Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Rabies Masih Mengintai, Kaltim Perkuat Perlindungan dari Gigitan Anjing

    September 29, 2026

    Kompensasi Rp5 Miliar Belum Terealisasi, Kasus Pasien RSUD AWS Berlanjut ke DPRD Kaltim

    September 29, 2026

    Dugaan Malpraktik Dokter Furqon Belum Bisa Dibuktikan, AWS Tunggu Hasil Majelis Disiplin Profesi

    September 29, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Kaltim Buka Peluang Kerja Sama Pembangunan Rumah Sakit di Kutai Barat dengan Australia
    Diskominfo Kaltim

    Kaltim Buka Peluang Kerja Sama Pembangunan Rumah Sakit di Kutai Barat dengan Australia

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaApril 23, 2025Updated:Juni 3, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda– Gubernur Kaltim Dr H Rudy Mas’ud berencana membangun satu rumah sakit yang representatif di Kabupaten Kutai Barat (Kubar). Rumah sakit ini di masa depan digadang-gadang akan menjadi rumah sakit rujukan untuk masyarakat yang berada di dua kabupaten pelosok, yakni Kutai Barat dan Mahakam Ulu (Mahulu).

    Awalnya, rencana Pembangunan rumah sakit di Kubar itu akan dialokasikan melalui APBD Kaltim. Namun masih terbuka kemungkinan dana pembangunan itu dilakukan menggunakan dana pihak ketiga, salah satunya investasi dari Australia. Dengan begitu, jika Pembangunan rumah sakit bisa dilakukan oleh pihak swasta atau investasi asing, maka APBD yang awalnya akan digunakan untuk membangun rumah sakit, dapat digunakan untuk kemanfaatan yang lain, misalnya untuk membangun jalan-jalan yang masih sangat tidak layak di dua kabupaten itu.

    Peluang terkait kemungkinan kerja sama dengan investor dari Australia itu terungkap setelah adanya kunjungan Konsul Jenderal Australia Makassar Todd Dias ke Kantor Gubernur Kaltim di Jalan Gajah Mada Samarinda. Kunjungan Todd Dias ke Kantor Gubernur disambut Sekretaris Daerah (Sekda) Kaltim Sri Wahyuni didampingi Kepala DPMPTSP Fahmi Prima Laksana dan Plt Kepala Dinas Pendidikan Rahmat Ramadhan.

    Dalam kesempatan ini, Sekda Sri Wahyuni mengungkap perhatian besar Gubernur H Rudy Mas’ud (Harum) dan Wakil Gubernur H Seno Aji dalam pembangunan bidang pendidikan, kesehatan dan insfratruktur. Untuk pendidikan dan kesehatan, peluncuran Program Gratispol sudah dilakukan pada Senin, 21 April 2025.

    Sekda Sri Wahyuni menyebutkan jika Gubernur Harum memiliki atensi besar dalam pembangunan bidang kesehatan.

    “Beliau ingin agar layanan kesehatan ditingkatkan kualitas layanannya,” jelas Sekda.

    Dijelaskan juga jika Gubernur Harum sangat ingin agar semua warga Kaltim masuk dalam BPJS Kesehatan melalui Program Gratispol.

    Satu rencana besar Gubernur Harum dan Wakil Gubernur Seno Aji lainnya adalah membangun rumah sakit yang representatif di Kabupaten Kutai Barat.

    “Rumah sakit itu akan menjadi rumah sakit rujukan bagi masyarakat di Kutai Barat dan Mahakam Ulu,” terang Sekda Sri lagi.

    Pasalnya, rumah sakit yang saat ini ada di Kutai Barat masih kelas C. Sehingga ketika ada pasien yang harus dirujuk ke Samarinda, masih diperlukan waktu minimal 8 jam untuk sampai ke Samarinda.

    Merespons itu, Konsul Jenderal Todd Dias mengatakan jika Australia juga banyak memiliki perusahaan-perusahaan yang sangat berpengalaman membangun rumah sakit di daerah-daerah pelosok dan pedalaman.

    “Kami juga punya banyak perusahaan yang sudah berpengalaman membangun rumah sakit di daerah-daerah yang jauh seperti di Afrika. Jadi terbuka untuk investasi di bidang kesehatan, seperti membangun rumah sakit di Kutai Barat,” jawab Todd Dias, yang hari ini bangga menggunakan batik khas Kaltim, buah cinderamata dari pertemuan sebelumnya dengan Sekda Sri Wahyuni. Ini merupakan kunjungan kedua Todd Dias ke Kalimantan Timur.

    Kehadiran Konsul Jenderal Todd Dias bermaksud untuk membantu menghubungkan kebutuhan investasi potensial di Kaltim dengan para investor atau pemilik modal di Australia.

    “Selaku Konsul Jenderal Australia Makassar, saya selalu ingin mencari peluang untuk bisa meningkatkan investasi di Indonesia, terkhusus di Kalimantan Timur,” kata Todd Dias, Selasa 22 April 2025.

    Investasi yang nanti akan ditawarkan kepada investor Australia terbuka dalam berbagai bidang. Termasuk perdagangan, peternakan, pendidikan dan kesehatan.

    Untuk perdagangan, Todd Dias melihat potensi Kaltim sangat terbuka dari jalur Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II. Demikian pula untuk bidang peternakan. Australia siap mengirim 3.000 ekor sapi, jika Kaltim siap menerima. Kerja sama pengembangan sapinya pun masih sangat dimungkinkan.

    “Tapi untuk pengiriman sapi dari Australia minimal harus 3.000 ekor. Tidak boleh kurang,” ungkap pejabat yang sudah bertugas sekitar dua tahun di Konsulat Jenderal Australia Makassar itu.

    Meski demikian, pihaknya hanya akan menjadi penghubung antara investasi apa yang dibutuhkan Kaltim dengan para calon investor Australia. Selanjutnya diserahkan kepada kesepakatan bisnis masing-masing pihak. (ADV/Diskominfokaltim)

    Editor: Sukri

    Kubar Peluang Kerja Pemprov Kaltim Rudy Mas'ud Sekda Sri Sri Wahyuni
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Rabies Masih Mengintai, Kaltim Perkuat Perlindungan dari Gigitan Anjing

    September 29, 2026

    Rudy Mas’ud Tegaskan Hotel BUMD Hanya untuk Kegiatan Internal Pemprov Kaltim

    September 29, 2026

    APBD Perubahan Kaltim 2026 Prioritaskan Jalan dan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni

    September 29, 2026

    Tiga Bulan Tersisa, Kepala Dinkes Kaltim Baru Dihadapkan Sejumlah Persoalan Kesehatan

    September 29, 2026

    Pimpin Bapenda Kaltim, Dasmiah Bidik PAD dari Pajak Perusahaan hingga Alat Berat

    September 29, 2026

    Target 2.000 MBR, Gratispol Biaya Administrasi Rumah Kaltim Baru 214 Penerima

    September 28, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Rabies Masih Mengintai, Kaltim Perkuat Perlindungan dari Gigitan Anjing

    Ratu ArifanzaSeptember 29, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ancaman rabies masih menjadi perhatian kesehatan masyarakat di Kaltim. Dalam tiga tahun…

    Kompensasi Rp5 Miliar Belum Terealisasi, Kasus Pasien RSUD AWS Berlanjut ke DPRD Kaltim

    September 29, 2026

    Dugaan Malpraktik Dokter Furqon Belum Bisa Dibuktikan, AWS Tunggu Hasil Majelis Disiplin Profesi

    September 29, 2026

    Rudy Mas’ud Tegaskan Hotel BUMD Hanya untuk Kegiatan Internal Pemprov Kaltim

    September 29, 2026

    APBD Perubahan Kaltim 2026 Prioritaskan Jalan dan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni

    September 29, 2026
    1 2 3 … 3,368 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.