Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dukung Kenyamanan Pedagang, Disdag Samarinda Koordinasikan Penyediaan Listrik Pasar Pagi

    Oktober 24, 2026

    Pembangunan RS Korpri Samarinda Disorot, Pemkot Minta Kajian Banjir hingga Andalalin

    Oktober 24, 2026

    Aktivitas Pedagang di Polder Air Hitam Tumbuh, Dishub Samarinda Dorong Penataan Parkir yang Legal

    Oktober 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Karhutla Betapus Disorot DPRD Samarinda, Maswedi Sebut Ganggu Kualitas Udara
    DPRD Samarinda

    Karhutla Betapus Disorot DPRD Samarinda, Maswedi Sebut Ganggu Kualitas Udara

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaSeptember 7, 2026Updated:Oktober 5, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Maswedi, saat memberikan keterangan kepada awak media, Senin, 7/9/2026. (Insitekaltim/Ratu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kebakaran lahan di kawasan Betapus, Samarinda, kembali mendapat sorotan DPRD Kota Samarinda. Selain membutuhkan waktu cukup lama untuk dipadamkan, kebakaran tersebut dinilai berdampak terhadap kualitas udara hingga memicu gangguan pernapasan bagi sejumlah masyarakat.

    Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Maswedi, menyayangkan terjadinya kebakaran lahan di kawasan Betapus. Menurutnya, proses pemadaman api juga membutuhkan waktu cukup lama dan melibatkan relawan serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda.

    “Sangat disayangkan adanya kebakaran di Betapus itu karena dampaknya cukup besar sekali, dan memang apinya cukup lama baru bisa dipadamkan oleh teman-teman dari relawan dan juga dari BPBD,” ujar Maswedi saat ditemui di Gedung DPRD Kota Samarinda, Jalan Basuki Rahmat, Senin, 7 September 2026.

    Maswedi menilai kejadian kebakaran lahan di Samarinda sudah berulang. Ia pun menyayangkan masih adanya aktivitas masyarakat yang melakukan pembakaran dan berpotensi memicu kebakaran yang lebih luas, terutama di tengah kondisi kemarau.

    “Kami melihat ini kan sudah berulang. Dan tentunya kami sayangkan buat masyarakat yang melakukan aktivitas pembakaran sehingga menimbulkan dampak kebakaran yang cukup luas,” katanya.

    Menurut Maswedi, dampak kebakaran tidak hanya berkaitan dengan lahan yang terbakar. Asap yang ditimbulkan juga berpengaruh terhadap kondisi udara dan dapat mengganggu kesehatan masyarakat.

    Ia menyebut terdapat sejumlah warga yang mengalami keluhan sesak napas akibat kondisi udara setelah kebakaran.

    “Ini kan cukup mengganggu dari sisi udaranya. Karena kemarin sampai ada beberapa masyarakat kita yang agak sesak napas akibat pembakaran tersebut,” ungkapnya.

    Di tengah kondisi kemarau yang masih berlangsung, masyarakat juga merespons situasi tersebut melalui kegiatan keagamaan. Salah satunya pelaksanaan Salat Istisqa yang digelar di SMA Negeri 9 Samarinda.

    Maswedi mengatakan dirinya menghadiri kegiatan tersebut setelah mendapat undangan sebagai perwakilan pemerintah kota maupun anggota DPRD Kota Samarinda. Kegiatan tersebut turut dihadiri Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

    Ia mengapresiasi pelaksanaan Salat Istisqa tersebut. Menurutnya, kegiatan itu menunjukkan kepedulian pihak sekolah dalam merespons kondisi kemarau yang berkepanjangan.

    “Ini sekolah umum, bukan berbasis agama, sehingga berniat dalam kondisi seperti ini merespons dengan melakukan kegiatan keagamaan, berdoa, salat bersama, berdoa bersama supaya kemarau ini tidak berkepanjangan, bisa turun hujan,” jelasnya.

    Maswedi berharap kemarau segera berakhir sehingga potensi kebakaran lahan dapat ditekan. Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya titik api.

    Upaya pencegahan dinilai penting agar kebakaran lahan tidak kembali meluas dan berdampak terhadap kualitas udara maupun kesehatan masyarakat Samarinda.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Pedagang Air Hitam Hampir 200, DPRD Samarinda Dorong Penataan di Bawah Diskumindag

    Oktober 23, 2026

    Dewan Soroti Koperasi Merah Putih yang Belum Berdampak pada Ekonomi Warga

    Oktober 23, 2026

    DPRD Samarinda Awasi Janji Kompensasi Hotel di Samanhudi, Sidak Perizinan Disiapkan

    Oktober 23, 2026

    Iswandi Soroti Wacana Penyaluran Gaji PNS Lewat Kopdes, Nilai Berisiko bagi BPD

    Oktober 23, 2026

    Abdul Rohim Desak APH Audit PLN dan Minta Kompensasi Pemadaman Listrik di Samarinda

    Oktober 22, 2026

    Raperda Rencana Induk Pariwisata Samarinda Ditargetkan Paripurna Desember 2026

    Oktober 22, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Dukung Kenyamanan Pedagang, Disdag Samarinda Koordinasikan Penyediaan Listrik Pasar Pagi

    SintaOktober 24, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Aktivitas perdagangan di Pasar Pagi Samarinda membutuhkan dukungan fasilitas yang memadai, termasuk…

    Pembangunan RS Korpri Samarinda Disorot, Pemkot Minta Kajian Banjir hingga Andalalin

    Oktober 24, 2026

    Aktivitas Pedagang di Polder Air Hitam Tumbuh, Dishub Samarinda Dorong Penataan Parkir yang Legal

    Oktober 24, 2026

    Puluhan Lubang Galian Misterius Rusak Jalan Samarinda

    Oktober 24, 2026

    Wali Kota Andi Harun Soroti Risiko Banjir RS KORPRI

    Oktober 24, 2026
    1 2 3 … 3,403 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.