Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dukung Kenyamanan Pedagang, Disdag Samarinda Koordinasikan Penyediaan Listrik Pasar Pagi

    Oktober 24, 2026

    Pembangunan RS Korpri Samarinda Disorot, Pemkot Minta Kajian Banjir hingga Andalalin

    Oktober 24, 2026

    Aktivitas Pedagang di Polder Air Hitam Tumbuh, Dishub Samarinda Dorong Penataan Parkir yang Legal

    Oktober 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Kaltim Kejar Swasembada Beras, Capaian Pangan Naik dari 30 Persen Jadi 58 Persen
    Ekonomi

    Kaltim Kejar Swasembada Beras, Capaian Pangan Naik dari 30 Persen Jadi 58 Persen

    R’syaBy R’syaAgustus 14, 2026Updated:Oktober 5, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wagub Kaltim Seno Aji saat diwawancarai, Jumat, 14/8/2026. (Insitekaltim/R’sya)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kalimantan Timur (Kaltim) terus mengejar kemandirian pangan. Tingkat swasembada pangan daerah yang sebelumnya berada di kisaran 30 persen kini meningkat menjadi 58 persen.

    Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji mengatakan peningkatan tersebut menjadi catatan penting, meski Kaltim masih berada dalam kondisi defisit pangan.

    “Defisit tapi kenaikan signifikan. Ini harus dicatat. Sejak kita dilantik itu baru 30 persen swasembada pangan dan sekarang sudah 58 persen. Hampir 60 persen,” ujarnya di DPRD Kaltim, Jalan Teuku Umar Samarinda, Jumat, 14 Agustus 2026.

    Ia menyebut kenaikan tersebut menunjukkan adanya peningkatan sekitar 100 persen dibandingkan kondisi awal. Karena itu, pemerintah daerah akan terus memacu produksi pangan agar Kaltim dapat semakin mendekati kondisi swasembada.

    Salah satu upaya yang dilakukan yakni memperluas lahan pertanian melalui program cetak sawah baru. Seno menyampaikan saat ini terdapat target pencetakan sawah seluas 15 ribu hektare yang dilakukan bersama TNI.

    Tambahan lahan tersebut nantinya akan melengkapi sekitar 40 ribu hektare lahan yang telah tersedia, sehingga total 55 ribu hektare dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produksi pangan.

    “Target 15.000 hektare sedang dilakukan oleh TNI untuk cetak sawah baru sehingga total 55.000 hektare bisa kita manfaatkan dengan baik dan bisa membuat swasembada beras,” jelasnya.

    Seno menjelaskan, percepatan program tersebut akan terus dilakukan hingga akhir 2026. Pemerintah daerah juga telah melakukan koordinasi untuk memastikan program perluasan lahan tersebut dapat berjalan sesuai target.

    Upaya Kaltim memperkuat produksi pangan ini berlangsung di tengah dorongan pemerintah pusat untuk mencapai kemandirian pangan nasional. Dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Jakarta, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan Indonesia telah mencapai swasembada delapan komoditas pangan.

    Delapan komoditas tersebut yakni beras, jagung, gula konsumsi, daging ayam, telur ayam, bawang merah, cabai besar, dan cabai rawit.

    Prabowo mengaku capaian tersebut berhasil diwujudkan lebih cepat dari target awal pemerintah yang diproyeksikan dalam empat tahun. Namun, pemerintah masih menargetkan swasembada daging sapi dalam lima hingga enam tahun ke depan.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    BPBD Samarinda Catat 309 Kebakaran Lahan, Lima Orang Diproses Polisi

    Oktober 23, 2026

    Kaltim Raih Penghargaan TPAKD 2026, Gubernur dan Wagub Tak Hadir

    Oktober 23, 2026

    Stok Pangan Samarinda Aman, Harga Cabai Masih Jadi Perhatian

    Oktober 22, 2026

    Hari Santri di Kaltim, 40 Santri Kurang Mampu Terima Santunan

    Oktober 22, 2026

    Titik Panas Karhutla Kaltim Turun dari 600 ke 300, Asap Masih Bertahan

    Oktober 21, 2026

    38 Hektare Lahan Terbakar, Disbun Kaltim Mulai Waspadai Api Merembet ke Perkebunan

    Oktober 20, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Dukung Kenyamanan Pedagang, Disdag Samarinda Koordinasikan Penyediaan Listrik Pasar Pagi

    SintaOktober 24, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Aktivitas perdagangan di Pasar Pagi Samarinda membutuhkan dukungan fasilitas yang memadai, termasuk…

    Pembangunan RS Korpri Samarinda Disorot, Pemkot Minta Kajian Banjir hingga Andalalin

    Oktober 24, 2026

    Aktivitas Pedagang di Polder Air Hitam Tumbuh, Dishub Samarinda Dorong Penataan Parkir yang Legal

    Oktober 24, 2026

    Puluhan Lubang Galian Misterius Rusak Jalan Samarinda

    Oktober 24, 2026

    Wali Kota Andi Harun Soroti Risiko Banjir RS KORPRI

    Oktober 24, 2026
    1 2 3 … 3,403 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.