Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Rencana Payroll ASN Dialihkan ke Himbara, BPD Terancam Kehilangan Dana Daerah

    September 15, 2026

    Aturan Baru PIP Resmi Berlaku, Sasaran Diperluas hingga Anak Usia TK

    September 14, 2026

    Siaga Kekeringan hingga November, Stok Bansos Tinggal 6.000 Paket

    September 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Kesbangpol Kutim Sebut Keterlibatan Perempuan dalam Politik Masih Rendah
    Advertorial

    Kesbangpol Kutim Sebut Keterlibatan Perempuan dalam Politik Masih Rendah

    SeliBy SeliNovember 26, 202202 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Sangatta – Partisipasi perempuan Kutai Timur (Kutim) dalam dunia politik masih sangat rendah, padahal jumlah pemilih 51 persen merupakan partisipan perempuan.

    Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kutim Muhammad Basuni mengatakan rendahnya keterwakilan perempuannya di parlemen akibat beberapa faktor, dimulai dari tantangan internal keluarga, faktor budaya, ekonomi, SDM dan lain-lain.

    Undang-Undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu, setiap partai politik dalam calegnya harus 30 persen adalah perempuan.

    Namun umumnya terjadi, keterwakilan perempuan dalam partai politik hanya sekedar pajangan untuk memenuhi syarat 30 persen. Yakni hanya menempati urutan 3,4 dan seterusnya. Sementara target menang berada di nomor urut 1 dan 2 yang ditempati laki-laki.

    Oleh karena itu, perempuan yang betul-betul mencalonkan diri, dia harus memiliki energi dua kali lebih besar dari laki-laki karena tantangan lebih berat.

    Lebih lanjut ia menjelaskan, dari 40 anggota DPRD Kabupaten Kutim hanya 6 orang perempuan, yakni hanya 15 persen dari parlemen adalah perempuan.

    “Ya kalau menurut pemikiran saya, jika pemerintah ingin menempatkan perempuan 30 persen dalam parlemen, maka formatnya adalah perempuan bersaing dalam perempuan sendiri. Jangan dicampuri 30 persen di saingi dengan laki-laki,” ujarnya.

    Ia menjelaskan, permasalahan perempuan termasuk soal stunting hanya bisa diselesaikan perempuan. Karena dia yang mengalami, merawat anak dan sebagainya. Jika permasalahan stunting mereka lebih memahami bagaimana arah penyelesaiannya.

    “Bahkan ada yang bilang politik kepedulian, perempuan yang lebih peduli,” tuturnya.

    Tidak hanya di parlemen, penerima bantuan sosial (Bansos) BLT diutamakan adalah kepala keluarga yang secara jelas bahwa itu adalah laki-laki. Yang seharusnya adalah ibu-ibu atau perempuan.

    “Karena perempuan yang lebih tahu kebutuhan dalam keluarganya, jika bapaknya yang mengambil, sebelum ke rumah singgah di warung untuk beli rokok dan sebagainya, padahal uang tersebut adalah hasil BLT,” jelasnya

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Udara Samarinda Memburuk, DPRD Dorong Sekolah Siapkan Opsi Belajar dari Rumah

    September 8, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Legalitas Jukir di Kawasan Teras Samarinda

    September 8, 2026

    Komunikasi Pemkot dan Pedagang Mulai Cair, Iswandi Tekankan Pasar Harus Dikelola Proporsional

    September 7, 2026

    Karhutla Betapus Disorot DPRD Samarinda, Maswedi Sebut Ganggu Kualitas Udara

    September 7, 2026

    Kerja Sama PT WATS dan Pemkot Samarinda Belum Temui Titik Temu, DPRD Sebut Berlanjut ke Jalur Hukum

    September 7, 2026

    DPRD Samarinda Minta Sekolah Siapkan Opsi Daring Saat Udara Memburuk

    September 4, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Rencana Payroll ASN Dialihkan ke Himbara, BPD Terancam Kehilangan Dana Daerah

    AminahSeptember 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Isu pengalihan pembayaran gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) daerah dari Bank Pembangunan…

    Aturan Baru PIP Resmi Berlaku, Sasaran Diperluas hingga Anak Usia TK

    September 14, 2026

    Siaga Kekeringan hingga November, Stok Bansos Tinggal 6.000 Paket

    September 14, 2026

    Terus Berulang, DPD RI Minta Penanganan Karhutla Tak Setengah-setengah

    September 14, 2026

    Beras Kaltim Masih Tebal, Serapan Gabah Petani Justru Melambat

    September 14, 2026
    1 2 3 … 3,340 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.