Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mengalokasikan sekitar Rp12,4 miliar melalui APBD untuk mendukung pembangunan dan penguatan sarana prasarana Mako Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Kaltim di Jalan Sultan Hasanuddin, Samarinda Seberang.
Dukungan tersebut diwujudkan dalam pembangunan gedung baru yang kini resmi digunakan setelah diresmikan Wali Kota Samarinda Andi Harun, Kamis, 8 Oktober 2026.

Rangkaian dukungan anggaran itu dimulai pada 2024 sebesar sekitar Rp5,5 miliar untuk pembangunan gedung baru. Anggaran kembali dialokasikan pada 2025 sebesar Rp4,969 miliar untuk melanjutkan pembangunan Mako Batalyon B Pelopor.
Pemkot Samarinda kemudian kembali mengalokasikan anggaran melalui APBD Perubahan 2025 sebesar Rp1,992 miliar untuk pengadaan dan pemasangan sarana prasarana Batalyon B Pelopor. Dengan demikian, total tiga alokasi tersebut mencapai sekitar Rp12,46 miliar.
Andi Harun mengatakan pembangunan fasilitas tersebut tidak semata-mata berkaitan dengan keberadaan gedung baru, tetapi diarahkan untuk memperkuat kapasitas aparat dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.
Posisi Samarinda sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) sekaligus penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN) membuat mobilitas penduduk, investasi, perdagangan dan aktivitas pemerintahan semakin kompleks. Kondisi tersebut, kata dia, turut meningkatkan kebutuhan terhadap kesiapsiagaan keamanan.
“Brimob mempunyai karakter yang berbeda dan strategis. Hadir dalam situasi yang membutuhkan kemampuan khusus, kesiapsiagaan tinggi, dan juga kecepatan respons, serta tentu disiplin operasi,” kata Andi Harun.
Ia menempatkan Batalyon B Pelopor sebagai salah satu kekuatan negara dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat. Karena itu, dukungan terhadap fasilitas Brimob disebut perlu dilihat sebagai bagian dari kebutuhan keamanan yang menopang aktivitas pembangunan kota.
“Keamanan adalah fondasi pembangunan. Tidak ada investasi yang akan tumbuh tanpa jaminan kepastian keamanan. Tidak ada pembangunan yang berkelanjutan tanpa ketertiban sosial, dan tidak ada pelayanan publik yang optimal apabila masyarakat merasa lingkungannya tidak aman,” ujarnya.
Namun, Andi juga menekankan agar peningkatan fasilitas tersebut tidak membuat jarak antara aparat dan masyarakat semakin lebar. Ia meminta personel Batalyon B Pelopor tetap membangun komunikasi dengan warga.
“Boleh berpagar tinggi, tapi tidak boleh berpagar dengan masyarakat,” tegasnya.
Andi juga meminta markas baru tersebut tidak hanya dipandang sebagai bangunan fisik, tetapi menjadi ruang pengabdian bagi personel Brimob untuk meningkatkan profesionalisme dan menjaga kepercayaan publik.
Sementara itu, Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol Ronny Suseno menjelaskan keberadaan Batalyon B Pelopor memiliki sejarah panjang. Satuan tersebut awalnya merupakan kompi yang berdiri sejak 1998 sebelum berkembang menjadi batalyon.
Satbrimob Polda Kaltim pada 14 November 2017 menerima hibah dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk mendukung pengembangan sarana dan prasarana satuan.
Seiring meningkatnya dinamika tugas, Satbrimob Polda Kaltim kemudian mengajukan permohonan dukungan pembangunan kantor Batalyon B Pelopor kepada Pemkot Samarinda pada 21 Februari 2023.
Pembangunan kantor berlangsung mulai 3 Mei 2024 hingga 15 Desember 2025. Ronny mengapresiasi dukungan Pemkot Samarinda yang membuat pembangunan fasilitas tersebut dapat direalisasikan. Ia meminta personel memanfaatkan dan merawat fasilitas baru tersebut untuk menunjang pelaksanaan tugas.
“Dukungan ini bukan sekadar pembangunan sebuah gedung, tapi merupakan wujud sinergi dan kepedulian bersama dalam mendukung pelaksanaan tugas Sat Brimob Polda Kaltim, khususnya dalam bidang perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat,” kata Ronny.
Ia juga meminta personel Batalyon B Pelopor meningkatkan disiplin, kinerja, profesionalisme, integritas dan kesiapsiagaan menghadapi berbagai tantangan tugas.
Keberadaan markas baru harus diikuti dengan penguatan hubungan antara Brimob, pemerintah daerah, TNI, instansi terkait dan masyarakat.

