Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kepala BPS RI Imbau Masyarakat Kaltim Terima Petugas Sensus Ekonomi 2026

    Juni 27, 2026

    Kehadiran Kopdes Merah Putih Jadi Peluang Bangun Sinergi Antarlembaga Ekonomi Desa

    Juni 27, 2026

    Andi Faiz Kembali Pimpin Golkar Bontang 2025–2030, Tegaskan Partai Harus Hadir Menjawab Kebutuhan Rakyat

    Juni 27, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Nasional»Kaltim Bidik Kelapa Genjah sebagai Primadona Baru di Era IKN
    Nasional

    Kaltim Bidik Kelapa Genjah sebagai Primadona Baru di Era IKN

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaMaret 27, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Gubernur Rudy Mas'ud saat menghadiri kegiatan Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI. ( Ist / Humas Pemprov)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Makassar — Di tengah pesatnya pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) mulai mengarahkan fokus pada komoditas perkebunan yang dinilai cepat menghasilkan dan berdaya saing tinggi yaitu kelapa genjah.

    Gubernur Rudy Mas’ud menilai kelapa genjah memiliki keunggulan signifikan dibanding komoditas lain, terutama dari sisi waktu panen. Tanaman ini sudah dapat dipanen dalam kurun tiga hingga empat tahun, sehingga dinilai menarik bagi investor yang mengincar perputaran modal lebih cepat.

    “Ini peluang nyata. Dengan masa panen yang relatif singkat, kelapa genjah bisa jadi pilihan strategis bagi pelaku usaha,” ujar Rudy saat menghadiri Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI di Makassar.

    Ia menambahkan, potensi besar Kaltim juga didukung oleh ketersediaan lahan yang luas. Dengan total wilayah mencapai sekitar 127 ribu kilometer persegi, masih banyak area yang bisa dimanfaatkan untuk pengembangan perkebunan secara modern dan terintegrasi.

    Beberapa daerah seperti Kutai Timur, Berau, dan Mahakam Ulu disebut memiliki potensi besar karena didukung bentang lahan luas dengan kepadatan penduduk yang relatif rendah.

    “Ini kombinasi ideal untuk pengembangan agribisnis skala besar,” jelasnya.

    Selain kelapa genjah, Pemprov Kaltim juga tengah memperkuat komoditas kakao sebagai bagian dari strategi diversifikasi sektor perkebunan. Sejumlah wilayah bahkan mulai diarahkan menjadi sentra produksi kakao nasional dalam beberapa tahun ke depan.

    Di sisi lain, ketergantungan Kaltim terhadap pasokan pangan dari luar daerah justru membuka peluang investasi baru. Komoditas seperti beras, daging sapi, dan ayam dinilai masih sangat potensial untuk dikembangkan secara lokal guna memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus meningkat.

    Menurut Rudy, kehadiran IKN akan menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi sekaligus menciptakan permintaan besar terhadap berbagai komoditas pangan dan perkebunan.

    “Efek berantai dari pembangunan IKN akan sangat besar. Ini momentum yang tidak boleh dilewatkan,” tegasnya.

    Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan bahwa kondisi pangan nasional tetap dalam keadaan aman, termasuk stok beras yang masih terkendali meskipun di tengah dinamika global.

    Dengan kekuatan pada sektor lahan, peluang pasar, serta dukungan pembangunan nasional, Kalimantan Timur kini bersiap memantapkan posisi sebagai salah satu pusat pertumbuhan baru di sektor pertanian dan perkebunan Indonesia.

    IKN Pemprov Kaltim Rudy Mas'ud
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Empat Desa di Kubar Masih Terisolasi, Pemprov Kaltim Akan Rampungkan Tahun Ini

    Juni 26, 2026

    BPS Kaltim Kerahkan 3.085 Petugas Sensus Ekonomi, Kejujuran Data Warga Jadi Kunci

    Juni 26, 2026

    Canangkan Desa Cantik di PPU, Harum Dorong Pembangunan Berbasis Data

    Juni 25, 2026

    Gedung Pandurata, Disiapkan Pemprov Kaltim Untuk Atasi Kepadatan RSUD AWS

    Juni 24, 2026

    Sekda Sri Wahyuni Akui: Memasuki Smester II-2026, PAD Kaltim Baru Capai 36 Persen

    Juni 24, 2026

    Penerbangan Internasional Buka Peluang Ekspor bagi UMKM Kaltim

    Juni 24, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kepala BPS RI Imbau Masyarakat Kaltim Terima Petugas Sensus Ekonomi 2026

    Nur AjijahJuni 27, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI Amalia Adininggar Widyasanti mengimbau masyarakat Kaltim,…

    Kehadiran Kopdes Merah Putih Jadi Peluang Bangun Sinergi Antarlembaga Ekonomi Desa

    Juni 27, 2026

    Andi Faiz Kembali Pimpin Golkar Bontang 2025–2030, Tegaskan Partai Harus Hadir Menjawab Kebutuhan Rakyat

    Juni 27, 2026

    SPMB Tahap II Kaltim Tanpa Tes, Nilai Rapor Semester 1–5 Jadi Penentu Lolos SMA/SMK Negeri

    Juni 27, 2026

    Andi Harun: Konflik Kehutanan Tak Akan Pernah Tuntas Selama Regulasi Masih Tumpang Tindih

    Juni 27, 2026
    1 2 3 … 3,176 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.