Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Fitur Baru Instagram, Instants: Spontan Atau Waspada?

    Mei 23, 2026

    Samarinda Masih Dikepung Genangan, DPRD Singgung Sedimentasi dan Anak Sungai yang Menyempit

    Mei 23, 2026

    Kenapa Samarinda Akhir-Akhir Ini Sering Hujan? Kadang Cuma Satu Daerah yang Diguyur Deras

    Mei 23, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Kaltim Mantapkan Transformasi Hijau Melalui FCPF-CF
    Diskominfo Kaltim

    Kaltim Mantapkan Transformasi Hijau Melalui FCPF-CF

    LarasBy LarasDesember 2, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Dewan Daerah Perubahan Iklim (DDPI) Kaltim Daddy Ruhiyat
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

     

    Insitekaltim, Samarinda – Kalimantan Timur (Kaltim) terus berupaya mengurangi emisi karbon melalui program Forest Carbon Partnership Facility-Carbon Fund (FCPF-CF).

    Sejak 2019 program ini diluncurkan, FCPF-CF diharapkan menjadi tonggak penting dalam upaya transformasi hijau di wilayah Kaltim, sejak Deklarasi Kaltim Green 2010.

    Ketua Dewan Daerah Perubahan Iklim (DDPI) Kaltim Daddy Ruhiyat menyebut bahwa program ini menjadi bagian dari visi besar untuk menekan dampak perubahan iklim. FCPF-CF menekankan pada keseimbangan ekonomi, sosial, budaya dan lingkungan.

    “FCPF-CF adalah langkah konkret kami menuju pembangunan berkelanjutan,” katanya dalam acara jumpa pers oleh Diskominfo Kaltim di Hotel Aston Samarinda, Senin (12/11/2024).

    Disebutkan Daddy, Kaltim dahulu dan saat ini menghadapi tantangan besar berupa deforestasi yang signifikan akibat aktivitas manusia. Dampak seperti kebakaran hutan dan banjir menjadi pengingat akan perlunya pendekatan baru dalam pembangunan.

    Dengan Deklarasi Kaltim Green 2010, provinsi yang dijuluki Benua Etam ini mulai mengarahkan kebijakan pada pembangunan rendah karbon dan pengelolaan sumber daya alam secara bijaksana.

    Daddy menambahkan salah satu langkah kunci adalah mendorong praktik perkebunan berkelanjutan. Perusahaan diwajibkan menerapkan sertifikasi seperti Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) untuk memastikan pengelolaan yang ramah lingkungan.

    Selain itu, masyarakat juga dilibatkan melalui program pelestarian hutan dan pengendalian kebakaran. Untuk itu, ia mengajak semua pihak turut berkontribusi demi perbaikan alam yang lebih baik.

    “Kami mengajak semua pihak untuk aktif menjaga lingkungan,” tegasnya.

    Melalui kolaborasi internasional dan kebijakan komprehensif, Kaltim optimistis dapat mewujudkan visi provinsi hijau yang berkelanjutan. Program FCPF-CF pun diharapkan menjadi model pengurangan emisi yang dapat diadopsi oleh wilayah lain di Indonesia.

    Kaltim sendiri telah menerima pembayaran kompensasi dana karbon dari World Bank sebesar USD 20,9 juta atau sekitar Rp300 miliar atas keberhasilan pelaksanaan program FCPF ini. Total kompensasi yang akan diberikan negara-negara donor melalui Bank Dunia atau World Bank adalah sebesar USD110 juta atau setara Rp1,6 triliun.

    DDPI Kaltim Diskominfo Kaltim Jumpa Pers
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Rudy Mas’ud Pastikan Segiri Bisa Dipakai Borneo FC Berlaga di Kancah Asia

    Mei 18, 2026

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Mei 15, 2026

    Latsar CPNS Kutim Ditutup dengan Pesan Ketangguhan

    Mei 15, 2026

    IKAMBA Kaltim Resmi Dilantik, Seno Aji Soroti Peran Strategis Warga Manggarai Barat

    Mei 15, 2026

    Temindung Creative Hub Jadi Motor Baru Ekraf Kaltim, Rindekrafda 2026–2030 Disiapkan

    Mei 13, 2026

    Dari Tambang ke Kreatif, Gekraf Kaltim Didorong Jadi Motor Ekonomi Baru

    Mei 12, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Fitur Baru Instagram, Instants: Spontan Atau Waspada?

    R’syaMei 23, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kemunculan fitur baru di aplikasi Instagram memunculkan beragam reaksi penggunanya. Fitur baru…

    Samarinda Masih Dikepung Genangan, DPRD Singgung Sedimentasi dan Anak Sungai yang Menyempit

    Mei 23, 2026

    Kenapa Samarinda Akhir-Akhir Ini Sering Hujan? Kadang Cuma Satu Daerah yang Diguyur Deras

    Mei 23, 2026

    20 Juta Kiloliter Bensin Masih Impor, Bahlil: Akan Kita Konversi ke Etanol

    Mei 22, 2026

    Realisasi Retribusi Masih Lemah, DPRD Samarinda Usul Pemkot Buat Dashboard PAD Real Time

    Mei 22, 2026
    1 2 3 … 3,103 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.