peluncuran busana khas bukan sekadar simbol visual, melainkan upaya menghidupkan kembali kebanggaan terhadap akar budaya lokal.

    “Busana ini menjadi bahasa tanpa kata tentang kebanggaan terhadap asal-usul dan kecintaan pada tanah kelahiran,” ujar Adi.

    Ia menjelaskan, filosofi busana tersebut sejalan dengan prinsip Jawa Ajining rogo soko busono, yang menempatkan pakaian sebagai cerminan kehormatan dan identitas seseorang.

    Pemerintah berharap busana khas ini dapat digunakan dalam berbagai agenda resmi maupun kegiatan budaya agar identitas lokal tetap hadir di tengah perkembangan zaman.

    Peringatan Hari Jadi ke-340 Kota Pasuruan tahun ini mengusung tema “Guyub Rukun Bareng-Bareng Mbangun Pasuruan Kutho Anugrah”. Tema tersebut menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan kota.

    Menurut Adi, semangat kebersamaan menjadi kunci agar pembangunan tidak berjalan parsial, melainkan menjadi gerakan kolektif yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga.

    “Guyub rukun berarti saling menghormati dan saling mendukung di tengah keberagaman. Itu menjadi kekuatan utama kita dalam membangun kota,” katanya.

    Adi juga menegaskan usia Kota Pasuruan yang telah mencapai 340 tahun harus menjadi pemacu untuk menghadirkan pembangunan yang manfaatnya dirasakan secara nyata oleh masyarakat.

    “Pasuruan tidak boleh hanya bangga pada sejarahnya. Kita harus memastikan generasi hari ini dan generasi mendatang merasakan manfaat pembangunan. Budaya kita jaga, ekonominya kita kuatkan, dan pelayanan publik harus semakin dekat dengan masyarakat,” tegasnya.

    Momentum peringatan hari jadi ini turut ditandai dengan penetapan nama Taman Harmoni dan Gedung Groedo. Taman Harmoni diproyeksikan sebagai ruang interaksi sosial dan budaya warga, sementara Gedung Groedo diharapkan menjadi pusat lahirnya kebijakan strategis yang berpihak pada kepentingan masyarakat.

    Pemerintah Kota Pasuruan menilai peringatan Hari Jadi ke-340 bukan sekadar mengenang sejarah, melainkan pengingat bahwa pembangunan kota harus senantiasa berpijak pada kearifan lokal, sekaligus terbuka terhadap inovasi.

    Dengan identitas budaya yang kuat dan kolaborasi lintas sektor, Kota Pasuruan diharapkan mampu tumbuh sebagai kota yang kompetitif, nyaman dihuni, serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi generasi mendatang.

     

    Adi Wibowo Hari Jadi Kota Pasuruan Pemkot Pasuruan Wali Kota Pasuruan
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Rahmat FG

    Related Posts

    DPRD dan Kejari Pasuruan Perkuat Sinergi Hukum Demi Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel

    Maret 3, 2026

    Udeng dan Kaweng Tengger Dikukuhkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Nasional

    Februari 27, 2026

    Selama Ramadan, Wali Kota Pasuruan Pastikan Stok Bahan Pokok Aman dan Harga Terkendali

    Februari 20, 2026

    RSUD Grati Luncurkan Smart Operating Theatre, Layanan Bedah Kian Aman dan Terintegrasi

    Februari 19, 2026

    Jelang Ramadan 1447 H, Ketua DPRD Pasuruan Ajak Warga Jaga Kondusivitas dan Kebersamaan

    Februari 18, 2026

    Sambut Ramadan dan Hari Jadi Kota, Dispendikbud Pasuruan Gelar Lomba Mewarnai Anak TK

    Februari 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemkot Samarinda Matangkan Sistem WFH Digital, Sudah Uji Coba Tanpa Bug

    Ratu ArifanzaApril 18, 2026

    Insitekaltim, Samarinda — Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terus mematangkan sistem digital untuk mendukung kebijakan Work…

    WFH ASN Samarinda Hemat BBM Hingga 1.800 Liter per Hari, Nilai Efisiensi Capai Puluhan Juta

    April 18, 2026

    Pencegahan Narkoba Tak Cukup Andalkan Aparat, Keterlibatan Warga Jadi Kunci

    April 18, 2026

    Program Rehabilitasi Warga Binaan Jadi Prioritas Kalapas Baru Samarinda

    April 18, 2026

    Ganti Kalapas, Program Rehabilitasi di Lapas Narkotika Samarinda Jadi Sorotan

    April 18, 2026
    1 2 3 … 3,061 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.