Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Jelang Iduladha, DPKH Tekankan Sanitasi Ketat Hewan dan Daging Kurban demi Cegah Penyakit

    Mei 25, 2026

    Samarinda Terapkan 14 Rayon Strategis untuk SPMB 2026, Atasi Ketimpangan Akses Sekolah

    Mei 25, 2026

    Jalan Longsor Sanga-Sanga–Dondang Dipastikan Diperbaiki Tahun Ini, Pemprov Kucurkan Anggaran Rp10 Miliar

    Mei 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Pendidikan»Kemendikdasmen Dorong Peningkatan Kualifikasi Guru untuk Pemerataan Mutu Pendidikan
    Pendidikan

    Kemendikdasmen Dorong Peningkatan Kualifikasi Guru untuk Pemerataan Mutu Pendidikan

    GilangBy GilangNovember 21, 2025Updated:Februari 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Direktur Pendidikan Profesi Guru Kemendikdasmen, Ferry Maulana Putra
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menekankan pentingnya peningkatan kualifikasi akademik guru sebagai bagian dari program prioritas nasional dalam memperkuat mutu pendidikan di Indonesia.

    Hal tersebut disampaikan Direktur Pendidikan Profesi Guru Kemendikdasmen Ferry Maulana Putra dalam Talk show memperingati Hari Guru Nasional 2025, dengan mengusung tema “Transportasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Samarinda di GOR Segiri, Jumat, 21 November 2025.

    “Program prioritas pendidikan saat ini ialah peningkatan kualifikasi guru yang belum memiliki kualifikasi tinggi,” ungkapnya.

    Ia menjelaskan, hingga saat ini masih terdapat sekitar 200 ribu guru di Indonesia yang belum mengantongi gelar sarjana (S1). Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan serius dalam upaya pemerataan kualitas pendidikan di berbagai daerah.

    Meski demikian, Ferry berharap kondisi itu tidak terjadi di Kota Samarinda. Ia menilai Kota Samarinda memiliki potensi sumber daya dan akses pendidikan tinggi yang cukup memadai untuk mendukung peningkatan kualifikasi guru.

    “Mudah-mudahan tidak ada guru-guru di Kota Samarinda yang belum S1,” katanya.

    Namun ia mengakui, kualitas guru menjadi faktor kunci dalam menciptakan sumber daya manusia unggul di masa depan.

    “Kunci untuk mewujudkan pendidikan yang baik sumber daya manusia yang unggul itu adalah gurunya,” tegasnya.

    Selain kualifikasi akademik, Ferry juga menyoroti pentingnya kesejahteraan guru sebagai faktor pendukung profesionalisme dalam dunia pendidikan.

    “Kalau gurunya ini profesional dan gurunya sejahtera, ini kunci awal untuk kita merubah pendidikan,” ucapnya.

    Ia menambahkan, peningkatan profesionalisme harus berjalan seiring dengan perhatian terhadap kesejahteraan agar para pendidik dapat menjalankan tugas secara maksimal. Dengan fokus pada peningkatan kualifikasi dan kesejahteraan guru,

    “Kami berharap transformasi pendidikan nasional dapat berjalan lebih merata, berkelanjutan, dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pembelajaran di seluruh daerah,” tutupnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Gilang

    Related Posts

    Samarinda Terapkan 14 Rayon Strategis untuk SPMB 2026, Atasi Ketimpangan Akses Sekolah

    Mei 25, 2026

    Syahariah Mas’ud Tinjau Sekolah di Paser, Sejumlah Fasilitas Sekolah Masih Perlu Perbaikan

    Mei 21, 2026

    Bantuan Seragam Gratispol Tuai Banyak Pujian, Siswa Nyaman Orang Tua Bahagia

    Mei 20, 2026

    SPMB Samarinda 2026 Mulai Akhir Mei, Disdikbud Siapkan Sistem Online dan Satgas Pengawasan

    Mei 5, 2026

    Jangan Gegabah! Akademisi Unmul Ingatkan Risiko Penghapusan Prodi Tanpa Kajian Mendalam

    April 30, 2026

    Akademisi Soroti Diskusi Publik sebagai Rujukan Kebijakan Nasional

    April 30, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Jelang Iduladha, DPKH Tekankan Sanitasi Ketat Hewan dan Daging Kurban demi Cegah Penyakit

    R’syaMei 25, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Plh Kabid Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kaltim Dyah…

    Samarinda Terapkan 14 Rayon Strategis untuk SPMB 2026, Atasi Ketimpangan Akses Sekolah

    Mei 25, 2026

    Jalan Longsor Sanga-Sanga–Dondang Dipastikan Diperbaiki Tahun Ini, Pemprov Kucurkan Anggaran Rp10 Miliar

    Mei 25, 2026

    Tindaklanjuti Temuan BPK, DPRD Kaltim Buka Peluang Bentuk Pansus LHP

    Mei 25, 2026

    DPRD Kaltim Matangkan Hak Angket, Hasanuddin Mas’ud Sebut Pansus Bisa Dibentuk

    Mei 25, 2026
    1 2 3 … 3,105 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.