Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Drainase Menanjak hingga Kolam Retensi Tanpa Outlet, PR Samarinda Jelang Musim Hujan

    Oktober 11, 2026

    El Nino Diprediksi Bertahan hingga 2027, Kaltim Terancam Kekeringan dan Gangguan Pangan

    Oktober 11, 2026

    Helmi Dorong Penguatan Ekonomi Non-Tambang, Imbau Warga Samarinda Waspadai Kebakaran

    Oktober 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Kadis DKPPP: Ingin Bontang Memiliki Pariwisata Laut Seperti Kabupaten Berau
    Advertorial

    Kadis DKPPP: Ingin Bontang Memiliki Pariwisata Laut Seperti Kabupaten Berau

    MartinusBy MartinusApril 25, 201902 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Bontang– Pelepasliaran 11 penyu dan ikan Napoleon di tobok batang perairan Kota Bontang. yang dilakukan oleh Pemkot Bontang, serta Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Pontianak,Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Tarakan, BKSD Kaltim, dan PT. Pupuk Katim. Pada Kamis (25/4/2019). Di harapkan dapat menjadi pariwisata baru di Kota Bontang.
    Pemerintah Kota Bontang, berharap agar Bontang memiliki pariwisata laut seperti Kabupaten Berau, yang memiliki daya tarik wisata tentang penyu.

    kepala Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKPPP) Bontang, Aji Erlinawati mengatakan, tempat pelepasan penyu dekat dengan pula beras basah, di Terumbu Karang Buatan, yang telah ditumbuhi soft coral dan hard coral. Jika nantinya penyu tersebut dapat berkembang biak, pastinya kawasan beras basah menjadi tempat bagi penyu ini.

    “Semoga dengan melepaskan penyu ini mereka bisa berkembang biak, dan beras basah bisa menjadi habitatnya sehingga Bontang juga memiliki tempat wisata penyu seperti Berau,” ujarnya.

    Ia mengatakan sebelumnya di perairan Bontang belum ada ditemukan penyu, kemungkinan penyu itu berasal dari luar perairan Bontang, atau penyu yang berimigrasi.
    “Saya baru tau kalau Bontang punya penyu, itu karena ada nelayan yang dapat, ya semoga saja keberadaan penyu dapat menyadarkan masyarakat, bahwa sangat jarang ditemui, untuk itu kita dapat bersama sama menjaganya,”katanya.

    Sebelumnya penyu didapatkan oleh nelayan yang hendak memakannya, namun, penyu itu berhasil diselamatkan oleh nelayan koperasi atau nelayan binaan perusahaan yang ada di kota Bontang. Sebelum pelepasliaran, penyu ini terlebih dahulu dipulihkan. Setelah siap, penyu ini kemudian dilepas di kawasan perairan Tobok Batang.
    Selain penyu, pemkot juga melakukan pelepasan 5 ikan napoleon. Ikan napolieon keberadaanya sangat dilindungi. Peraturan itu tercantum dalam Kementerian Kelautan dan Perikanan No. 37 Tahun 2013 tentang Penetapan Status Perlindungan Terbatas Ikan Napoleon.(yulianti)

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Drainase Menanjak hingga Kolam Retensi Tanpa Outlet, PR Samarinda Jelang Musim Hujan

    Oktober 11, 2026

    Helmi Dorong Penguatan Ekonomi Non-Tambang, Imbau Warga Samarinda Waspadai Kebakaran

    Oktober 10, 2026

    Teguh Santosa Soroti Pembangunan Sahara Maroko dalam Forum Dekolonisasi PBB

    Oktober 9, 2026

    Infrastruktur Dominasi Aspirasi Warga Gunung Pinang, Masuk Usulan Musrenbang 2027

    Oktober 9, 2026

    Karhutla Masih Terjadi, DPRD Samarinda Imbau Warga Tak Bakar Lahan Sembarangan

    Oktober 8, 2026

    Infrastruktur Dominasi Aspirasi Warga Gunung Pinang, Masuk Usulan Musrenbang 2027

    Oktober 7, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Drainase Menanjak hingga Kolam Retensi Tanpa Outlet, PR Samarinda Jelang Musim Hujan

    AminahOktober 11, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota Samarinda diminta membenahi drainase dan memastikan seluruh sistem pengendalian banjir…

    El Nino Diprediksi Bertahan hingga 2027, Kaltim Terancam Kekeringan dan Gangguan Pangan

    Oktober 11, 2026

    Helmi Dorong Penguatan Ekonomi Non-Tambang, Imbau Warga Samarinda Waspadai Kebakaran

    Oktober 10, 2026

    PKS Kaltim Buka Rumah Advokasi Hukum Gratis, Sasar Masyarakat Tidak Mampu

    Oktober 10, 2026

    Wagub Kaltim Dorong Peningkatan PAD dari Sektor Energi, Soroti PI dan Antrean BBM

    Oktober 10, 2026
    1 2 3 … 3,380 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.