Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kemitraan PT Swakarsa Capai 5.223 Hektare, Warga yang Tak Punya Lahan Belum Terakomodasi

    September 26, 2026

    Api Kembali Muncul di Talang Sari, Diduga Masih Ada Bara Batubara di Dalam Tanah

    September 25, 2026

    Hujan Mulai Guyur Utara dan Barat Kaltim, BMKG Prediksi Penguatan Curah Hujan Oktober–November

    September 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Kesehatan»Kasus HIV di Samarinda Hingga Juni 2026, Capai 184 Orang
    Kesehatan

    Kasus HIV di Samarinda Hingga Juni 2026, Capai 184 Orang

    IraBy IraJuni 27, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Dinkes Samarinda, Ismid Kusasih (Insitekaltim/Nur)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Hingga Juni 2026 Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda mencatat penemuan kasus baru Human Immunodeficiency Virus (HIV) mencapai 184 orang.

    “Hingga Juni ini penemuan kasus HIV sekitar 184 orang, sedangkan yang sudah menjalani pengobatan sebanyak 140 orang,” ujar Ismid Kusasih, Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda, Kamis, 25 Juni 2026.

    Ismid mengatakan, capaian tersebut merupakan hasil dari upaya skrining yang terus diperluas.

    Menurutnya, semakin banyak kasus ditemukan sejak dini, maka semakin cepat pula pasien dapat memperoleh pengobatan.

    Ismid menjelaskan, karena masih memasuki pertengahan tahun, pihaknya belum dapat menyimpulkan apakah jumlah kasus HIV tahun ini mengalami peningkatan atau penurunan dibanding tahun sebelumnya.

    Namun, Dinkes akan terus memperkuat kegiatan skrining agar penemuan kasus dapat dilakukan lebih cepat.

    “Karena HIV adalah penyakit menular, semakin cepat ditemukan maka semakin cepat pula pasien mendapatkan pengobatan,” katanya.

    Ia mengibaratkan penanganan HIV sama seperti saat pandemi Covid-19, di mana deteksi dini menjadi kunci memutus rantai penularan.

    Selain memperkuat skrining, Dinkes Samarinda juga menyambut baik rencana DPRD Kota Samarinda yang akan menyusun Peraturan Daerah (Perda). Tentang, penanggulangan tuberkulosis (TB) dan HIV.

    Regulasi tersebut, dinilai akan memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit menular.

    “Ini akan menjadi payung hukum yang kuat dalam pelaksanaan program,” ungkapnya.

    Berdasarkan hasil pemantauan Dinkes, pola penularan HIV di Samarinda masih didominasi melalui hubungan seksual berisiko, yang terbanyak disebabkan oleh lelaki suka lelaki (LSL).

    Ismid menyebut tren tersebut sejalan dengan kondisi yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia.

    “Kalau dilihat, kasus HIV memang banyak berkaitan dengan perilaku seksual berisiko. Polanya hampir sama dengan yang terjadi di seluruh Indonesia,” jelasnya.

    Dinkes Samarinda mengimbau masyarakat, untuk tidak ragu melakukan pemeriksaan HIV. Terutama bagi kelompok yang memiliki faktor risiko.

    Menurut Ismid, deteksi dini dan kepatuhan menjalani terapi menjadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas hidup pasien sekaligus mencegah penularan kepada orang lain.

     

    Dinkes Samarinda HIV AIDS Ismid Kusasih TBC dan HIV/AIDS
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ira

    Related Posts

    Kasus ISPA Kaltim Mulai Turun, Asap dan Minim Hujan Masih Jadi Ancaman

    September 24, 2026

    Transisi Global Fund, Kaltim Mulai Hitung Kebutuhan Anggaran Penanggulangan HIV/AIDS

    September 23, 2026

    Pembuluh Darah Bisa Menyempit Diam-Diam, Ini Penyebab dan Risikonya

    September 22, 2026

    Jalan Sedikit Sudah Tersengal? Waspadai Tanda Gagal Jantung

    September 21, 2026

    Kunjungan Poli Jantung RSUD IA Moeis Tembus 1.100, Klinik Gagal Jantung Diperkuat

    September 20, 2026

    Beban Penyakit Jantung Tinggi, RSUD IA Moies Samarinda Siapkan Layanan Khusus

    September 19, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kemitraan PT Swakarsa Capai 5.223 Hektare, Warga yang Tak Punya Lahan Belum Terakomodasi

    AminahSeptember 26, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Sejumlah warga di wilayah Wahau–Kongbeng, Kabupaten Kutai Timur, mempertanyakan akses mereka terhadap…

    Api Kembali Muncul di Talang Sari, Diduga Masih Ada Bara Batubara di Dalam Tanah

    September 25, 2026

    Hujan Mulai Guyur Utara dan Barat Kaltim, BMKG Prediksi Penguatan Curah Hujan Oktober–November

    September 25, 2026

    APBD Perubahan Samarinda Rp3,75 Triliun, Raperda Ditarget Paripurna 30 September

    September 25, 2026

    Hadapi Persaingan Media, Infosatu.co dan Insitekaltim Kembali Terverifikasi Dewan Pers

    September 25, 2026
    1 2 3 … 3,364 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.