Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kutim Tetap Genjot Kualitas Guru di Tengah Efisiensi Anggaran

    September 4, 2026

    ISPU Tembus Level Berbahaya, Anak Sekolah di Kaltim Disarankan Belajar dari Rumah

    September 4, 2026

    Dua Penghargaan Kemendagri Bawa Rp1,5 Miliar dan 250 Unit BSPS untuk Samarinda

    September 4, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Kasus Stunting Meningkat, Perlu Percepatan Penurunan di Samarinda
    DPRD Samarinda

    Kasus Stunting Meningkat, Perlu Percepatan Penurunan di Samarinda

    SeliBy SeliApril 5, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Sri Puji Astuti
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) menetapkan Kota Samarinda menjadi daerah nomor dua kasus stunting tertinggi di Kalimantan Timur (Kaltim) setelah Kutai Kartanegara.

    SSGI mencatat kasus stunting di Kota Samarinda naik menjadi 25,3 persen dari 21 persen di tahun 2022.

    Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Sri Puji Astuti mengatakan kenaikan tersebut karena persoalan data. Sebab pada dasarnya hasil pencatatan dan pelaporan gizi berbasis masyarakat (e-PPGBM) Kota Samarinda justru menunjukkan angka stunting mengalami penurunan dari 10, 9 persen menjadi 9,8 persen.

    “Saya kira bukan stunting yang naik, tapi pendataan yang belum selesai. Jadi bukan data yang riil” ujarnya kepada Insitekaltim, Rabu (5/4/2023).

    Meski demikian, dengan kanaikan stunting menurut data SSGI maka Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda harus bekerja lebih keras untuk menurunkan angka kasus anak dengan ukuran tubuh pendek akibat kurang gizi berada di bawah angka 14 persen.

    “Salah satunya mengubah sistem pengukuran tinggi anak dan berat anak harus berdasarkan umur,” terangnya.

    Ia pun mengakui angka 25,3 persen ke 14 persen masih cukup jauh, tapi ia memastikan Pemkot Samarinda akan terus berupaya menurunkan kasus stunting.

    “Kami dari Komisi IV akan terus dorong penanganan percepatan penurunan stunting. Intinya kita ada upaya,” tambahnya.

    Penanganan stunting di Kota Samarinda ada 19 organisasi perangkat daerah yang berkolaborasi. Maka dari itu Sri Puji Astuti berencana akan melakukan kunjungan untuk memastikan angka tersebut sesuai dengan kondisi lapangan.

    “Bersama dinas-dinas terkait, kami akan lakukan kunjungan lapangan untuk memastikan terkait angka yang ada,” tandasnya.

    Sri Puji Astuti SSGI Stunting
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    DPRD Samarinda Minta Sekolah Siapkan Opsi Daring Saat Udara Memburuk

    September 4, 2026

    Abdul Rohim Minta Kewenangan Damkar Diperkuat Lewat Perda Kebakaran

    September 2, 2026

    Iswandi Soroti Ribuan Kios Pasar Pagi Belum Optimal, Ekonomi Pedagang Jadi Perhatian

    September 1, 2026

    Iswandi Dorong Komunikasi Rutin Pedagang dan Pemkot untuk Benahi Pasar Pagi

    September 1, 2026

    Sengketa Sertifikat Nasabah BTN Berlarut 15 Tahun, Komisi II DPRD Samarinda Dorong Penyelesaian

    September 1, 2026

    Hadapi Ancaman Karhutla, Celni Ingatkan Posko Relawan Jadi Garda Terdepan

    Agustus 31, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kutim Tetap Genjot Kualitas Guru di Tengah Efisiensi Anggaran

    R’syaSeptember 4, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Budiman Tahir, akademisi sekaligus Widyaiswara bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) mengapresiasi…

    ISPU Tembus Level Berbahaya, Anak Sekolah di Kaltim Disarankan Belajar dari Rumah

    September 4, 2026

    Dua Penghargaan Kemendagri Bawa Rp1,5 Miliar dan 250 Unit BSPS untuk Samarinda

    September 4, 2026

    Kabut Asap Memburuk, Sekolah di Samarinda Siapkan Pembelajaran Daring

    September 4, 2026

    Pemkot Satukan Data Proyek Pembangunan dalam Satu Sistem Digital

    September 4, 2026
    1 2 3 … 3,320 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.