Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    DPRD Samarinda Kritik Wacana Penutupan Prodi, Soroti Ketimpangan SDM dan Dunia Kerja

    April 29, 2026

    Polemik 49 Ribu Peserta BPJS, DPRD Samarinda Desak Solusi Bersama Pemprov

    April 29, 2026

    Distribusi Kios Pasar Pagi Diperketat, Nur Rahmani Tegaskan Lapak Tak Boleh Disalahgunakan

    April 29, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Nasional»Kabar Tidak Sedap Menimpa DPRD Kaltim, Setiap Anggota Dikabarkan Dapat Jatah Rp. 1,5 M
    Nasional

    Kabar Tidak Sedap Menimpa DPRD Kaltim, Setiap Anggota Dikabarkan Dapat Jatah Rp. 1,5 M

    MartinusBy MartinusSeptember 26, 201802 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim Samarinda -Kabar tidak sedap menimpa anggota  DPRD Provinsi Kaltim, dimana  dikabarkan setiap anggota dewan mendapatkan dana aspirasi miliaran rupiah di masukkan dalam anggaran pendapatan belanja daerah perubahan (APBD-P) tahun 2018, dan rencana besok (27/9/2018) akan diketuk palu
    Informasi yang  berkembang dana tersebut dijatahkan ke fraksi masing-masing anggota dewan. Data yang berkembang dana aspirasi yang dianggarkan di APBD-P tahun 2018, melalui fraksi di DPRD Prov. Kaltim, sebesar Rp.1.255.000.000.-

    Menurut Ketua Fraksi PKB DPRD Provinsi Kaltim, Syafruddin,S.Pd, kepada media menyebutkan  bahwa tidak ada dana aspirasi yang dimaksud. “Tidak ada dan itu tidak benar”. Semua dibahas bersama,”kata  Syafruddin, Rabu (26/9/2018).

    Kata dia, tidak ada pola pembahasan parsial dan semua dibahas bersama tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran (Banggar). “Semua usulan harus berdasarkan hasil Musrenbang,” ungkapnya
    Saat ditanya soal beberapa anggota dewan yang mengakui ada jatah dana aspirasi atau usulan aspirasi fraksi, mengakuinya Syafruddin tidak faham. “Wadoh itu saya tidak paham,” katanya.
    Dari Informasi yang dihimpun Insitekaltim disela-sela rapat paripurna jawaban pemerintah terhadap pemandangan umum fraksi(25/9/2018)sempat menjadi pembicaraan beberapa anggota dewan.

    Ketua DPRD Prov. Kaltim HM. Syahrun membantah kabar yang berkembang berkaitan dana aspirasi, menurutnya  tidak ada dana aspirasi tetapi kata Alung, yang benar  Rp. 1,5 triliyun lebih adalah peningkatan pendapatan daerah, dana tersebut untuk belanja daerah dan juga untuk kegiatan dewan,”ucapnya

    Sementara, Martinus mengaku belum mengetahui soal dana aspirasi itu. Maksudnya, angka pasti yang dialokasikan kepada masing-masing fraksi. Bahkan ia tidak membantah, kabarnya setiap anggota fraksi mendapat jatah dengan kisaran Rp 1.250.000.000.- sampai Rp 1.500.000.000.-

    “Kalau kabar angkanya  sebesar Rp. 1,25 miliar s/d Rp 1,5 miliar. Cuma pastinya saya tidak tahu. Dirinya sebagai anggota fraksi sampai hari ini nggak tahu aspirasi itu berapa dan apa ada. Saya hanya anak bawang,” kata Martinus
    Seperti yang beredar total alokasi dana sebesar Rp. 125,5 miliar dibagi-bagi untuk setiap fraksi yang bersumber dari APBD- P 2018, dimana kabarnya masing-masing fraksi mendapat, fraksi Golkar Rp.30.250.000.000, fraksi PDIP Rp. 22.250.000.000, fraksi PKB Rp.9.000.000.000, fraksi Demokrat Rp.10.500.000.000, fraksi Hanura Rp 8.500.000.000, fraksi Gerindra Rp. 14.750.000.000, fraksi PKS Rp 8.500.000.000, fraksi PAN mendapat jatah Rp 9.000.000.000 dan Fraksi PPP-Nasdem Rp 12.750.000.000.
    Wartawan sukri

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    DPRD Samarinda Kritik Wacana Penutupan Prodi, Soroti Ketimpangan SDM dan Dunia Kerja

    April 29, 2026

    Polemik 49 Ribu Peserta BPJS, DPRD Samarinda Desak Solusi Bersama Pemprov

    April 29, 2026

    DPRD Samarinda Dukung Desa Cantik untuk Percepat Penanganan Stunting

    April 29, 2026

    Jangan Bebani Pelaku Usaha, Ketua Komisi II DPRD Samarinda Minta Skema Bagi Hasil Harus Rasional

    April 29, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Distribusi Lapak Pasar, Iswandi Minta Data Pedagang Dibuka Transparan

    April 29, 2026

    DPRD Samarinda Nilai Kinerja Perumdam Lampaui Target PAD, Layanan Air Capai 84 Persen

    April 28, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    DPRD Samarinda Kritik Wacana Penutupan Prodi, Soroti Ketimpangan SDM dan Dunia Kerja

    Andika SaputraApril 29, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda Anhar menilai,…

    Polemik 49 Ribu Peserta BPJS, DPRD Samarinda Desak Solusi Bersama Pemprov

    April 29, 2026

    Distribusi Kios Pasar Pagi Diperketat, Nur Rahmani Tegaskan Lapak Tak Boleh Disalahgunakan

    April 29, 2026

    DPRD Samarinda Dukung Desa Cantik untuk Percepat Penanganan Stunting

    April 29, 2026

    Jangan Bebani Pelaku Usaha, Ketua Komisi II DPRD Samarinda Minta Skema Bagi Hasil Harus Rasional

    April 29, 2026
    1 2 3 … 3,080 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.